Berita
Hilmi An Naufal

Beasiswa Zakat 2026 Masih Dibuka hingga 7 September, Kuliah S1 Bisa Dibiayai Penuh 4 Tahun

Beasiswa Zakat 2026 Masih Dibuka hingga 7 September, Kuliah S1 Bisa Dibiayai Penuh 4 Tahun

02 September 2026 | 21:32

KEBONCINTA.COM – Kesempatan memperoleh bantuan pendidikan tinggi kembali terbuka bagi pelajar dan calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Program Beasiswa Zakat Indonesia atau BeZakat Tahun 2026 masih membuka pendaftaran hingga 7 September 2026.

Program ini menjadi salah satu peluang yang dapat dimanfaatkan lulusan pendidikan menengah yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang Strata Satu atau S1 dengan dukungan pembiayaan penuh.

BeZakat merupakan program yang dijalankan melalui kolaborasi Kementerian Agama dengan Lembaga Amil Zakat. Program tersebut memanfaatkan dana zakat untuk memperluas kesempatan masyarakat dari kalangan mustahik memperoleh pendidikan tinggi.

Pendaftaran BeZakat 2026 telah dimulai sejak 24 Agustus dan akan ditutup pada 7 September 2026. Dengan demikian, calon peserta masih mempunyai kesempatan untuk mempersiapkan dokumen sebelum periode pendaftaran berakhir.

Beasiswa Zakat 2026 ditujukan terutama bagi peserta yang berasal dari keluarga mustahik serta memiliki potensi maupun prestasi akademik dan nonakademik.

Program tersebut tidak hanya menitikberatkan pada bantuan biaya pendidikan. Penerima nantinya juga diarahkan untuk mengembangkan karakter, kemampuan kepemimpinan, spiritualitas serta kepedulian terhadap masyarakat.

Salah satu hal yang menarik dari BeZakat 2026 adalah skema pembiayaannya. Program tersebut menyediakan beasiswa penuh untuk pendidikan S1 dengan masa studi maksimal empat tahun atau 48 bulan bagi peserta yang lolos serta memenuhi ketentuan program.

Beasiswa dapat digunakan untuk pendidikan di perguruan tinggi dalam negeri yang masuk dalam ketentuan program, termasuk Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri yang telah ditetapkan.

Program studi yang menjadi tujuan juga harus memenuhi ketentuan akreditasi yang dipersyaratkan program.

Sejumlah rumpun keilmuan masuk dalam cakupan BeZakat 2026. Bidang tersebut antara lain sains dan teknik, kesehatan, pertanian, ekonomi, hukum, syariah dan sosial, serta bidang zakat dan wakaf.

Kesempatan tersebut terbuka bagi lulusan sejumlah jenis pendidikan menengah. Peserta dapat berasal dari SMA, SMK, MA atau sederajat, termasuk pendidikan berbasis pesantren dan satuan pendidikan lain yang memenuhi ketentuan program.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui sistem pendaftaran Beasiswa Kementerian Agama.

Peserta terlebih dahulu membuat akun kemudian melengkapi profil dan informasi yang diperlukan. Data yang harus dilengkapi meliputi identitas diri, keluarga, pendidikan, prestasi akademik maupun nonakademik, kemampuan bahasa serta pengalaman organisasi.

Setelah itu peserta memilih program beasiswa dan mengunggah dokumen sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan.

Proses seleksi BeZakat tidak berhenti pada pemeriksaan dokumen. Setelah pendaftaran ditutup pada 7 September, seleksi administrasi dijadwalkan berlangsung mulai 8 hingga 15 September 2026.

Pengumuman hasil seleksi administrasi akan disampaikan pada 17 September 2026.

Peserta yang lolos kemudian mengikuti wawancara potensi diri, ruhiyah dan akademik pada 23 September hingga 9 Oktober 2026. Hasil tahapan wawancara tersebut direncanakan diumumkan pada 14 Oktober.

Tahapan selanjutnya berupa wawancara tes komitmen dan kepribadian yang melibatkan orang tua atau wali. Proses tersebut berlangsung pada 21 Oktober sampai 5 November 2026.

Selain rangkaian seleksi tersebut, verifikasi faktual juga dapat dilakukan apabila dibutuhkan sesuai ketentuan program.

Pengumuman akhir calon penerima Beasiswa Zakat 2026 dijadwalkan pada 18 November 2026. Sementara orientasi calon penerima beasiswa direncanakan berlangsung pada Desember 2026.

Program BeZakat menjadi salah satu upaya pemanfaatan zakat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan secara ekonomi.

Kementerian Agama sebelumnya juga menempatkan Beasiswa Zakat Indonesia sebagai salah satu instrumen untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia dari kelompok mustahik.

Bagi calon peserta yang memenuhi persyaratan, waktu pendaftaran yang tinggal beberapa hari perlu menjadi perhatian. Peserta disarankan tidak menunggu hingga hari terakhir untuk menyiapkan akun dan seluruh dokumen yang dipersyaratkan.

Kesalahan maupun kekurangan dokumen dapat memengaruhi proses seleksi administrasi. Karena itu, calon peserta perlu membaca pedoman resmi BeZakat 2026 sebelum menyelesaikan proses pendaftaran.

Pendaftaran Beasiswa Zakat Indonesia Tahun 2026 akan ditutup pada 7 September 2026. Peserta yang berminat dapat memanfaatkan waktu yang tersisa untuk memastikan seluruh persyaratan telah terpenuhi.

Tags:
Berita guru

Komentar Pengguna