Pendidikan
M. Panji Maulana

Contoh Modul Ajar PAI untuk RPL PPG Kemenag 2026: Komponen, Struktur, dan Cara Menyiapkannya

Contoh Modul Ajar PAI untuk RPL PPG Kemenag 2026: Komponen, Struktur, dan Cara Menyiapkannya

07 November 2026 | 20:24

KebonCinta.com – Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang mengikuti Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan (PPG Daljab) Kementerian Agama Tahun 2026 perlu mempersiapkan dokumen perangkat pembelajaran sebagai bagian dari Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Salah satu dokumen yang perlu diperhatikan adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) atau modul ajar yang pernah disusun dan digunakan selama menjalankan tugas mengajar.

Modul ajar menjadi bukti pengalaman profesional guru dalam merencanakan proses pembelajaran, menentukan tujuan, memilih metode, menyiapkan materi, serta melakukan asesmen terhadap peserta didik.

Khusus untuk guru PAI, penyusunan modul ajar perlu memperhatikan karakteristik pendidikan agama yang tidak hanya menekankan penguasaan pengetahuan, tetapi juga pembentukan sikap, keterampilan, dan pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Hal ini semakin penting karena Capaian Pembelajaran (CP) Pendidikan Agama dan Budi Pekerti mengalami penyempurnaan pada 2026. Guru perlu menyesuaikan perangkat pembelajaran yang digunakan pada tahun pelajaran 2026/2027 dengan ketentuan terbaru, tanpa mengabaikan dokumen pembelajaran dari periode sebelumnya yang menjadi bukti pengalaman dalam RPL.

Lalu, bagaimana struktur modul ajar PAI yang perlu disiapkan untuk RPL PPG Kemenag 2026? Apa saja komponennya dan bagaimana cara menyusun dokumen agar mudah diperiksa oleh LPTK?

Modul Ajar PAI Termasuk Dokumen RPL PPG Kemenag 2026

Modul ajar merupakan salah satu bentuk perangkat perencanaan pembelajaran yang digunakan guru untuk mengarahkan kegiatan belajar mengajar.

Dalam proses RPL PPG Daljab Kemenag 2026, dokumen RPP atau modul ajar termasuk dalam kelompok perangkat pembelajaran yang dapat diajukan sebagai bukti pengalaman profesional guru.

Berdasarkan informasi resmi Kementerian Agama mengenai persiapan lapor diri peserta PPG Daljab 2026, dokumen perangkat pembelajaran yang perlu disiapkan meliputi:

  1. Program Tahunan (Prota).
  2. Program Semester (Promes).
  3. RPP atau Modul Ajar.
  4. Materi Ajar.
  5. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).
  6. Alat Peraga atau Media Pembelajaran.
  7. Instrumen Penilaian.

Dokumen perangkat pembelajaran tersebut mencakup maksimal 12 semester sesuai ketentuan yang diumumkan Kemenag.

Artinya, guru PAI perlu menyiapkan modul ajar yang benar-benar pernah dibuat atau digunakan dalam kegiatan pembelajaran pada periode yang relevan. Dokumen tersebut bukan sekadar dibuat untuk memenuhi administrasi, melainkan menjadi bukti bahwa guru telah melaksanakan proses perencanaan pembelajaran secara profesional.

Perlu diperhatikan bahwa modul ajar dan RPP tidak harus dibuat secara bersamaan untuk satu materi yang sama. Guru dapat menggunakan dokumen sesuai kurikulum yang berlaku pada periode pembelajaran ketika perangkat tersebut disusun.

Mengapa Modul Ajar PAI Perlu Disesuaikan dengan CP Terbaru 2026?

Salah satu hal penting dalam penyusunan modul ajar PAI tahun 2026 adalah penyesuaian terhadap Capaian Pembelajaran terbaru.

Pada 29 Juni 2026, Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) bersama Kementerian Agama menegaskan bahwa perubahan CP melalui Keputusan Kepala BKPDM Nomor 20 Tahun 2026 hanya berlaku pada mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, baik pendidikan reguler maupun pendidikan khusus.

Direktur Pendidikan Agama Islam Kemenag, M. Munir, menjelaskan bahwa penyempurnaan CP PAI diarahkan untuk memperkuat keseimbangan antara pengetahuan dan pengamalan ajaran Islam.

Dengan demikian, pembelajaran tidak hanya berorientasi pada kemampuan peserta didik memahami materi, tetapi juga pada kemampuan menerapkan dan membiasakan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Penguatan tersebut juga mencakup kompetensi membaca Al-Qur'an sebagai salah satu perhatian dalam pembelajaran PAI.

Implikasinya terhadap modul ajar adalah guru perlu memastikan bahwa tujuan, kegiatan, dan asesmen pembelajaran saling berkaitan. Materi mengenai akhlak, misalnya, tidak cukup hanya meminta peserta didik menjelaskan pengertian perilaku terpuji, tetapi juga perlu memberikan kesempatan untuk menunjukkan perilaku tersebut dalam situasi nyata.

Namun, terdapat perbedaan antara modul ajar yang digunakan pada periode sebelumnya dan modul yang disusun berdasarkan CP terbaru. Untuk kebutuhan RPL, guru tetap menyimpan dokumen asli sesuai tahun penggunaannya. Penyesuaian CP terbaru diterapkan pada perangkat pembelajaran yang memang disusun untuk tahun pelajaran 2026/2027.

Komponen Modul Ajar PAI yang Perlu Dipersiapkan

Struktur modul ajar dapat disesuaikan dengan jenjang pendidikan, fase, karakteristik peserta didik, dan materi yang diajarkan.

Berikut komponen yang dapat digunakan sebagai daftar pemeriksaan dalam menyusun atau meninjau modul ajar PAI.

No.KomponenKeterangan
1Identitas ModulNama sekolah, mata pelajaran, kelas/fase, dan tahun pelajaran
2Capaian PembelajaranCP yang menjadi acuan pembelajaran
3Tujuan PembelajaranKompetensi yang diharapkan dicapai peserta didik
4Alur Tujuan PembelajaranUrutan tujuan pembelajaran dalam lingkup materi yang direncanakan
5Kompetensi AwalPengetahuan atau keterampilan prasyarat peserta didik
6Profil LulusanDimensi karakter dan kompetensi yang dikembangkan
7Sarana dan PrasaranaBuku, media, alat peraga, serta fasilitas pembelajaran
8Pemahaman BermaknaMakna atau manfaat materi dalam kehidupan peserta didik
9Pertanyaan PemantikPertanyaan untuk membangun rasa ingin tahu
10Materi PembelajaranPokok materi yang akan disampaikan
11Model dan MetodePendekatan serta strategi pembelajaran
12Langkah PembelajaranKegiatan pendahuluan, inti, dan penutup
13AsesmenTeknik penilaian pengetahuan, sikap, dan keterampilan sesuai tujuan
14Pengayaan dan RemedialTindak lanjut berdasarkan hasil belajar
15RefleksiEvaluasi proses pembelajaran oleh guru dan peserta didik

Tabel tersebut merupakan kerangka pemeriksaan praktis, bukan daftar komponen yang harus selalu dicantumkan secara identik dalam setiap format modul ajar.

Guru perlu menyesuaikannya dengan pedoman kurikulum dan format perangkat pembelajaran yang digunakan pada satuan pendidikan masing-masing.

Contoh Struktur Modul Ajar PAI untuk RPL PPG

Untuk memberikan gambaran yang lebih mudah diterapkan, berikut contoh rancangan modul ajar PAI dengan materi akhlak terpuji.

Contoh ini merupakan ilustrasi penyusunan perangkat pembelajaran, bukan dokumen resmi yang diterbitkan Kementerian Agama atau modul yang sudah dinilai oleh LPTK.

A. Identitas Modul

KomponenContoh Pengisian
Satuan PendidikanSMP
Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase/KelasFase D / Kelas VII
MateriMembiasakan Perilaku Jujur dan Amanah
Alokasi Waktu2 JP (disesuaikan dengan struktur sekolah)
Model PembelajaranProblem Based Learning
MetodeDiskusi, tanya jawab, studi kasus, dan refleksi

B. Capaian dan Tujuan Pembelajaran

Capaian Pembelajaran harus diambil dari dokumen CP resmi yang berlaku untuk fase dan mata pelajaran terkait.

Untuk contoh materi ini, tujuan pembelajaran dapat dirumuskan sebagai berikut:

Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan makna perilaku jujur dan amanah.
  2. Mengidentifikasi contoh perilaku jujur dan amanah dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Menganalisis dampak perilaku tidak jujur terhadap diri sendiri dan lingkungan.
  4. Menunjukkan komitmen menerapkan perilaku jujur dan amanah di sekolah maupun di rumah.

Tujuan tersebut merupakan contoh rumusan operasional yang perlu diperiksa kembali kesesuaiannya dengan CP PAI terbaru, ATP, fase, dan kebutuhan peserta didik.

C. Pemahaman Bermakna

Peserta didik memahami bahwa kejujuran dan amanah bukan hanya nilai yang dipelajari dalam mata pelajaran agama, tetapi juga prinsip yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Perilaku jujur dapat membangun kepercayaan, sedangkan sikap amanah menunjukkan tanggung jawab seseorang terhadap tugas dan kepercayaan yang diberikan.

D. Pertanyaan Pemantik

Guru dapat menggunakan pertanyaan berikut untuk membuka pembelajaran:

  • Mengapa kita harus berkata jujur meskipun sedang melakukan kesalahan?
  • Apa yang terjadi jika seseorang tidak dapat dipercaya?
  • Bagaimana cara menunjukkan sikap amanah ketika diberikan tugas oleh guru?
  • Apakah mengakui kesalahan termasuk bentuk kejujuran?

Pertanyaan pemantik sebaiknya dekat dengan pengalaman peserta didik agar pembelajaran lebih kontekstual.

E. Langkah-Langkah Pembelajaran

Kegiatan pembelajaran dapat dibagi menjadi tiga bagian.

1. Kegiatan Pendahuluan

Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan pemeriksaan kesiapan peserta didik.

Selanjutnya, guru menghubungkan materi dengan pengalaman sehari-hari, misalnya kejadian ketika seseorang menemukan barang milik temannya atau ketika seorang siswa harus mengakui kesalahan.

Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik untuk membangun keterlibatan peserta didik.

2. Kegiatan Inti

Guru menyajikan studi kasus sederhana mengenai perilaku tidak jujur dan tidak amanah di lingkungan sekolah.

Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok untuk mendiskusikan persoalan yang diberikan.

Setiap kelompok diminta mengidentifikasi masalah, menentukan sikap yang seharusnya dilakukan, serta menjelaskan alasan berdasarkan nilai-nilai ajaran Islam.

Setelah diskusi, kelompok menyampaikan hasil pembahasannya. Guru memberikan penguatan materi, mengklarifikasi jawaban, dan menghubungkan nilai kejujuran serta amanah dengan praktik kehidupan sehari-hari.

3. Kegiatan Penutup

Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran.

Peserta didik kemudian diminta menuliskan satu tindakan nyata yang akan dilakukan untuk menerapkan perilaku jujur atau amanah.

Guru memberikan umpan balik dan menyampaikan tindak lanjut pembelajaran.

F. Asesmen Pembelajaran

Asesmen disesuaikan dengan tujuan yang hendak dicapai.

AspekBentuk AsesmenContoh
PengetahuanTes tertulis atau lisanMenjelaskan makna jujur dan amanah
KeterampilanPresentasi atau analisis kasusMenyampaikan solusi atas persoalan perilaku tidak jujur
Sikap dan pembiasaanObservasi dan refleksiMenunjukkan tanggung jawab dalam kegiatan kelompok

Guru dapat menggunakan rubrik penilaian untuk memastikan hasil asesmen dapat diamati dan didokumentasikan.

Contoh di atas menunjukkan hubungan antara tujuan pembelajaran, aktivitas, dan asesmen.

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
1 / 2
LANJUTKAN MEMBACA Selanjutnya
Tags:
RPL PPG Kemenag 2026 modul ajar PAI PPG Guru PAI perangkat pembelajaran PAI Capaian Pembelajaran PAI Kurikulum 2026

Komentar Pengguna