KebonCinta.com-- Mendapatkan pekerjaan yang sesuai harapan tidak hanya bergantung pada pendidikan dan pengalaman. Cara menyajikan informasi dalam curriculum vitae (CV) juga berperan penting dalam membantu perusahaan mengenali kemampuan seorang pelamar.
Di tengah banyaknya orang yang melamar satu posisi, dokumen lamaran perlu dibuat ringkas, jelas, dan mudah dipahami. CV yang terlalu padat, tidak teratur, atau memuat informasi yang kurang relevan berisiko membuat kualifikasi penting pelamar sulit ditemukan.
Sebuah studi pelacakan mata atau eye-tracking yang dilakukan perusahaan pencarian kerja Ladders pada 2018 menemukan bahwa perekrut menghabiskan rata-rata 7,4 detik untuk melakukan peninjauan awal terhadap CV. Penelitian tersebut mengamati pola pandangan perekrut ketika membaca CV, bukan menetapkan bahwa semua HRD menggunakan perangkat lunak pemindai dengan batas waktu yang sama.
Temuan itu menjadi pengingat bahwa pencari kerja perlu menyusun CV dengan strategi yang tepat. Informasi utama harus mudah ditemukan sejak awal, terutama identitas profesional, pengalaman yang relevan, dan keterampilan yang sesuai dengan posisi yang dituju.
Lantas, bagian apa saja yang perlu diperhatikan agar CV lebih menarik bagi rekruter? Berikut tiga komponen penting yang sebaiknya disiapkan dengan cermat.
Baca Juga: Mengenal Disleksia pada Anak, Kenali Tanda-Tandanya dan Cara Mendukung Proses Belajarnya
Bagian deskripsi diri atau profil singkat menjadi kesempatan untuk memperkenalkan diri secara profesional. Letakkan informasi ini di bagian atas CV agar rekruter dapat segera memahami latar belakang dan keunggulan utama pelamar.
Hindari deskripsi yang terlalu umum, seperti hanya menyebut diri sebagai orang yang rajin, disiplin, dan bertanggung jawab tanpa memberikan konteks. Sebaiknya, jelaskan bidang keahlian, pengalaman yang relevan, serta kontribusi yang dapat diberikan kepada perusahaan.
Bagi lulusan baru, deskripsi diri dapat menonjolkan latar belakang pendidikan, pengalaman organisasi, magang, atau proyek yang pernah dikerjakan. Sementara itu, pelamar berpengalaman dapat menekankan bidang pekerjaan yang dikuasai dan pencapaian yang paling relevan.
Sebagai contoh, daripada menulis “Saya orang yang pekerja keras dan suka belajar”, Anda dapat menggunakan deskripsi yang lebih spesifik:
“Sarjana Administrasi Bisnis dengan pengalaman magang dalam pengelolaan data dan pelayanan pelanggan. Terbiasa menggunakan spreadsheet untuk menyusun laporan serta memiliki ketelitian dalam menangani dokumen administrasi.”
Contoh tersebut membantu rekruter memahami kemampuan pelamar secara lebih konkret. Pastikan seluruh informasi yang dicantumkan sesuai dengan pengalaman dan kemampuan sebenarnya.
Baca Juga: Kapan Hasil Verval PPG Daljab Guru Madrasah 2026 Keluar? Cek Informasinya di Sini
Pengalaman kerja merupakan bagian penting yang dapat membantu perusahaan menilai kesesuaian kandidat dengan kebutuhan posisi. Namun, mencantumkan nama perusahaan dan jabatan saja belum cukup untuk menggambarkan kemampuan seseorang.
Tuliskan nama perusahaan, jabatan, serta periode bekerja secara jelas. Setelah itu, jelaskan tanggung jawab utama dan pencapaian yang relevan selama menjalankan pekerjaan tersebut.
Jika memungkinkan, gunakan angka untuk menggambarkan hasil kerja. Misalnya, jumlah pelanggan yang ditangani, banyaknya laporan yang diselesaikan, atau peningkatan efisiensi yang berhasil dicapai. Angka tersebut harus berdasarkan data atau pengalaman nyata, bukan perkiraan yang dibuat-buat.
Bandingkan dua cara penulisan berikut.
Kurang spesifik:
“Bertugas mengelola media sosial perusahaan dan membuat konten promosi.”
Lebih informatif:
“Mengelola kalender konten media sosial, menyusun materi promosi mingguan, dan memantau performa unggahan untuk membantu evaluasi strategi pemasaran.”
Contoh kedua menjelaskan lingkup pekerjaan dengan lebih terperinci. Jika tersedia data yang valid, pelamar dapat menambahkan hasil yang terukur untuk memperkuat keterangannya.
Bagi pencari kerja yang belum pernah bekerja secara formal, pengalaman magang, proyek kuliah, kegiatan organisasi, maupun pekerjaan lepas tetap dapat dicantumkan apabila relevan dengan posisi yang dilamar.
Daftar keterampilan membantu rekruter mengenali kemampuan yang dimiliki kandidat.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir