KebonCinta.com-- Menghafal materi pelajaran terkadang membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Apalagi jika ada banyak informasi yang harus dipahami dalam waktu singkat. Namun, belajar lebih lama belum tentu membuat seseorang lebih mudah mengingat. Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah menggunakan teknik belajar yang tepat.
Salah satu metode yang dapat dicoba ialah repetition atau pengulangan materi secara berkala. Teknik ini membantu otak mengingat kembali informasi yang sudah dipelajari sehingga materi tidak mudah terlupakan.
Agar lebih efektif, pengulangan sebaiknya dilakukan dengan jeda waktu tertentu, bukan sekadar membaca materi yang sama berulang kali dalam satu waktu.
Langkah pertama, pahami terlebih dahulu materi yang sedang dipelajari. Setelah itu, tandai bagian-bagian penting yang menjadi inti pembahasan.
Daripada menghafal seluruh isi buku, cobalah merangkum materi menjadi kalimat kunci yang singkat dan mudah dipahami. Kamu juga bisa membuat catatan kecil, peta konsep, atau daftar istilah penting untuk membantu proses mengingat.
Pastikan kamu memahami makna setiap poin, bukan hanya mengingat susunan katanya. Pemahaman yang baik akan memudahkanmu menghubungkan satu informasi dengan informasi lainnya.
Setelah memahami dan merangkum materi, jangan langsung memaksakan diri untuk menghafalnya terus-menerus. Berikan jeda agar kamu memiliki kesempatan untuk mengingat kembali informasi tersebut.
Sebagai contoh, kamu dapat mencoba jadwal pengulangan berikut:
Jadwal tersebut dapat disesuaikan dengan tingkat kesulitan materi dan kemampuan mengingat masing-masing orang. Materi yang lebih rumit mungkin membutuhkan pengulangan tambahan pada hari-hari berikutnya.
Kunci dari metode ini adalah memberikan jarak antarsesi belajar. Dengan begitu, kamu berlatih mengambil kembali informasi dari ingatan, bukan hanya mengenali kata-kata yang dibaca.
Agar proses menghafal lebih maksimal, cobalah menutup buku setelah membaca materi. Kemudian, sebutkan atau tuliskan kembali poin-poin yang masih kamu ingat.
Cara ini dikenal sebagai active recall, yaitu latihan mengingat informasi tanpa terus-menerus melihat sumbernya.
Setelah selesai, buka kembali catatan dan periksa bagian yang masih keliru atau terlupakan. Fokuskan pengulangan berikutnya pada bagian tersebut.
Teknik ini bisa diterapkan saat mempelajari definisi, rumus, kosakata bahasa asing, materi sejarah, maupun konsep dalam pelajaran sekolah.
Belajar dengan cara yang sama dalam waktu lama terkadang membuat konsentrasi menurun. Karena itu, cobalah menggabungkan beberapa metode belajar.
Misalnya, setelah membaca buku, kamu bisa menjelaskan materi dengan bahasamu sendiri, membuat kartu tanya-jawab, menggambar diagram, atau mengerjakan latihan soal.
Mengajarkan kembali materi kepada teman juga dapat membantu menguji seberapa jauh pemahamanmu. Jika masih kesulitan menjelaskannya, bagian tersebut bisa menjadi tanda bahwa kamu perlu mempelajarinya kembali.
Variasi metode belajar bukan hanya membantu menjaga perhatian, tetapi juga memberikan kesempatan untuk memahami materi dari sudut pandang yang berbeda.
Baca Juga: Pagi, Siang, atau Malam?
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir