KebonCinta.com - Kabar baik bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi melalui jalur beasiswa. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI akan segera membuka pendaftaran Beasiswa Garuda. Calon pendaftar pun dapat mulai mempersiapkan dokumen dan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.
Salah satu ketentuan yang menjadi perhatian dalam program beasiswa ini adalah hasil tes Intelligence Quotient (IQ). Calon penerima Beasiswa Garuda diwajibkan memiliki skor IQ minimal 120. Selain itu, terdapat persyaratan kemampuan bahasa Inggris dan hasil tes akademik yang perlu diperhatikan sebelum proses pendaftaran dimulai.
Berdasarkan informasi persyaratan Beasiswa Garuda, peserta harus melampirkan hasil tes IQ dengan skor sekurang-kurangnya 120. Tes tersebut dapat dilakukan melalui biro konsultasi psikologi di perguruan tinggi yang berada di bawah Kemdiktisaintek dan telah memperoleh akreditasi Baik atau Baik Sekali/Unggul.
Baca Juga: Mulai 2027 Status Guru Berubah? Ini Nasib PPPK Paruh Waktu dan Guru Non-ASN Setelah 31 Desember 2026
Pemeriksaan IQ yang dipersyaratkan juga tidak sekadar mengukur satu aspek kemampuan kognitif. Tes setidaknya mencakup enam kompetensi, yaitu verbal, numerik, spasial, memori, logika, dan pemrosesan informasi.
Karena itu, siswa yang berminat mengikuti seleksi sebaiknya memastikan tempat pelaksanaan tes sesuai dengan ketentuan program. Persiapan sejak awal dapat membantu calon peserta mengatur waktu untuk melengkapi seluruh dokumen yang dibutuhkan.
Selain hasil tes IQ, kemampuan bahasa Inggris menjadi bagian penting dalam persyaratan Beasiswa Garuda. Calon pendaftar dapat menggunakan sertifikat IELTS dengan skor keseluruhan minimal 6,5.
Namun, ada ketentuan tambahan yang perlu diperhatikan. Setiap komponen IELTS, meliputi listening, reading, writing, dan speaking, harus memperoleh skor sekurang-kurangnya 6,0.
Sebagai alternatif, peserta juga dapat menggunakan hasil TOEFL ITP dengan skor minimal 550. Dengan adanya pilihan tersebut, siswa perlu memastikan sertifikat yang dimiliki sesuai dengan jenis tes dan nilai minimum yang ditetapkan.
Persyaratan berikutnya berkaitan dengan hasil Scholastic Assessment Test (SAT). Calon penerima Beasiswa Garuda diharuskan memiliki skor SAT minimal 1.200.
Bagaimana jika siswa belum pernah mengikuti SAT atau nilainya masih di bawah ketentuan? Berdasarkan informasi yang diberikan, calon pendaftar dalam kondisi tersebut wajib mengikuti tes bakat skolastik yang diselenggarakan oleh Beasiswa Garuda.
Ketentuan ini membuat siswa perlu memeriksa kembali dokumen hasil tes yang telah dimiliki. Jika belum memenuhi persyaratan, calon peserta dapat mulai mencari informasi mengenai mekanisme tes alternatif yang disediakan oleh penyelenggara.
Salah satu hal yang dapat menjadi pertimbangan bagi calon pendaftar adalah ketentuan Letter of Acceptance (LoA).
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir