Jika tinggi badan anak bertambah sangat lambat, kurva pertumbuhannya menurun, atau terdapat keluhan kesehatan lain, sebaiknya konsultasikan dengan dokter. Pemeriksaan dapat membantu mengetahui apakah kondisi tersebut masih merupakan variasi pertumbuhan normal atau memerlukan penanganan lebih lanjut.
Baca Juga: 5 Dampak Konsumsi Gula Berlebihan pada Remaja, Bukan Hanya Picu Berat Badan Naik
Orang tua tidak perlu panik ketika anak terlihat lebih pendek dibandingkan teman-temannya. Yang lebih penting adalah memastikan kebutuhan gizi terpenuhi, waktu tidur cukup, aktivitas fisik dilakukan secara teratur, dan kondisi kesehatan dipantau dengan baik.
Hindari memberikan suplemen peninggi badan atau produk tertentu tanpa saran tenaga kesehatan. Tidak ada satu makanan, minuman, atau kebiasaan yang dapat menjamin anak menjadi lebih tinggi dari potensi pertumbuhan alaminya.
Dengan perhatian yang konsisten dan pemantauan yang tepat, orang tua dapat membantu anak tumbuh dan berkembang sesuai potensinya.***
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir