KebonCinta.com — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta membuka pendaftaran Beasiswa Riset Tahun 2026 untuk membantu mahasiswa yang sedang menyelesaikan tugas akhir, skripsi, atau tesis.
Program ini menyediakan bantuan dana penelitian bagi 45 mahasiswa jenjang sarjana (S1) dan magister (S2) yang memenuhi persyaratan ekonomi, akademik, dan administrasi.
Berdasarkan pengumuman resmi BAZNAS DIY tertanggal 16 Oktober 2026, pendaftaran dilakukan secara online mulai 14 Oktober hingga 5 November 2026.
Dengan demikian, per Senin, 2 November 2026, periode pendaftaran masih berlangsung sesuai jadwal penyelenggara.
BANTUAN HINGGA RP1,5 JUTA
BAZNAS DIY menetapkan dua kategori bantuan berdasarkan jenjang pendidikan mahasiswa.
Untuk jenjang S1, tersedia kuota sebanyak 35 penerima dengan bantuan dana riset sebesar Rp1.000.000 per mahasiswa.
Sementara itu, bagi mahasiswa S2, tersedia 10 kuota penerima dengan bantuan sebesar Rp1.500.000 per mahasiswa.
Dana tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan penelitian dalam penyusunan tugas akhir. Bantuan ini bukan program pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) secara penuh ataupun tunjangan biaya hidup bulanan.
Mahasiswa yang memenuhi persyaratan akan mengikuti seleksi sebelum ditetapkan sebagai penerima bantuan.
SYARAT BEASISWA RISET BAZNAS DIY
Program Beasiswa Riset BAZNAS DIY ditujukan bagi mahasiswa dari keluarga dhuafa yang sedang menempuh pendidikan pada perguruan tinggi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Calon peserta harus memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) DIY.
Persyaratan akademiknya adalah memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00.
Pendaftar juga tidak diperbolehkan sedang menerima bantuan beasiswa dari pihak atau lembaga lain.
Selain memenuhi ketentuan tersebut, mahasiswa harus bersedia menjadi relawan BAZNAS DIY serta menyerahkan hasil penelitiannya setelah selesai disusun.
Dengan demikian, program ini memiliki kewajiban tambahan selain penggunaan bantuan dana untuk penelitian akademik.
DOKUMEN YANG HARUS DISIAPKAN
Calon peserta wajib menyiapkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) asli sebagai salah satu dokumen pembuktian kondisi ekonomi keluarga.
Dokumen akademik yang diperlukan meliputi transkrip nilai terbaru, Kartu Rencana Studi (KRS), dan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM).
Pendaftar juga perlu menyiapkan salinan KTP dan KK sesuai ketentuan.
Persyaratan penting lainnya adalah proposal penelitian atau tugas akhir yang telah mendapatkan pengesahan dari dosen pembimbing.
Dokumen tersebut diperlukan untuk menunjukkan bahwa mahasiswa memang sedang berada dalam proses penyusunan penelitian.
CARA DAFTAR SECARA ONLINE
Pendaftaran dilakukan melalui tautan khusus yang diumumkan BAZNAS DIY, yaitu https://bit.ly/BeasiswaRisetBAZNASDIY26.
Mahasiswa dapat membuka tautan tersebut, membaca petunjuk pengajuan, dan melengkapi formulir sesuai permintaan penyelenggara.
Pastikan seluruh identitas, data akademik, dan berkas penelitian sesuai dengan dokumen asli.
Kelengkapan dokumen menjadi perhatian penting karena BAZNAS DIY akan melakukan seleksi administrasi sebelum menetapkan penerima bantuan.
Calon peserta yang mengalami kendala atau membutuhkan informasi dapat menghubungi layanan WhatsApp resmi BAZNAS DIY di nomor 0895-2802-3377.
JADWAL SELEKSI DAN PENGUMUMAN
Setelah pendaftaran ditutup pada 5 November 2026, proses seleksi berkas dan administrasi dijadwalkan berlangsung pada 10–15 November 2026.
BAZNAS DIY kemudian menjadwalkan pengumuman kelulusan pada 17 November 2026.
Mahasiswa yang telah mengirimkan pendaftaran perlu memantau informasi melalui kanal resmi BAZNAS DIY.
Penyelenggara belum merinci waktu pencairan bantuan dalam pengumuman yang diperiksa.
Karena pendaftaran akan segera ditutup, mahasiswa yang memenuhi persyaratan disarankan memeriksa kelengkapan dokumen lebih awal, terutama proposal yang harus mendapatkan pengesahan dari dosen pembimbing.
Informasi lengkap mengenai Beasiswa Riset BAZNAS DIY Tahun 2026 dapat diakses melalui https://diy.baznas.go.id.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir