Gaya Hidup
Rahman Abdullah

7 Fakta Unik Buah Matoa dari Papua, Buah Tropis dengan Rasa yang Khas

7 Fakta Unik Buah Matoa dari Papua, Buah Tropis dengan Rasa yang Khas

28 Oktober 2026 | 18:46

KebonCinta.com-- Indonesia memiliki beragam buah lokal dengan karakteristik yang menarik untuk dikenal. Salah satunya adalah matoa, buah tropis yang berasal dari Papua dan dikenal karena rasa daging buahnya yang manis serta aromanya yang khas.

Bentuknya mungkin sekilas mengingatkan pada beberapa buah lain, tetapi matoa mempunyai ciri tersendiri. Buah ini tumbuh pada pohon berukuran besar dan menjadi bagian dari kekayaan hayati Indonesia bagian timur.

Selain rasanya yang unik, ada sejumlah hal menarik tentang matoa, mulai dari karakter buahnya, tempat tumbuh, hingga kandungan gizi yang membuatnya layak menjadi bagian dari variasi buah sehari-hari.

Baca Juga: Sering Makan Lele? Ini Kandungan Protein, Vitamin, dan Mineral di Dalamnya 

1. Buah Khas Papua yang Menjadi Kebanggaan Lokal

Matoa dikenal sebagai salah satu buah khas Papua. Tanaman ini tumbuh di wilayah tropis dan dapat ditemukan di sejumlah daerah lain di Indonesia, tetapi Papua menjadi daerah yang paling lekat dengan identitas buah tersebut.

Keberadaan matoa memperlihatkan betapa kayanya keanekaragaman buah Nusantara. Di tengah popularitas buah impor, matoa menawarkan pilihan buah lokal dengan ciri rasa dan penampilan yang berbeda.

2. Rasanya Kerap Disamakan dengan Kelengkeng dan Rambutan

Salah satu keunikan matoa terletak pada rasa daging buahnya. Banyak orang menggambarkan sensasinya sebagai perpaduan rasa manis yang mengingatkan pada kelengkeng dan rambutan, dengan aroma yang khas.

Meski begitu, rasa matoa tidak selalu sama. Tingkat kematangan, varietas, dan kondisi tumbuh dapat memengaruhi cita rasanya. Perpaduan karakter tersebut membuat matoa menarik untuk dicoba oleh pencinta buah tropis.

3. Kulit Buahnya Tidak Sama dengan Daging Buahnya

Buah matoa memiliki kulit yang membungkus daging buah berwarna bening keputihan. Ketika sudah matang, kulitnya dapat berubah warna menjadi lebih gelap, bergantung pada jenis dan tingkat kematangannya.

Untuk menikmatinya, kulit buah perlu dikupas terlebih dahulu. Bagian yang dimakan adalah daging buah di dalamnya, sedangkan bijinya tidak dikonsumsi seperti daging buah.

Baca Juga: Ayam Kampung, Dagingnya Dikenal Gurih dan Ternyata Punya Sejumlah Keunggulan, Yuk Disimak! 

4. Tumbuh pada Pohon yang Bisa Berukuran Besar

Matoa bukan tanaman buah berukuran kecil. Pohonnya dapat tumbuh tinggi dan memiliki tajuk yang lebar ketika berkembang dalam kondisi lingkungan yang mendukung.

Karena itu, tanaman matoa membutuhkan ruang tumbuh yang cukup. Selain menghasilkan buah, pohonnya juga menjadi bagian dari vegetasi di lingkungan tropis. Penanaman matoa dapat menjadi salah satu cara untuk mengenalkan tanaman buah lokal sekaligus menambah keragaman tanaman di pekarangan yang sesuai.

5. Memiliki Kandungan Gizi yang Bermanfaat

Seperti buah-buahan pada umumnya, matoa mengandung air dan sejumlah zat gizi yang dapat melengkapi pola makan sehari-hari. Buah ini juga diketahui mengandung vitamin dan senyawa antioksidan, meskipun komposisinya dapat berbeda bergantung pada kondisi buah dan penelitian yang digunakan.

Meski memiliki manfaat sebagai bagian dari pola makan beragam, matoa bukan buah yang dapat menyembuhkan penyakit tertentu.

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
1 / 2
LANJUTKAN MEMBACA Selanjutnya
Tags:
Buah matoa Matoa Papua Fakta unik matoa

Komentar Pengguna