Berita
Hilmi An Naufal

61 Guru Lolos Seleksi Bakal Calon Kepala Sekolah 2026, Mulai Dibekali Kepemimpinan dan Manajerial

61 Guru Lolos Seleksi Bakal Calon Kepala Sekolah 2026, Mulai Dibekali Kepemimpinan dan Manajerial

10 September 2026 | 06:46

KEBONCINTA.COM – Kamis, 10 September 2026 – Sebanyak 61 peserta terpilih mulai mengikuti rangkaian Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah atau BCKS Tahun 2026 di Sulawesi Utara.

Para peserta tersebut bukan langsung ditunjuk mengikuti pelatihan.

Mereka sebelumnya telah melewati dan dinyatakan lolos tahapan seleksi substansi yang dilaksanakan Direktorat Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen.

Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Sulawesi Utara kemudian menggelar orientasi program sebagai tahapan awal pelatihan pada 8 September 2026.

Program tersebut merupakan bagian dari Program Kepemimpinan Sekolah atau PKS yang dikembangkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Tujuannya adalah memperkuat ketersediaan sekaligus kualitas pemimpin satuan pendidikan.

Kemendikdasmen menilai kepala sekolah mempunyai posisi sangat strategis.

Kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan kemampuan guru mengajar di kelas.

Kepala sekolah mempunyai tanggung jawab memastikan seluruh ekosistem sekolah berjalan dengan baik.

Mulai dari pengelolaan guru, pembelajaran, sarana, budaya sekolah hingga pelayanan terhadap murid.

Karena itu seorang kepala sekolah dituntut mempunyai kompetensi yang lebih luas daripada kemampuan mengajar.

Dalam orientasi BCKS 2026, peserta dibekali sejumlah kemampuan utama.

Materi mencakup kepemimpinan dan manajerial, kompetensi kepribadian dan sosial, pengembangan karakter serta profesionalisme.

Pelatihannya juga tidak seluruhnya dilakukan menggunakan pola tatap muka konvensional.

Tahap awal menggunakan pembelajaran asinkron melalui Learning Management System atau LMS.

Peserta mempelajari berbagai modul secara mandiri.

Pendekatan tersebut memberikan fleksibilitas karena para calon kepala sekolah tetap dapat menyesuaikan pembelajaran dengan kegiatan profesional masing-masing.

Setelah menyelesaikan pembelajaran mandiri, peserta akan masuk pada tahap sinkron atau pembelajaran interaktif bersama pengajar.

Kombinasi pembelajaran mandiri dan pertemuan bersama instruktur dirancang agar peserta tidak hanya memperoleh teori.

Mereka juga mempunyai kesempatan berdiskusi, menganalisis kasus serta memahami penerapan kepemimpinan dalam situasi nyata di sekolah.

Kepala BGTK Provinsi Sulawesi Utara Arianto Batara menekankan sekolah membutuhkan pemimpin yang visioner, transformatif, berintegritas dan adaptif.

Tantangan sekolah sekarang memang semakin kompleks.

Kepala sekolah harus mampu mengelola perubahan kurikulum dan kebijakan pendidikan.

Di saat yang sama mereka menghadapi perkembangan teknologi digital dan kecerdasan artifisial.

Persoalan murid juga semakin beragam.

Mulai dari kebutuhan pendidikan inklusif, kesehatan mental, perundungan hingga tantangan penggunaan teknologi.

Kepala sekolah karena itu tidak cukup hanya memahami administrasi.

Mereka harus mampu membuat keputusan, memimpin guru serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung perkembangan murid.

Program BCKS juga berkaitan dengan Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 mengenai penugasan guru sebagai kepala sekolah.

Regulasi tersebut menjadi salah satu dasar proses penyiapan calon pemimpin sekolah.

Artinya jabatan kepala sekolah tetap berakar dari profesi guru.

Guru yang mempunyai kompetensi dan memenuhi ketentuan dapat berkembang menuju tugas kepemimpinan satuan pendidikan.

Namun prosesnya bukan sekadar promosi administratif.

Kompetensi kepemimpinan perlu dipersiapkan.

Seorang guru yang sangat baik mengajar belum tentu langsung mempunyai kemampuan mengelola puluhan guru, ratusan murid, anggaran sekolah serta hubungan dengan orang tua dan pemerintah daerah.

Karena itu pelatihan menjadi tahapan penting.

Kemampuan manajerial misalnya berkaitan dengan bagaimana sumber daya sekolah digunakan secara efektif.

Kepala sekolah perlu memahami bagaimana program direncanakan, dilaksanakan dan dievaluasi.

Dalam aspek kepemimpinan pembelajaran, kepala sekolah juga perlu membantu guru meningkatkan kualitas pembelajaran.

Ia bukan hanya menjadi penandatangan dokumen administrasi.

Kepala sekolah seharusnya mengetahui bagaimana proses belajar berlangsung di kelas dan membantu menciptakan kondisi agar guru terus berkembang.

Integritas juga mendapatkan perhatian.

Sekolah mengelola berbagai sumber daya dan anggaran publik.

Karena itu kepala sekolah harus mampu menjaga transparansi serta bertanggung jawab dalam pengelolaan dana dan fasilitas.

Selain itu kepala sekolah menjadi salah satu figur yang paling terlihat oleh guru, murid dan masyarakat.

Perilakunya dapat memengaruhi budaya organisasi sekolah.

Program Kepemimpinan Sekolah juga disiapkan di tengah kebutuhan kepala sekolah yang masih menjadi tantangan di sejumlah daerah.

Ketika sekolah tidak memiliki kepala definitif dalam waktu lama, tata kelola dan keberlanjutan program dapat terganggu.

Mempersiapkan calon lebih awal menjadi salah satu cara membangun cadangan pemimpin sekolah yang memenuhi kompetensi.

Namun setelah menyelesaikan pelatihan, peserta tetap harus mengikuti proses dan ketentuan penugasan yang berlaku.

Mengikuti BCKS tidak berarti seluruh peserta otomatis langsung menjadi kepala sekolah pada hari berikutnya.

Penempatan tetap menyesuaikan kebutuhan sekolah serta keputusan pejabat terkait.

Bagi guru, jalur kepala sekolah merupakan salah satu bentuk pengembangan karier yang dapat dipertimbangkan.

Guru yang tertarik pada kepemimpinan perlu membangun kompetensi bukan hanya pada pengajaran, tetapi juga komunikasi, pengambilan keputusan, penyelesaian masalah dan kemampuan memimpin tim.

Program yang diikuti 61 peserta di Sulawesi Utara menjadi bagian dari proses tersebut.

Harapannya, calon pemimpin yang dihasilkan tidak hanya mampu menyelesaikan pekerjaan administrasi.

Mereka diharapkan menjadi kepala sekolah yang benar-benar mampu membawa perubahan terhadap kualitas pembelajaran dan pelayanan bagi murid.

Tags:
pendidikan

Komentar Pengguna