Parenting
Rahman Abdullah

Anak Sering Bilang Orang Tua Kuno? Ini 5 Tips Parenting Gen Z agar Hubungan Tetap Hangat

Anak Sering Bilang Orang Tua Kuno? Ini 5 Tips Parenting Gen Z agar Hubungan Tetap Hangat

23 Oktober 2026 | 12:46

Orang tua juga perlu memberikan contoh agar anak melihat bahwa batasan penggunaan gadget berlaku sebagai kebiasaan sehat bagi seluruh keluarga.

4. Dukung Minat Anak, Termasuk yang Berkaitan dengan Dunia Digital

Sebagian anak Gen Z memiliki ketertarikan pada bidang seperti desain grafis, permainan digital, fotografi, penyuntingan video, atau pembuatan konten. Minat tersebut tidak selalu harus dipandang sebagai kegiatan yang membuang waktu.

Orang tua dapat membantu anak mengeksplorasi hobinya dengan cara yang positif. Jika anak menyukai desain, misalnya, dorong mereka mempelajari keterampilan baru. Jika tertarik membuat video, ajak mereka memahami proses kreatif, etika bermedia sosial, dan pentingnya menjaga privasi.

Dukungan bukan berarti membiarkan anak menggunakan internet tanpa batas. Tetap bantu mereka menyeimbangkan hobi dengan pendidikan, kesehatan, tanggung jawab, dan kehidupan sosial.

Dengan pendampingan yang tepat, minat anak dapat menjadi kesempatan untuk mengembangkan kreativitas, kedisiplinan, dan keterampilan yang bermanfaat.

Baca Juga: RPP Seni Budaya Kelas 9 Semester 1 Lengkap dengan Tujuan, Kegiatan, dan Penilaian 

5. Tunjukkan Contoh Lewat Kebiasaan Sehari-hari

Nasihat tentang penggunaan gadget akan lebih mudah diterima jika anak melihat orang tuanya melakukan hal serupa. Anak bisa merasa bingung ketika diminta menjauh dari ponsel, sementara orang tua justru terus memeriksa layar saat sedang bersama keluarga.

Karena itu, mulailah dari kebiasaan sederhana. Sisihkan waktu untuk berbincang tanpa gangguan ponsel, hindari membawa perangkat ke meja makan jika sudah menjadi kesepakatan keluarga, dan tunjukkan cara menggunakan teknologi secara bijak.

Keteladanan juga berlaku dalam cara menghadapi perbedaan pendapat. Orang tua yang mampu mendengarkan, mengakui kesalahan, dan mengendalikan emosi sedang menunjukkan keterampilan hidup yang penting bagi anak.

Perubahan tidak harus dilakukan secara besar-besaran. Kebiasaan kecil yang diterapkan secara konsisten dapat membantu menciptakan suasana rumah yang lebih nyaman.

Parenting Gen Z Bukan Berarti Harus Mengikuti Semua Tren

Mendidik anak di era digital bukan berarti orang tua harus selalu memahami setiap tren atau menyetujui seluruh pilihan anak. Hal yang lebih penting adalah mengetahui kapan perlu mendengarkan, kapan memberikan kebebasan, dan kapan menetapkan batasan.

Nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, rasa hormat, dan kepedulian tetap relevan untuk diajarkan kepada generasi mana pun. Yang perlu disesuaikan adalah cara menyampaikannya agar sesuai dengan kebutuhan dan tahap perkembangan anak.

Baca Juga: Cara Menyusun RPP Seni Budaya Kelas 8 Kurikulum Merdeka Lengkap dengan Langkah Pembelajaran

Dengan komunikasi terbuka, pemahaman terhadap dunia digital, aturan yang realistis, dukungan terhadap minat, serta keteladanan nyata, orang tua dapat membangun hubungan yang lebih dekat dengan anak Gen Z.

Pada akhirnya, menjadi orang tua yang relevan bukan soal t rlihat paling modern. Kuncinya adalah bersedia belajar, memahami perubahan zaman, dan tetap hadir sebagai sosok yang dapat dipercaya sekaligus menjadi panutan bagi anak.***

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
2 / 2
HALAMAN SEBELUMNYA Sebelumnya
Tags:
Parenting Gen Z Pola Asuh Anak Generasi Z

Komentar Pengguna