News
M. Fadhli Dzil Ikram

Bagaimana Cara Bertanya Hukum Islam ke AI Buatan Muhammadiyah? Ini Panduan Lengkap ChatHPT

Bagaimana Cara Bertanya Hukum Islam ke AI Buatan Muhammadiyah? Ini Panduan Lengkap ChatHPT

06 November 2026 | 12:54

Keboncinta.com — Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menghadirkan asisten kecerdasan buatan (AI) bernama ChatHPT untuk membantu masyarakat mencari informasi seputar hukum Islam berdasarkan putusan tarjih dan fatwa resmi Muhammadiyah.

Layanan ini dirancang agar masyarakat dapat menelusuri berbagai rujukan keagamaan secara lebih mudah, cepat, dan praktis. ChatHPT dapat digunakan untuk mencari penjelasan mengenai persoalan ibadah, muamalah, serta berbagai permasalahan keislaman lainnya yang pernah dibahas oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah.

Platform tersebut dapat diakses melalui situs resmi hpt.muhammadiyah.or.id maupun aplikasi superapp MASA.

Kehadiran ChatHPT menjadi salah satu upaya Muhammadiyah memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas akses terhadap khazanah keilmuan Islam yang telah dihimpun selama lebih dari satu abad.

Apa Itu ChatHPT Muhammadiyah?

ChatHPT merupakan asisten AI tarjih yang dikembangkan melalui kolaborasi Majelis Tarjih dan Tajdid, Majelis Pustaka dan Informasi (MPI), serta LabMu.

Mengutip informasi dari laman Muhammadiyah, gagasan pengembangan platform ini diprakarsai oleh Ismail Fahmi, Ph.D., praktisi data sekaligus Wakil Ketua MPI PP Muhammadiyah dan pendiri Drone Emprit.

ChatHPT dirancang untuk membantu masyarakat menemukan dokumen dan keputusan resmi Muhammadiyah terkait persoalan keagamaan. Dengan teknologi AI, pengguna dapat mengajukan pertanyaan menggunakan bahasa sehari-hari tanpa harus mencari satu per satu dokumen yang tersedia.

Sebelum hadirnya layanan ini, masyarakat dan mubalig terkadang mengalami kesulitan menemukan rujukan hukum Islam karena dokumen tarjih tersebar dalam berbagai publikasi. Di antaranya Himpunan Putusan Tarjih (HPT), buku Tanya Jawab Agama (TJA), serta rubrik fatwa dalam majalah Suara Muhammadiyah.

Melalui ChatHPT, berbagai sumber tersebut dihimpun ke dalam sistem pencarian berbasis kecerdasan buatan sehingga lebih mudah ditelusuri.

Baca Juga: Resmi Diluncurkan Saat Munas Tarjih XXXIII: Apa Saja yang Bisa Dilakukan ChatHPT Muhammadiyah? 

Basis Pengetahuan ChatHPT Berasal dari Dokumen Resmi Muhammadiyah

Salah satu karakteristik ChatHPT adalah penggunaan sumber pengetahuan yang secara khusus berorientasi pada dokumen resmi Muhammadiyah.

Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam panduan pengembangannya, basis pengetahuan tersebut mencakup 1.153 naskah resmi yang telah dihimpun dan diverifikasi.

Dokumen tersebut terdiri atas:

  1. 836 naskah Fatwa Tarjih, termasuk fatwa tahunan 1998-2026, Fikih Muhammadiyah, dan Fatwa Zakat.
  2. 255 naskah Tanya Jawab Agama (TJA), meliputi buku TJA jilid 1-9 serta rubrik mutakhir periode 2023-2026.
  3. 62 naskah induk Himpunan Putusan Tarjih, termasuk HPT jilid 1 dan 3 serta sejumlah naskah tanfidz terbaru.

Selain dokumen tersebut, sistem juga dilengkapi ribuan konsep fikih dan ushul fikih, serta biografi tokoh, perawi, dan kitab rujukan.

