KebonCinta.com — Kompetisi kreativitas digital ImajiNation 2026 memasuki babak puncak setelah melibatkan 6.800 peserta yang terdiri atas murid dan guru dari 38 provinsi di Indonesia.
Kompetisi tersebut diselenggarakan melalui kerja sama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dengan Assemblr EDU serta dukungan Samsung for Education.
Berdasarkan publikasi resmi Kemendikdasmen pada 4 November 2026, kegiatan puncak dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 5 November 2026.
Ajang ini menjadi ruang pengembangan kreativitas, kemampuan berpikir logis, dan pemecahan masalah melalui pemanfaatan teknologi koding visual.
KOMPETISI MELIBATKAN 38 PROVINSI
Baca Juga: Sering Dipertanyakan, Apakah Akad Nikah Sah Jika Identitas Saksinya Belum Jelas Sebelum Acara?
ImajiNation 2026 menjaring ribuan peserta dari berbagai wilayah Indonesia.
Jumlah 6.800 mencakup murid dan guru yang mengikuti rangkaian kompetisi, bukan hanya peserta yang lolos ke babak final.
Kompetisi terbuka melalui beberapa kategori yang disesuaikan dengan kelompok peserta.
Kegiatan ini bertujuan mendorong peserta mengembangkan karya digital sekaligus memperkenalkan pola pikir komputasional dalam proses pembelajaran.
EMPAT TIM SMP BEREBUT GELAR JUARA
Salah satu agenda utama adalah kompetisi langsung atau Live Battle Koding Visual kategori SMP Makers.
Empat tim terbaik dijadwalkan mengembangkan karya secara langsung untuk memperebutkan gelar juara.
Keempat tim berasal dari MTsN 1 Lumajang di Jawa Timur, SMP Islam Al Azhar 37 Pekanbaru di Riau, SMP Negeri 95 Jakarta, serta SMPII Al Abidin Boyolali di Jawa Tengah.
Melalui kompetisi tersebut, peserta ditantang menunjukkan kemampuan menyelesaikan persoalan melalui pengembangan karya digital.
Namun, sebelum pengumuman resmi hasil final, belum dapat dipastikan tim mana yang keluar sebagai pemenang.
ADA FINALIS DARI BANDUNG
Pada kategori SMA/SMK Visionaries, salah satu finalis adalah Lionell Garreth Kenshiro dari SMAK 3 Binabakti Bandung.
Dua finalis lainnya adalah I Made Gede Bagas Wisnaya dari SMKN 1 Denpasar dan Osiana Angelica dari SMAN TU 1 Tana Tidung.
Kehadiran peserta dari berbagai daerah memperlihatkan bahwa pengembangan kreativitas digital tidak terbatas pada satu wilayah.
Bagi sekolah di Jawa Barat, keikutsertaan finalis dari Bandung juga menjadi salah satu perkembangan yang menarik untuk diikuti.
KATEGORI LAIN JUGA MEMILIKI FINALIS
Kategori SD Dreamers menghadirkan Alma Khaira Faizunnisa dari Sekolah Murid Merdeka Tangerang, Yusuf Maulana Savadhana dari SDI Al Azhar BSD Cileungsi, dan Theodore Alexander Simodiharjo dari Xin Zhong School Surabaya.
Sementara itu, kategori EDU Innovators diikuti Miftah Rahmalia Ariyati dari SDN Ngembeh 1 Mojokerto, Decky Zulkarnain dari SMPI As-Shofa Pekanbaru, serta Farhan Mustaqim dari SMAN 2 Tambun Selatan.
Ketiga kelompok finalis tersebut menunjukkan variasi usia dan latar belakang peserta yang terlibat dalam kompetisi.
KARYA PEMENANG DISIAPKAN MASUK RUMAH PENDIDIKAN
Kemendikdasmen juga menyiapkan rencana pemanfaatan karya peserta melalui platform Rumah Pendidikan.
Karya pemenang kategori EDU Innovators direncanakan hadir pada fitur Ruang Murid.
Langkah tersebut diharapkan memberikan kesempatan kepada guru dan peserta didik lain untuk mempelajari serta memanfaatkan inovasi pembelajaran interaktif.
Namun, rencana penayangan karya belum berarti seluruh hasil kompetisi telah tersedia di Rumah Pendidikan pada 5 November.
KODING BUKAN HANYA MENULIS PROGRAM
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, sebelumnya menekankan bahwa pembelajaran koding perlu membantu peserta didik mengembangkan cara berpikir.
Kemampuan yang ingin diperkuat mencakup pemikiran sistematis, kreativitas, kerja sama, dan penyelesaian masalah.
Karena itu, kegiatan koding visual dapat dimanfaatkan sebagai salah satu pendekatan pembelajaran untuk memperkenalkan keterampilan yang relevan dengan perkembangan teknologi.
Peran guru tetap penting dalam membimbing peserta didik memahami proses dan tujuan pembuatan karya.
ACARA PUNCAK DAPAT DISAKSIKAN SECARA DARING
Acara puncak dijadwalkan berlangsung di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta.
Masyarakat dapat mengikuti rangkaian acara melalui kanal YouTube Assemblr World, Rumah Pendidikan, dan Kemendikdasmen.
Pemungutan suara People’s Choice sebelumnya dijadwalkan ditutup pada 4 November 2026 pukul 12.00 WIB.
Hingga sumber yang digunakan dalam berita ini, belum ada hasil pemenang final yang diverifikasi sehingga seluruh peserta tetap disebut sebagai finalis.
Informasi kegiatan dapat dipantau melalui https://rumah.pendidikan.go.id dan kanal resmi Kemendikdasmen.
ImajiNation 2026 menjadi salah satu kegiatan yang mendorong pengembangan kreativitas digital murid dan guru melalui kolaborasi pemerintah, penyelenggara pendidikan, dan mitra teknologi.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir