Beasiswa
Hilmi An Naufal

Beasiswa Riset BAZNAS 2026 Dibuka hingga 11 November, Bantuan Rp4–30 Juta dan Kuota 308 Penerima

Beasiswa Riset BAZNAS 2026 Dibuka hingga 11 November, Bantuan Rp4–30 Juta dan Kuota 308 Penerima

04 November 2026 | 07:00

KebonCinta.com — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI resmi membuka pendaftaran Beasiswa Riset BAZNAS Tahun 2026 bagi mahasiswa, kelompok penelitian, serta penulis artikel ilmiah di Indonesia.

Program ini menargetkan sebanyak 308 penerima manfaat melalui tiga kategori bantuan. Besaran pendanaan berbeda sesuai kebutuhan dan jenis penelitian yang diajukan.

Pengumuman resmi diterbitkan BAZNAS RI pada Selasa, 3 November 2026. Pendaftaran berlangsung hingga Rabu, 11 November 2026 pukul 23.59 WIB.

Pimpinan Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS RI, Idy Muzayyad, menjelaskan bahwa program tersebut diarahkan untuk mendukung penelitian yang menghasilkan manfaat bagi masyarakat.

TIGA KATEGORI BEASISWA RISET

Baca Juga: 7 Manfaat Buah Zaitun bagi Kesehatan, dari Jantung hingga Menjaga Sel Tubuh 

BAZNAS menyediakan tiga kategori utama, yakni bantuan penelitian mahasiswa, pendanaan lembaga atau kelompok riset, serta bantuan biaya publikasi artikel ilmiah.

Kategori pertama ditujukan bagi mahasiswa aktif jenjang D4/S1, S2, dan S3 yang sedang atau akan menyusun tugas akhir.

Untuk mahasiswa D4/S1, tersedia bantuan dana penelitian sebesar Rp4 juta. Sementara itu, mahasiswa S2 dapat memperoleh Rp7 juta, dan mahasiswa S3 sebesar Rp10 juta.

Kategori kedua merupakan pendanaan penelitian bagi lembaga atau kelompok riset dengan nilai maksimal Rp30 juta per tim.

Kategori ketiga adalah bantuan Article Processing Charge (APC), yaitu dukungan pembiayaan publikasi artikel pada jurnal ilmiah yang memenuhi persyaratan.

BANTUAN PUBLIKASI JURNAL HINGGA RP12,5 JUTA

Pada tahun 2026, BAZNAS memperluas dukungan penelitian melalui bantuan biaya publikasi ilmiah.

Besaran bantuan maksimal untuk publikasi di jurnal Sinta 3 adalah Rp1 juta. Untuk jurnal Sinta 2, bantuan maksimal Rp3 juta, sedangkan Sinta 1 mencapai Rp5 juta.

Sementara itu, artikel yang diterima pada jurnal internasional bereputasi dapat memperoleh bantuan biaya publikasi maksimal Rp12,5 juta.

Nominal tersebut merupakan batas tertinggi pembiayaan berdasarkan kategori, bukan bantuan tunai yang otomatis diberikan kepada semua pendaftar.

SYARAT MAHASISWA PENERIMA BEASISWA

Khusus pendaftar kategori mahasiswa, BAZNAS menetapkan persyaratan sebagai warga negara Indonesia yang dibuktikan dengan KTP.

Pendaftar harus berstatus mahasiswa aktif dengan IPK minimal 3,35 dari skala 4,00.

Program studi asal harus terakreditasi minimal A atau Unggul, sedangkan perguruan tinggi minimal B atau Baik Sekali.

Mahasiswa juga wajib memiliki proposal penelitian yang telah disetujui pembimbing serta surat rekomendasi dari dosen pembimbing atau pejabat kampus.

Selain persyaratan akademik, peserta harus memastikan bahwa penelitian yang diajukan tidak sedang memperoleh pendanaan ganda untuk objek pembiayaan yang sama.

SYARAT KELOMPOK RISET DAN PUBLIKASI

Kategori kelompok riset diperuntukkan bagi tim beranggotakan dua hingga lima orang yang merupakan akademisi atau praktisi aktif.

Kelompok tersebut perlu memiliki legalitas atau izin yang relevan serta menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) dengan nilai maksimal Rp30 juta.

Sementara itu, pemohon bantuan APC harus merupakan penulis pertama atau penulis korespondensi artikel ilmiah.

Artikel yang diajukan wajib sudah mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) resmi dari jurnal yang memenuhi persyaratan, tetapi belum diterbitkan dan belum dibayarkan biaya publikasinya.

BAZNAS juga mewajibkan hasil pemeriksaan kemiripan naskah maksimal 25 persen di luar daftar pustaka sesuai ketentuan program.

CARA DAFTAR BEASISWA RISET BAZNAS

Langkah pertama adalah mengunduh panduan dan format dokumen melalui https://bazn.as/PanduanBeasiswaRisetBAZNAS2026.

Setelah membaca seluruh persyaratan, calon peserta memilih formulir yang sesuai dengan kategori pengajuan.

Mahasiswa D4/S1, S2, dan S3 dapat mendaftar melalui https://bazn.as/RisetTugasAkhir26.

Khusus mahasiswa S1 Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf (MAZAWA), tersedia tautan https://bazn.as/RisetMAZAWA26.

Kelompok penelitian dapat menggunakan https://bazn.as/RisetKelompok26, sedangkan pengajuan bantuan publikasi melalui https://bazn.as/RisetAPC26.

Pendaftar perlu melengkapi formulir serta mengunggah dokumen berdasarkan persyaratan kategori masing-masing.

MENTORING DAN PENGEMBANGAN PENELITIAN

Selain dukungan pendanaan, BAZNAS menyediakan kesempatan mentoring penulisan penelitian bersama pimpinan dan tim ahli.

Program juga mencakup lokakarya penulisan ilmiah, kesempatan mempresentasikan hasil penelitian, serta peluang penerbitan karya terpilih dalam bentuk book chapter.

BAZNAS memprioritaskan penelitian berkaitan dengan pengumpulan zakat, penguatan ekosistem zakat, Unit Pengumpul Zakat, kemitraan multisektor, dan kontribusi zakat terhadap pembangunan.

Tema lain yang memiliki manfaat bagi masyarakat tetap dapat dipertimbangkan berdasarkan ketentuan program.

PENDAFTARAN BERAKHIR 11 NOVEMBER

Per Rabu, 4 November 2026, pendaftaran Beasiswa Riset BAZNAS RI masih berlangsung berdasarkan jadwal resmi.

Calon peserta disarankan menyelesaikan pengesahan proposal dan persyaratan administrasi lebih awal karena penutupan ditetapkan pada 11 November pukul 23.59 WIB.

Informasi lengkap dapat diperiksa melalui situs resmi https://www.baznas.go.id.

Program ini merupakan Beasiswa Riset BAZNAS tingkat nasional dan berbeda dari Beasiswa Riset BAZNAS DIY yang memiliki skema, nominal bantuan, serta ketentuan pendaftaran tersendiri.

Tags:
Beasiswa Riset BAZNAS 2026 beasiswa skripsi 2026 beasiswa tesis Beasiswa Doktor bantuan penelitian BAZNAS beasiswa November 2026 pendanaan riset mahasiswa bantuan publikasi jurnal.

Komentar Pengguna