Untuk memudahkan pemeriksaan, guru dapat menggunakan empat indikator.
| Aspek | Hal yang Dinilai |
|---|---|
| Ketepatan isi | Gagasan utama sesuai bacaan |
| Kelengkapan | Informasi penting tidak hilang |
| Bahasa sendiri | Tidak sekadar menyalin sumber |
| Keterpaduan | Kalimat runtut dan mudah dipahami |
Masing-masing indikator dapat diberi skor 1 sampai 4.
Skor 4: Sangat baik sesuai indikator.
Skor 3: Baik, terdapat kekurangan kecil.
Skor 2: Masih membutuhkan perbaikan pada beberapa bagian.
Skor 1: Membutuhkan bimbingan lebih lanjut.
Rubrik tersebut merupakan contoh, bukan instrumen baku nasional.
Kriteria penilaian sebaiknya dijelaskan kepada siswa sebelum tugas dikerjakan.
Menulis ringkasan dengan bahasa sendiri tidak berarti isi sumber menjadi milik penulis ringkasan.
Jika tugas digunakan untuk karya tulis, laporan, atau publikasi, sumber asli tetap perlu dicantumkan sesuai ketentuan.
Purdue Online Writing Lab menjelaskan bahwa ringkasan dan parafrasa tetap memerlukan pengakuan terhadap sumber yang digunakan.
Untuk siswa sekolah, pengenalan dapat dilakukan secara sederhana melalui penulisan judul buku dan nama penulis.
Hal ini membantu membangun kebiasaan akademik yang jujur sejak dini.
Baca Juga: Masih Bingung Membuat Kesimpulan? Begini Cara Menyusunnya
Ketika memeriksa pekerjaan siswa, guru sebaiknya tidak hanya menulis "salah" atau "terlalu panjang".
Berikan petunjuk yang menjelaskan bagian yang perlu diperbaiki.
Misalnya:
"Ringkasan sudah memuat gagasan utama, tetapi masih terlalu banyak menyalin contoh dari paragraf kedua."
Atau:
"Bahasanya sudah baik, tetapi informasi tentang penyebab masalah belum dimasukkan."
Umpan balik tersebut membantu siswa memperbaiki tulisan secara terarah.
Guru juga dapat meminta peserta membandingkan ringkasan pertama dan hasil revisinya.
Dengan cara ini, siswa melihat bahwa kemampuan merangkum berkembang melalui latihan, bukan hanya penilaian akhir.
Menulis ringkasan merupakan keterampilan yang menggabungkan pemahaman bacaan, kemampuan memilih informasi, dan penyusunan kalimat.
Siswa perlu dibimbing untuk memahami isi teks sebelum menuliskannya kembali.
Melalui bacaan pendek, pencatatan kata kunci, diskusi, dan latihan menggunakan bahasa sendiri, guru dapat membantu siswa mengurangi kebiasaan menyalin langsung dari buku.
Keterampilan ini juga akan berguna ketika siswa mempelajari mata pelajaran lain, menyusun laporan, dan memahami informasi yang semakin kompleks.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir