Keboncinta.com-- Pernah membeli sayuran untuk persediaan beberapa hari, tetapi baru dua hari disimpan sudah layu? Atau buah yang awalnya terlihat segar tiba-tiba berubah lembek sebelum sempat dimakan? Kondisi seperti ini cukup sering terjadi, terutama ketika kita berbelanja dalam jumlah banyak sekaligus.
Menyimpan bahan makanan memang terlihat sederhana. Setelah berbelanja, sebagian orang langsung memasukkan semua bahan ke dalam kulkas tanpa memisahkan jenisnya. Padahal, setiap bahan makanan memiliki karakteristik berbeda sehingga membutuhkan cara penyimpanan yang sesuai.
Kebiasaan menyimpan makanan secara asal bukan hanya membuat bahan cepat rusak, tetapi juga bisa meningkatkan pengeluaran rumah tangga. Bahan yang terbuang akhirnya membuat kita harus berbelanja kembali, meskipun persediaan sebelumnya belum habis digunakan.
Lantas, bagaimana cara menjaga bahan makanan agar tetap segar lebih lama? Ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa diterapkan di rumah supaya persediaan lebih awet, mudah digunakan, dan tidak cepat terbuang.
Baca Juga: Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengonsumsi Suplemen
Langkah pertama adalah memisahkan sayuran, buah-buahan, daging, ikan, dan bahan kering. Jangan mencampurkan semuanya dalam satu wadah karena setiap jenis membutuhkan kondisi penyimpanan berbeda. Daging mentah dan ikan sebaiknya ditempatkan dalam wadah tertutup agar cairannya tidak menetes ke bahan makanan lain.
Buah seperti apel juga dapat mempercepat pematangan beberapa jenis buah dan sayuran karena menghasilkan gas etilen. Karena itu, pisahkan buah yang sudah matang dari bahan yang sensitif terhadap gas tersebut.
Sayuran yang terlalu basah lebih mudah membusuk selama penyimpanan. Setelah dicuci, tiriskan hingga kering sebelum dimasukkan ke wadah atau kantong penyimpanan. Untuk sayuran berdaun, gunakan tisu dapur bersih guna menyerap kelembapan berlebih.
Namun, tidak semua sayuran harus langsung dicuci sebelum disimpan. Jika belum akan digunakan, menyimpannya dalam kondisi kering bisa membantu menjaga kesegarannya. Cuci sayuran menjelang waktu memasak agar kualitasnya lebih terjaga.
Kulkas bukan sekadar tempat untuk menumpuk bahan makanan. Suhunya perlu dijaga agar makanan mudah rusak tetap aman dikonsumsi. Umumnya, suhu kulkas sebaiknya berada pada 4 derajat Celsius atau lebih rendah, sedangkan freezer berada sekitar minus 18 derajat Celsius.
Simpan daging dan ikan mentah dalam wadah tertutup di bagian bawah kulkas untuk mencegah cairannya mencemari makanan lain. Jangan memenuhi kulkas secara berlebihan karena sirkulasi udara dingin dapat terganggu.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir