Gaya Hidup
Al Fina

Baru Kenal Seseorang tapi Ingin Tahu Sifat Aslinya? Ini 5 Hal yang Perlu Kamu Perhatikan!

Baru Kenal Seseorang tapi Ingin Tahu Sifat Aslinya? Ini 5 Hal yang Perlu Kamu Perhatikan!

31 Oktober 2026 | 22:36

KebonCinta.com - Memulai hubungan baru, baik dalam pertemanan maupun percintaan, sering kali menghadirkan rasa penasaran. Kita ingin mengetahui apakah seseorang memiliki karakter yang cocok, bisa dipercaya, dan mampu menghargai hubungan yang sedang dibangun.

Pada awal perkenalan, seseorang biasanya menunjukkan sisi terbaiknya. Percakapan terasa menyenangkan, perhatian diberikan, dan berbagai kesamaan mulai ditemukan.

Namun, kesan pertama tidak selalu menggambarkan karakter seseorang secara utuh. Dibutuhkan waktu untuk mengetahui bagaimana mereka bersikap ketika menghadapi masalah, perbedaan pendapat, atau situasi yang tidak sesuai harapan.

Menurut pelatih kepercayaan diri Laura Eiman, ada pertanyaan sederhana yang bisa digunakan untuk membuka percakapan tentang cara seseorang memandang kehidupan.

Pertanyaan tersebut adalah, "Apakah kamu ingin menjadi orang yang selalu benar atau ingin selalu merasa bahagia?"

Meski tidak bisa menjadi alat untuk memastikan kepribadian, pertanyaan ini dapat menjadi awal untuk memahami pola pikir seseorang.

Selain melalui percakapan, berikut lima hal yang bisa diperhatikan ketika mengenal orang baru.

Baca Juga: Mitos atau Fakta? Menguak Hubungan Asam Lemak Omega-6 dan Jerawat 

1. Perhatikan Cara Mereka Memperlakukan Orang Lain

Jangan hanya melihat bagaimana seseorang memperlakukanmu ketika sedang berusaha membangun kedekatan.

Perhatikan juga sikapnya kepada orang-orang di sekitar, seperti pelayan restoran, petugas kebersihan, rekan kerja, atau orang yang tidak memiliki kepentingan langsung dengannya.

Cara seseorang berinteraksi dalam situasi sehari-hari dapat memberikan gambaran mengenai sikap dan kebiasaannya.

Sikap menghargai orang lain tidak hanya terlihat melalui perkataan yang sopan, tetapi juga dari kesediaan memperlakukan setiap orang dengan baik.

2. Amati Respons Mereka Ketika Menghadapi Perbedaan Pendapat

Seseorang bisa terlihat menyenangkan ketika seluruh pembicaraan berjalan sesuai keinginannya.

Namun, karakter dalam berkomunikasi lebih menarik diamati ketika muncul perbedaan pandangan.

Apakah mereka tetap mau mendengarkan? Apakah mereka memberikan kesempatan kepada orang lain untuk menjelaskan pendapat? Atau justru langsung memotong pembicaraan dan memaksakan kehendak?

Perbedaan pendapat bisa menjadi kesempatan untuk memahami bagaimana seseorang mengelola emosi dan berkomunikasi dengan orang lain.

3. Lihat Apakah Perkataan Sesuai dengan Tindakan

Dalam membangun kepercayaan, konsistensi menjadi salah satu hal yang penting.

Misalnya, seseorang sering mengatakan bahwa dirinya menghargai waktu, tetapi berulang kali membatalkan janji tanpa memberikan penjelasan.

Hal seperti ini perlu diperhatikan, terutama jika terjadi secara berulang.

Bukan berarti setiap orang harus selalu memenuhi seluruh janji tanpa kendala. Namun, kesediaan memberikan kabar, menjelaskan keadaan, dan bertanggung jawab ketika melakukan kesalahan dapat menunjukkan sikap menghargai orang lain.

4. Perhatikan Cara Mereka Menghadapi Kritik

Tidak semua orang nyaman menerima kritik. Namun, respons terhadap masukan dapat memberikan gambaran tentang bagaimana seseorang menyikapi evaluasi.

Seseorang mungkin membutuhkan waktu untuk menerima kritik, tetapi tetap bersedia mendengarkan dan mempertimbangkan masukan tersebut.

Sebaliknya, jika setiap masukan selalu dianggap sebagai serangan pribadi, komunikasi bisa menjadi lebih sulit.

Karena itu, perhatikan apakah seseorang memiliki ruang untuk berdiskusi dan mengakui kemungkinan bahwa dirinya juga bisa melakukan kesalahan.

5. Amati Cara Mereka Bertanggung Jawab atas Keputusan Sendiri

Tanggung jawab merupakan salah satu aspek penting dalam hubungan sosial.

Ketika melakukan kesalahan, apakah seseorang bersedia mengakui perbuatannya atau justru terus mencari pihak yang bisa disalahkan?

Dalam hubungan pertemanan maupun percintaan, kemampuan bertanggung jawab dapat membantu membangun rasa aman dan kepercayaan.

Sikap ini juga terlihat dari kesediaan seseorang memperbaiki keadaan setelah melakukan kesalahan, bukan hanya menyampaikan permintaan maaf tanpa perubahan perilaku.

Mengenal Seseorang Membutuhkan Waktu, Bukan Sekadar Kesan Pertama

Mencari tahu karakter orang baru merupakan hal yang wajar, terutama ketika ingin membangun hubungan jangka panjang.

Namun, jangan terburu-buru memberikan penilaian hanya berdasarkan satu jawaban, percakapan, atau pengalaman tertentu.

Berikan waktu untuk mengenal seseorang melalui berbagai situasi. Perhatikan konsistensi sikap, cara berkomunikasi, serta bagaimana mereka memperlakukan orang lain.

Pada akhirnya, kepercayaan tidak terbentuk hanya melalui kata-kata manis atau kesamaan minat. Hubungan yang sehat membutuhkan waktu, komunikasi terbuka, dan perilaku yang saling menghargai.

Tags:
Membangun Kepercayaan Psikologi

Komentar Pengguna