Projek lingkungan sebaiknya tidak berubah menjadi kerja bakti yang membebani anak. Guru perlu memberi tujuan belajar yang jelas, menyediakan tugas sesuai usia, menyiapkan sarung tangan atau alat bila diperlukan, serta memastikan murid tidak menangani limbah berbahaya. Kegiatan menjaga kebersihan juga sebaiknya dilakukan bersama, bukan dijadikan hukuman.
Rancangan ini dapat dikaitkan dengan pengamatan IPAS, pengolahan data sederhana pada Matematika, pembuatan slogan Bahasa Indonesia, dan karya poster Seni. Dengan keterhubungan tersebut, kegiatan lingkungan menjadi pengalaman belajar yang masuk akal dan dapat terus dikembangkan setelah proyek selesai.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir