KEBONCINTA.COM – Kamis, 10 September 2026 – Mahasiswa baru yang masih mencari bantuan pembiayaan kuliah perlu memperhatikan salah satu program beasiswa yang pendaftarannya berakhir hari ini.
ParagonCorp Scholarship Program atau PSP 2026 menetapkan Kamis, 10 September 2026 sebagai batas akhir pendaftaran.
Program ini menarik karena tidak hanya menawarkan bantuan biaya pendidikan.
Penerima juga mendapatkan program pengembangan diri, mentoring, kesempatan karier dan dukungan untuk menjalankan proyek sosial.
PSP 2026 mempunyai dua jalur utama yaitu PSP Excellence dan PSP Elevate.
Masing-masing mempunyai sasaran dan persyaratan berbeda sehingga calon peserta perlu memilih sesuai kondisi.
PSP Excellence ditujukan kepada mahasiswa berprestasi yang ingin mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan memberikan dampak di dunia profesional.
Program terbuka bagi mahasiswa aktif semester pertama jenjang S1 di perguruan tinggi Indonesia.
Salah satu persyaratan akademiknya adalah mempunyai rata-rata nilai akhir rapor SMA minimal 88 atau nilai UTBK-SNBT minimal 640.
Peserta juga diharapkan aktif dalam organisasi, kompetisi, kegiatan sukarela, kursus atau aktivitas pengembangan diri lainnya.
Penerima PSP Excellence mendapatkan bantuan UKT hingga Rp7 juta per semester.
Ada pula Personal Growth Grant hingga Rp20 juta per siklus.
Dana tersebut dapat digunakan untuk mendukung berbagai aktivitas pengembangan akademik maupun pribadi sesuai ketentuan program.
Contohnya program pertukaran pelajar, kompetisi, pembelian perangkat pembelajaran maupun kursus.
Program juga menyediakan dukungan proyek sosial hingga Rp3 juta per siklus untuk setiap wilayah atau universitas.
Penerima mendapatkan coaching dan mentoring intensif bersama mentor ParagonCorp.
Dukungan psikologis serta konseling juga masuk dalam fasilitas program.
Ada pula kesempatan magang dan pengembangan karier di ParagonCorp.
Peserta akan mengikuti Tailored Development Program yang disesuaikan dengan minat dan tujuan pengembangan masing-masing.
Selain itu terdapat National-Scale Learning Camp yang mempertemukan penerima dari berbagai daerah.
Sementara PSP Elevate mempunyai sasaran yang berbeda.
Jalur ini dibuka bagi mahasiswa yang mempunyai ketangguhan, mimpi besar dan keinginan menciptakan perubahan di lingkungannya.
PSP Elevate dapat diikuti mahasiswa semester pertama jenjang S1, D4 maupun D3.
Syarat akademiknya sedikit berbeda.
Pendaftar harus mempunyai rata-rata nilai rapor akhir minimal 80 atau nilai UTBK-SNBT minimal 550.
Ada pula kriteria ekonomi berupa total pendapatan keluarga kurang dari Rp8 juta per bulan, dengan pertimbangan biaya hidup per anggota keluarga sesuai ketentuan program.
Menariknya, penerima KIP Kuliah masih dapat mengikuti PSP Elevate.
Hal tersebut berbeda dengan PSP Excellence yang pada dasarnya mensyaratkan peserta tidak sedang menerima beasiswa lain, kecuali program pertukaran.
Untuk PSP Elevate, dukungan yang diberikan berupa Personal Development Fund atau bantuan biaya hidup sebesar Rp6 juta per semester.
Peserta juga mendapatkan pendampingan personal, pengembangan kapasitas, persiapan karier serta jejaring mahasiswa tingkat nasional.
Program menyediakan dukungan proyek sosial hingga Rp5 juta per siklus.
Perbedaan kedua jalur tersebut membuat calon peserta perlu membaca panduan sebelum mendaftar.
Mahasiswa sebaiknya tidak hanya memilih berdasarkan jumlah bantuan paling besar.
Kesesuaian persyaratan menjadi hal utama agar aplikasi tidak gugur pada tahap administrasi.
Dokumen yang dibutuhkan antara lain bukti telah diterima atau aktif sebagai mahasiswa dan bukti besaran UKT.
Bukti status mahasiswa dapat berbentuk surat penerimaan, kartu mahasiswa, bukti kelulusan seleksi perguruan tinggi ataupun informasi dari portal akademik sesuai ketentuan.
Peserta juga perlu menyiapkan KTP dan dokumen lain yang dipersyaratkan masing-masing jalur.
Untuk PSP Elevate terdapat dokumen tambahan seperti Kartu Keluarga dan foto kondisi rumah.
Surat Keterangan Tidak Mampu atau bukti data kesejahteraan dapat digunakan sesuai ketentuan yang tercantum dalam panduan.
Setelah mendaftar, peserta tidak otomatis langsung menjadi penerima.
Proses seleksi dilanjutkan dengan pemeriksaan administrasi, asesmen, wawancara, pengumuman hasil dan onboarding.
Karena batas pendaftaran jatuh pada 10 September, mahasiswa yang berminat sebaiknya tidak menunggu hingga menit terakhir.
Kesalahan teknis seperti koneksi internet lambat, ukuran file terlalu besar atau dokumen belum lengkap dapat membuat aplikasi gagal dikirim.
Calon peserta juga harus memastikan pendaftaran benar-benar sudah selesai dan bukan hanya menyimpan data sementara.
Program beasiswa seperti PSP menunjukkan dukungan pendidikan tidak selalu hanya berbentuk pembayaran UKT.
Pengembangan kemampuan menjadi bagian yang semakin penting.
Mahasiswa mendapatkan kesempatan berinteraksi dengan mentor, mengikuti program kepemimpinan dan menjalankan proyek di masyarakat.
Pendekatan tersebut bertujuan agar penerima tidak hanya mampu menyelesaikan kuliah, tetapi juga mempunyai kemampuan profesional dan sosial ketika memasuki dunia kerja.
Kesempatan magang dan karier juga menjadi nilai tambahan.
Pengalaman kerja selama kuliah dapat membantu mahasiswa memahami hubungan antara materi akademik dan kebutuhan industri.
Sementara proyek sosial memberikan kesempatan menerapkan kemampuan untuk menyelesaikan persoalan di masyarakat.
Bagi mahasiswa baru D3, D4 maupun S1 yang memenuhi ketentuan, Kamis 10 September menjadi kesempatan terakhir untuk memeriksa pilihan PSP Excellence atau PSP Elevate dan menyelesaikan pendaftaran PSP 2026.
Informasi persyaratan sebaiknya tetap diperiksa melalui kanal resmi ParagonCorp Scholarship Program sebelum aplikasi dikirim.