Penggunaan basis pengetahuan khusus ini bertujuan membantu pengguna menemukan jawaban yang memiliki keterkaitan langsung dengan keputusan dan metodologi tarjih Muhammadiyah.

Keunggulan ChatHPT Dibandingkan AI Umum

Penggunaan AI generatif seperti ChatGPT atau Gemini memang memudahkan masyarakat mencari informasi keagamaan. Namun, jawaban AI umum tetap perlu diperiksa karena sistem tersebut dapat menghasilkan informasi yang keliru atau tidak memiliki dasar rujukan yang kuat.

Dalam persoalan hukum Islam, ketepatan dalil, sumber hadis, dan metode pengambilan hukum menjadi hal penting.

ChatHPT dikembangkan dengan pendekatan yang lebih terarah karena sumber pengetahuannya difokuskan pada dokumen tarjih Muhammadiyah.

Ada beberapa karakteristik yang menjadi pembeda layanan ini.

1. Mengutamakan rujukan resmi

ChatHPT dirancang untuk menelusuri putusan tarjih, fatwa, dan dokumen keagamaan Muhammadiyah. Dengan demikian, pengguna dapat memperoleh informasi yang berkaitan langsung dengan sumber resmi persyarikatan.

2. Tidak memosisikan diri sebagai pemberi fatwa

ChatHPT berfungsi sebagai asisten pencari rujukan, bukan mufti yang menetapkan hukum baru. Sistem ini membantu menemukan dan menjelaskan dokumen yang sudah tersedia.

3. Menyampaikan keterbatasan informasi

Apabila suatu persoalan belum memiliki putusan Majelis Tarjih, ChatHPT dirancang untuk menyampaikan bahwa rujukan tersebut belum ditemukan, bukan membuat keputusan hukum sendiri.

4. Menyertakan tautan sumber

Jawaban yang dihasilkan dilengkapi rujukan menuju dokumen asli agar pengguna dapat memeriksa konteks dan penjelasan secara lebih lengkap.

5. Membantu penyusunan materi keagamaan

ChatHPT juga menyediakan fitur pengolahan informasi melalui pilihan format penyajian. Fitur ini dapat membantu pengguna menyusun bahan khutbah Jumat, artikel populer, ringkasan media sosial, hingga buku saku tematik berdasarkan rujukan yang ditemukan.

Cara Menggunakan ChatHPT Muhammadiyah Melalui Website

Masyarakat yang ingin mencari informasi seputar hukum Islam berdasarkan putusan tarjih Muhammadiyah dapat mengakses ChatHPT melalui website resminya.

Berikut langkah-langkah penggunaannya:

  1. Buka browser melalui komputer atau ponsel.
  2. Kunjungi situs hpt.muhammadiyah.or.id.
  3. Jelajahi menu Explore untuk melihat dan menelusuri basis data yang tersedia.
  4. Jika ingin menggunakan fitur percakapan interaktif, masuk menggunakan akun Muhammadiyah ID (M-ID).
  5. Apabila belum memiliki akun, lakukan pendaftaran melalui sso.muhammadiyah.id.
  6. Setelah berhasil masuk, buka fitur percakapan ChatHPT.
  7. Ketik pertanyaan mengenai persoalan hukum Islam yang ingin diketahui.
  8. Baca jawaban beserta rujukan dokumen yang disertakan.

Pengguna disarankan menyampaikan pertanyaan secara jelas dan spesifik agar sistem dapat menemukan dokumen yang paling relevan.

Sebagai contoh, pengguna dapat menanyakan hukum salat ketika sedang dalam perjalanan, ketentuan zakat, persoalan muamalah, atau pandangan Muhammadiyah mengenai praktik ibadah tertentu.

Cara Mengakses ChatHPT Melalui Aplikasi MASA

Selain melalui website, ChatHPT juga dapat diakses melalui superapp MASA.

