Teknologi
M. Fadhli Dzil Ikram

Awas Modus Baru GhostPairing di WhatsApp: Hacker Bisa Bajak Akun Tanpa Perlu Ketahui Kata Sandi!

Awas Modus Baru GhostPairing di WhatsApp: Hacker Bisa Bajak Akun Tanpa Perlu Ketahui Kata Sandi!

06 November 2026 | 20:37

Keboncinta.com — Fitur Linked Devices atau perangkat tertaut di WhatsApp dirancang untuk memudahkan pengguna mengakses satu akun melalui beberapa perangkat sekaligus. Namun, fitur ini ternyata dapat menjadi celah bagi penjahat siber untuk mengambil alih akun WhatsApp korban.

Modus serangan tersebut dikenal dengan nama GhostPairing. Peneliti keamanan siber dari Gen Digital menemukan kampanye ini dengan memanfaatkan fitur penautan perangkat WhatsApp. Pelaku tidak perlu mengetahui kata sandi atau melewati proses autentikasi secara langsung karena korban justru diarahkan untuk menghubungkan perangkat milik penyerang ke akunnya sendiri.

Serangan ini perlu diwaspadai karena pelaku dapat mengakses percakapan dan media pribadi korban tanpa disadari.

Mengenal Modus Serangan GhostPairing di WhatsApp

Serangan GhostPairing biasanya diawali dengan pesan WhatsApp berisi tautan yang diklaim mengarah ke foto korban. Untuk membuatnya terlihat meyakinkan, pelaku menampilkan pratinjau tautan seolah-olah berasal dari konten Facebook.

Ketika korban mengeklik tautan tersebut, mereka akan diarahkan ke halaman login Facebook palsu. Halaman itu meminta nomor telepon atau informasi tertentu sebelum pengguna dapat melihat foto yang dijanjikan.

Informasi yang dimasukkan korban kemudian dimanfaatkan penyerang untuk menjalankan proses penautan perangkat WhatsApp. Dengan cara ini, perangkat milik pelaku dapat terhubung ke akun korban.

Baca Juga: WhatsApp Punya Enkripsi Ketat, Bisakah Ditembus Teknologi Sadap LIMS? Ini Kata Ahli 

Bagaimana Pelaku Membajak Akun WhatsApp?

Sebagian besar pengguna mungkin mengenal proses penautan perangkat WhatsApp melalui pemindaian kode QR. Namun, WhatsApp juga menyediakan metode lain, yaitu menggunakan kode delapan digit.

Mekanisme inilah yang dimanfaatkan dalam serangan GhostPairing.

Dalam prosesnya, situs palsu milik penyerang dapat menampilkan kode penautan yang harus dimasukkan korban melalui aplikasi WhatsApp. Korban kemudian diarahkan untuk memasukkan kode tersebut dengan alasan perlu melakukan verifikasi agar bisa melihat foto yang dikirimkan.

Padahal, kode tersebut sebenarnya digunakan untuk menghubungkan perangkat baru ke akun WhatsApp korban.

WhatsApp biasanya menampilkan pemberitahuan ketika ada upaya penautan perangkat baru. Namun, korban yang tidak teliti atau terburu-buru mengikuti instruksi di situs palsu berpotensi mengabaikan peringatan tersebut.

Begitu kode dimasukkan dan proses penautan berhasil, perangkat milik penyerang dapat memperoleh akses ke akun WhatsApp korban.

Apa Dampaknya Jika Akun WhatsApp Berhasil Diambil Alih?

Setelah perangkat penyerang berhasil ditautkan, pelaku dapat memanfaatkan akses tersebut untuk memantau aktivitas WhatsApp korban.

Beberapa risiko yang mungkin terjadi antara lain:

  1. Membaca percakapan pribadi: Pelaku dapat mengakses riwayat percakapan yang tersedia melalui perangkat tertaut.
  2. Melihat media: Foto, video, dan dokumen yang dapat diakses melalui akun berpotensi diketahui oleh penyerang.
  3. Menyamar sebagai korban: Pelaku bisa memanfaatkan identitas korban untuk menghubungi teman, keluarga, atau rekan kerja.
  4. Melakukan penipuan: Akun korban dapat digunakan untuk meminta uang, menyebarkan tautan berbahaya, atau menjalankan modus penipuan lainnya.

