Pujian sederhana dapat membantu membangun rasa percaya diri dan membuat anak memahami perilaku positif yang diharapkan.
Tidak perlu menunggu pencapaian besar. Usaha kecil yang dilakukan anak dengan baik juga layak mendapatkan penghargaan.
Mendampingi anak usia 2-3 tahun membutuhkan keseimbangan antara memberikan kasih sayang dan menerapkan aturan.
Anak membutuhkan rasa aman serta dukungan dari orangtua, tetapi mereka juga perlu belajar memahami bahwa tidak semua keinginan dapat dipenuhi.
Dengan batasan yang konsisten dan dukungan emosional yang cukup, anak dapat secara bertahap belajar mengendalikan respons serta mengelola emosinya.
Baca Juga: Dinyatakan TMS Sekolah Kedinasan 2026? Jangan Panik, Ini Cara Ajukan Sanggah di SSCASN
Menghadapi anak yang mudah marah, menangis, atau bersikeras memang dapat menjadi pengalaman yang melelahkan bagi orangtua. Namun, fase “terrible two” dan “threenager” perlu dipahami sebagai salah satu tahapan perkembangan anak.
Pada periode ini, anak sedang belajar mengenali dirinya, memahami lingkungan, menyampaikan keinginan, dan mengembangkan kemampuan mengelola emosi.
Orangtua dapat membantu proses tersebut dengan tetap tenang, memahami perasaan anak, memberikan aturan yang konsisten, menawarkan pilihan, menciptakan lingkungan yang aman, serta memberikan apresiasi atas perilaku positif.
Pendekatan yang penuh dukungan sekaligus tegas dapat membantu anak melewati fase perkembangan ini dengan lebih nyaman.***
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir