Berita
Hilmi An Naufal

Dibuka Mulai Hari Ini, Beasiswa ADik Disabilitas 2026 Beri Bantuan Biaya Kuliah dan Biaya Hidup

Dibuka Mulai Hari Ini, Beasiswa ADik Disabilitas 2026 Beri Bantuan Biaya Kuliah dan Biaya Hidup

28 September 2026 | 06:30

Keboncinta.com-- Kesempatan memperoleh bantuan pendidikan tinggi kembali dibuka bagi mahasiswa penyandang disabilitas di Indonesia. Program Afirmasi Pendidikan Tinggi atau ADik Disabilitas Tahun 2026 mulai membuka pendaftaran pada Senin, 28 September 2026.

Pendaftaran dijadwalkan berlangsung hingga 9 Oktober 2026. Program ini diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi.

ADik Disabilitas menjadi salah satu program afirmasi pemerintah untuk memperluas kesempatan mahasiswa penyandang disabilitas agar dapat menjalani pendidikan tinggi dengan dukungan pembiayaan yang lebih memadai.

Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa biaya pendidikan. Penerima program juga mendapatkan bantuan biaya hidup selama menjalani perkuliahan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah.

Biaya pendidikan akan disalurkan langsung kepada perguruan tinggi setiap semester. Sementara bantuan biaya hidup diberikan langsung kepada penerima melalui rekening mahasiswa dan disalurkan satu kali setiap semester sesuai mekanisme program.

Program ini terbuka bagi mahasiswa penyandang disabilitas yang masih aktif menempuh pendidikan jenjang Diploma III, Diploma IV, maupun Sarjana atau S1.

Calon penerima harus telah dinyatakan lulus dalam proses penerimaan mahasiswa baru melalui jalur yang berlaku pada program studi yang terakreditasi.

Mahasiswa juga harus tercatat aktif di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi atau PDDikti serta terdaftar pada sistem Beasiswa ADik.

Persyaratan penting lainnya adalah calon penerima memiliki surat keterangan yang sesuai dengan kondisi disabilitasnya. Surat tersebut harus dikeluarkan oleh lembaga atau profesi yang memiliki kompetensi melakukan penilaian status penyandang disabilitas.

Mahasiswa yang sedang menerima bantuan biaya pendidikan atau beasiswa lain yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN tidak diperkenankan menerima bantuan secara bersamaan sesuai ketentuan program.

Program ADik Disabilitas mencakup sejumlah ragam disabilitas, mulai dari disabilitas fisik, intelektual, mental hingga sensorik. Kondisi tersebut dapat berupa disabilitas tunggal, ganda maupun multi sesuai dengan penetapan tenaga medis dan peraturan yang berlaku.

Berbeda dengan sejumlah program beasiswa yang memungkinkan mahasiswa mendaftar sendiri, proses pengusulan calon penerima ADik Disabilitas dilakukan melalui perguruan tinggi.

Karena itu, mahasiswa yang berminat disarankan segera mendatangi atau menghubungi bagian kemahasiswaan maupun pengelola beasiswa di kampus masing-masing. Perguruan tinggi selanjutnya akan melakukan proses pendataan dan pendaftaran calon penerima melalui sistem Beasiswa ADik.

Mahasiswa juga perlu menyiapkan surat pernyataan sesuai format resmi. Data yang dicantumkan dalam dokumen tersebut harus sama dengan data yang digunakan dalam proses pendaftaran.

Berdasarkan jadwal yang dipublikasikan, masa pendaftaran berlangsung mulai 28 September sampai 9 Oktober 2026.

Setelah pendaftaran ditutup, tahap verifikasi dan validasi berkas dijadwalkan berlangsung pada 10 hingga 13 Oktober 2026. Selanjutnya, proses seleksi ADik Disabilitas dijadwalkan pada 14 hingga 16 Oktober 2026.

Mahasiswa yang berminat sebaiknya tidak menunggu mendekati batas akhir pendaftaran. Selain memastikan persyaratan pribadi terpenuhi, calon peserta perlu berkoordinasi dengan pengelola beasiswa di kampus karena proses pendaftarannya melibatkan perguruan tinggi.

Informasi resmi, pedoman, template surat pernyataan serta sistem pendaftaran dapat diakses melalui laman Afirmasi Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek.

***

Tags:
pendidikan

Komentar Pengguna