Pendidikan
M. Panji Maulana

Apa Itu Scaffolding dalam Pembelajaran? Contoh Bantuan Bertahap untuk Siswa

Apa Itu Scaffolding dalam Pembelajaran? Contoh Bantuan Bertahap untuk Siswa

16 Oktober 2026 | 09:17

Berikutnya, siswa diminta mengisi satu langkah yang dikosongkan pada soal serupa. Saat siswa sudah memahami pola, guru memberi tugas baru tanpa gambar berlabel maupun petunjuk penjumlahan. Dengan demikian, bantuan berpindah dari contoh lengkap menuju pengerjaan mandiri.

Contoh Scaffolding untuk Menulis Paragraf

Dalam pelajaran Bahasa Indonesia, guru dapat memberikan kerangka tiga bagian: kalimat utama, dua kalimat penjelas, dan kalimat penutup. Siswa yang masih kesulitan diberi kata awal seperti “Salah satu manfaat ...”. Setelah beberapa latihan, kerangka dikurangi menjadi daftar pertanyaan. Tahap akhirnya, siswa menyusun paragraf utuh tanpa bantuan kalimat pembuka.

Baca Juga: Metode Jigsaw dalam Pembelajaran: Langkah Penerapan dan Contoh Aktivitas Kelompok 

Kesalahan yang Sebaiknya Dihindari

Jangan menyamakan scaffolding dengan menyelesaikan tugas siswa. Bantuan yang terlalu banyak dapat mengurangi kesempatan berpikir, sedangkan bantuan yang terlalu sedikit membuat siswa kehilangan arah. Hindari pula melepas semua dukungan secara mendadak hanya karena siswa berhasil satu kali.

Guru dapat mencatat siapa yang masih memerlukan model, siapa yang cukup diberi petunjuk, dan siapa yang sudah mandiri. Catatan tersebut membantu menentukan dukungan pada pertemuan selanjutnya.

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
2 / 2
HALAMAN SEBELUMNYA Sebelumnya
Tags:
Scaffolding Metode Pembelajaran Strategi Mengajar Bantuan Belajar Pembelajaran Aktif

Komentar Pengguna