Aplikasi ini menjadi salah satu sarana digital Muhammadiyah untuk menyediakan berbagai layanan bagi masyarakat dan warga persyarikatan.

Berikut cara mengakses ChatHPT melalui aplikasi MASA:

  1. Unduh dan buka aplikasi MASA melalui ponsel.
  2. Masuk menggunakan akun yang tersedia sesuai ketentuan aplikasi.
  3. Cari menu ChatHPT pada halaman utama.
  4. Pilih menu tersebut untuk membuka layanan asisten AI tarjih.
  5. Ketik pertanyaan seputar hukum Islam yang ingin dicari rujukannya.
  6. Baca jawaban yang diberikan dan periksa dokumen sumber yang disertakan.

Dengan akses melalui aplikasi mobile, pengguna dapat mencari rujukan keagamaan tanpa harus membuka browser secara terpisah.

Contoh Pertanyaan yang Bisa Diajukan kepada ChatHPT

ChatHPT dapat dimanfaatkan untuk menelusuri berbagai persoalan keislaman yang berkaitan dengan dokumen dan putusan tarjih Muhammadiyah.

Beberapa contoh pertanyaan yang dapat dicoba antara lain:

  • Bagaimana ketentuan salat bagi orang yang sedang melakukan perjalanan?
  • Bagaimana pandangan Muhammadiyah mengenai pembayaran zakat melalui transfer?
  • Apa ketentuan puasa bagi orang yang sedang sakit?
  • Bagaimana hukum transaksi jual beli secara online?
  • Apa saja ketentuan mengenai pengelolaan zakat menurut Muhammadiyah?
  • Bagaimana tuntunan salat berdasarkan Himpunan Putusan Tarjih?

Pertanyaan tersebut dapat dikembangkan sesuai kebutuhan. Pengguna juga dapat meminta penjelasan lebih lanjut mengenai dalil, dokumen, atau keputusan tarjih yang menjadi dasar jawaban.

Baca Juga: Beasiswa Kader Muhammadiyah UNIMMA 2027 Dibuka Mulai 3 November, Ini Syarat Rekomendasi dan Jadwal Seleksinya 

ChatHPT Tetap Perlu Digunakan secara Bijak

Meskipun membantu pencarian informasi keagamaan, ChatHPT tetap perlu digunakan secara bijak. Pengguna sebaiknya tidak hanya membaca kesimpulan jawaban, tetapi juga membuka dokumen rujukan yang disediakan.

Hal ini penting agar penjelasan yang diperoleh dapat dipahami sesuai konteks pembahasan dan metodologi tarjih Muhammadiyah.

Untuk persoalan yang membutuhkan penjelasan mendalam atau berkaitan dengan kondisi khusus seseorang, berkonsultasi langsung dengan ulama, mubalig, atau pihak Majelis Tarjih tetap dapat menjadi langkah yang diperlukan.

Dengan demikian, ChatHPT dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendukung literasi keislaman, bukan sebagai pengganti sepenuhnya peran ulama dan lembaga keagamaan.

Kesimpulan

ChatHPT Muhammadiyah merupakan inovasi berbasis kecerdasan buatan yang membantu masyarakat menelusuri putusan tarjih dan fatwa resmi Muhammadiyah.

Layanan ini dapat diakses melalui website hpt.muhammadiyah.or.id dan aplikasi superapp MASA. Pengguna dapat mengajukan pertanyaan seputar hukum Islam, mencari dalil, serta menemukan dokumen rujukan yang relevan.

Dengan adanya ChatHPT, khazanah keilmuan Muhammadiyah diharapkan semakin mudah diakses oleh masyarakat, khususnya generasi muda, pendidik, mubalig, dan siapa saja yang membutuhkan referensi keagamaan.

Tags:
ChatHPT Muhammadiyah Fatwa Tarjih teknologi AI

Komentar Pengguna