Gen Digital memperingatkan bahwa serangan ini berbahaya karena korban belum tentu menyadari adanya perangkat asing yang terhubung ke akun mereka.

Dikutip dari BleepingComputer, peneliti Gen Digital menjelaskan bahwa penjahat siber dapat bersembunyi di dalam akun korban dan memantau percakapan tanpa diketahui pemiliknya.

Cara Mencegah Akun WhatsApp Dibajak Lewat Linked Devices

Agar terhindar dari serangan GhostPairing maupun modus penipuan serupa, pengguna WhatsApp perlu lebih berhati-hati ketika menerima tautan atau permintaan verifikasi.

Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan.

1. Periksa Daftar Perangkat Tertaut

Pengguna sebaiknya memeriksa daftar perangkat yang terhubung ke akun WhatsApp secara berkala.

Caranya sebagai berikut:

  • Buka aplikasi WhatsApp.
  • Masuk ke menu Settings atau Pengaturan.
  • Pilih Linked Devices atau Perangkat Tertaut.
  • Periksa seluruh perangkat yang terhubung.
  • Jika menemukan perangkat yang tidak dikenal, segera pilih perangkat tersebut dan keluarkan dari akun.

Langkah ini penting untuk memastikan tidak ada perangkat asing yang diam-diam memperoleh akses ke akun WhatsApp.

2. Jangan Sembarangan Memasukkan Kode Delapan Digit

Jangan pernah memasukkan kode penautan perangkat jika tidak sedang menghubungkan akun WhatsApp ke perangkat milik sendiri.

Apabila muncul pemberitahuan bahwa ada perangkat baru yang ingin ditautkan, periksa kembali apakah permintaan tersebut memang berasal dari aktivitas yang dilakukan sendiri.

Jangan mengikuti instruksi dari situs atau pesan yang meminta kode tersebut dengan alasan melihat foto, video, maupun konten lainnya.

3. Waspadai Tautan yang Mengatasnamakan Facebook

Pesan berisi tautan dengan klaim foto pribadi, video, atau informasi menarik sering dimanfaatkan untuk memancing rasa penasaran korban.

Sebelum mengeklik tautan, periksa alamat situs dan pastikan halaman tersebut benar-benar berasal dari layanan resmi. Jangan memasukkan nomor telepon, kata sandi, maupun kode verifikasi pada halaman yang mencurigakan.

4. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah

WhatsApp menyediakan fitur verifikasi dua langkah atau two-step verification untuk memberikan perlindungan tambahan pada akun.

Pengguna dapat mengaktifkannya melalui menu Settings > Account > Two-step verification. Setelah aktif, pengguna perlu membuat PIN yang akan diminta dalam kondisi tertentu ketika akun didaftarkan kembali.

Pastikan PIN tersebut tidak dibagikan kepada siapa pun.

5. Blokir dan Laporkan Pesan Mencurigakan

Jika menerima pesan berisi tautan yang tidak jelas asal-usulnya, sebaiknya jangan langsung mengekliknya. Pengguna dapat memblokir dan melaporkan nomor pengirim melalui fitur yang tersedia di WhatsApp.

Langkah tersebut dapat membantu mengurangi risiko penipuan yang menyebar melalui pesan pribadi.

Baca Juga: Cara Mengatasi WhatsApp Gagal Backup Chat ke Google Drive dan iCloud 

Kesimpulan

Fitur Linked Devices WhatsApp memang memberikan kemudahan untuk menggunakan satu akun di beberapa perangkat. Namun, fitur ini juga dapat disalahgunakan apabila pengguna tidak memahami mekanisme penautannya.

Serangan GhostPairing menjadi pengingat bahwa kode delapan digit untuk menghubungkan perangkat tidak boleh diberikan atau dimasukkan sembarangan.

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
1 / 2
LANJUTKAN MEMBACA Selanjutnya
Tags:
WhatsApp Keamanan Siber GhostPairing

Komentar Pengguna