Ciayumajakuning
Hilmi An Naufal

Azrul Ananda Jajal Rute West Java Journey 2026, Pesona Kuningan dan Majalengka Jadi Daya Tarik Pesepeda

Azrul Ananda Jajal Rute West Java Journey 2026, Pesona Kuningan dan Majalengka Jadi Daya Tarik Pesepeda

26 Oktober 2026 | 08:03

KebonCinta.com — Kabupaten Kuningan dan Majalengka, Jawa Barat, menjadi bagian dari jalur yang diuji dalam persiapan ajang bersepeda jarak jauh West Java Journey (WJJ) 2026.

Founder Mainsepeda, Azrul Ananda, bersama rombongan pesepeda menjajal sejumlah ruas jalan di kawasan Ciayumajakuning pada Sabtu (25/10/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk meninjau kondisi jalan, medan, serta daya tarik alam yang akan menjadi bagian dari pengalaman peserta.

Berdasarkan laporan Radar Cirebon yang diterbitkan Minggu (25/10/2026), rombongan memberikan perhatian khusus terhadap panorama kaki Gunung Ciremai dan kondisi jalan di wilayah Kabupaten Kuningan.

Ajang West Java Journey sendiri dijadwalkan berlangsung pada 5–6 Desember 2026 dengan titik start dan finis di Cirebon.

RUTE MENJANGKAU KAWASAN CIAYUMAJAKUNING

Baca Juga: PIP 2026 Kini Bisa untuk Anak TK, Bantuan Rp450 Ribu per Tahun, Ini Syarat dan Cara Mengusulkannya 

West Java Journey 2026 dirancang sebagai kegiatan bersepeda jarak jauh yang melintasi sejumlah kawasan di Jawa Barat.

Berdasarkan informasi penyelenggara dan laporan survei, rute menjangkau wilayah Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kuningan, Majalengka, serta Indramayu.

Peserta akan menghadapi kombinasi medan datar, tanjakan, turunan, dan jalan berkelok.

Rute tersebut memberikan tantangan fisik sekaligus memperkenalkan pemandangan alam serta kawasan permukiman yang dilintasi.

Keindahan kawasan kaki Gunung Ciremai menjadi salah satu daya tarik utama.

KUNINGAN MENYUGUHKAN TANJAKAN MENANTANG

Azrul Ananda menilai wilayah utara Kabupaten Kuningan mempunyai pemandangan menarik dengan kondisi jalan yang baik.

Dalam laporan Radar Cirebon pada 25 Oktober, Azrul memberikan perhatian terhadap medan berbukit di sekitar kaki Gunung Ciremai.

Pada salah satu rute sepanjang 200 kilometer, bagian Kuningan memberikan kontribusi cukup besar terhadap total elevasi yang harus dilalui peserta.

Hal tersebut menjadikan kawasan tersebut sebagai salah satu titik tantangan bagi pesepeda.

Rombongan juga melewati kawasan Sampora, Kecamatan Cilimus, sebelum melanjutkan perjalanan ke sejumlah wilayah Kuningan lainnya.

Mereka sempat mencoba kuliner lokal di Warung Tanjakan, Desa Sampora.

Kegiatan tersebut menunjukkan potensi usaha kuliner lokal untuk menjadi bagian dari pengalaman wisata olahraga.

SURVEI DILANJUTKAN KE MAJALENGKA

Setelah melewati Kuningan, rombongan melanjutkan survei ke wilayah Kabupaten Majalengka.

Jalur yang dilalui mencakup Kecamatan Cikijing, Talaga, Maja, hingga kawasan pusat Kota Majalengka.

Rute menggabungkan jalan kabupaten dan provinsi, dengan beberapa ruas yang menanjak dan berkelok.

Dalam laporan terpisah Radar Cirebon pada 25 Oktober, rombongan mengapresiasi kondisi sejumlah jalan yang telah diperbaiki.

Mereka juga sempat beristirahat dan menikmati kuliner lokal di Cikijing serta kawasan Alun-alun Majalengka.

Cuaca panas di sekitar Kertajati hingga Leuwimunding menjadi tantangan tersendiri.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pengaturan tenaga, kebutuhan cairan, dan persiapan fisik penting dalam kegiatan bersepeda jarak jauh.

TERSEDIA DUA KATEGORI JARAK

Penyelenggara menyediakan dua kategori utama pada West Java Journey 2026, yakni 200 kilometer dan 400 kilometer.

Jarak tersebut menuntut kemampuan serta persiapan berbeda dari peserta.

Bagi pesepeda yang berminat, penyelenggara juga menyediakan kategori Race dan Non-Competitive dengan ketentuan masing-masing.

Berdasarkan pengumuman Mainsepeda pada 17 Oktober 2026, biaya pendaftaran kategori Race sebesar Rp850.000.

Sementara kategori Non-Competitive ditetapkan Rp500.000.

Proses pendaftaran dilakukan melalui Mainsepeda App.

Calon peserta harus memeriksa ketersediaan tempat dan aturan kegiatan sebelum melakukan pembayaran.

POTENSI WISATA OLAHRAGA DI CIAYUMAJAKUNING

Kegiatan olahraga yang melintasi beberapa kabupaten berpotensi memperkenalkan destinasi dan produk lokal kepada peserta dari luar daerah.

Usaha kuliner, penginapan, transportasi, serta layanan pendukung lainnya mempunyai peluang memperoleh perhatian dari pengunjung.

Namun, besaran dampak ekonomi kegiatan belum dapat dipastikan sebelum tersedia data penyelenggaraan dan evaluasi.

Penyelenggara terus mempersiapkan jalur agar peserta dapat menikmati kegiatan dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan.

Melalui West Java Journey 2026, kawasan Ciayumajakuning diharapkan semakin dikenal sebagai salah satu tujuan olahraga dan wisata alam di Jawa Barat.

Tags:
West Java Journey 2026 WJJ Cirebon Azrul Ananda Mainsepeda bersepeda Kuningan wisata olahraga Gunung Ciremai cycling Majalengka Ciayumajakuning event sepeda 2026

Komentar Pengguna