Kesehatan
Rahman Abdullah

6 Manfaat Aktivitas Fisik bagi Remaja, dari Menjaga Berat Badan hingga Mengurangi Stres

6 Manfaat Aktivitas Fisik bagi Remaja, dari Menjaga Berat Badan hingga Mengurangi Stres

26 Oktober 2026 | 19:09

Mengubah posisi dan mengambil jeda untuk bergerak dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan tersebut.

4. Meningkatkan Kelenturan dan Kemampuan Bergerak

Aktivitas fisik yang melibatkan beragam gerakan dapat membantu menjaga kelenturan sendi dan meningkatkan kemampuan tubuh dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Peregangan yang dilakukan dengan benar, misalnya, dapat membantu mempertahankan rentang gerak tubuh. Sementara itu, olahraga yang melibatkan koordinasi dan keseimbangan membantu remaja mengembangkan keterampilan gerak.

Manfaat ini dapat dirasakan saat berjalan, menaiki tangga, membawa barang, maupun mengikuti kegiatan olahraga di sekolah. Agar lebih aman, intensitas latihan perlu ditingkatkan secara bertahap sesuai kemampuan tubuh.

Pemanasan sebelum olahraga dan penggunaan teknik gerakan yang benar juga penting untuk mengurangi risiko cedera.

5. Membantu Mengurangi Risiko Diabetes Tipe 2

Aktivitas fisik memiliki peran dalam membantu tubuh menggunakan glukosa sebagai sumber energi. Gerakan otot saat beraktivitas dapat meningkatkan penggunaan gula darah dan mendukung sensitivitas insulin.

Jika dibarengi dengan pola makan seimbang, tidur cukup, serta kebiasaan hidup sehat lainnya, aktivitas fisik dapat membantu mengurangi sejumlah faktor risiko diabetes melitus tipe 2.

Meski demikian, olahraga bukan jaminan bahwa seseorang tidak akan terkena diabetes. Faktor keturunan, kondisi kesehatan, dan berbagai aspek gaya hidup juga dapat memengaruhi risiko penyakit tersebut.

Membiasakan diri bergerak sejak remaja tetap menjadi langkah positif untuk menjaga kesehatan metabolisme dalam jangka panjang.

Baca Juga: Panduan Pemberkasan PPG PAI: Dokumen yang Perlu Disiapkan dan Langkah Memeriksa Kelengkapannya 

6. Membantu Mengelola Stres dan Menjaga Suasana Hati

Manfaat aktivitas fisik tidak hanya berkaitan dengan kesehatan tubuh. Bergerak secara teratur juga dapat membantu menjaga suasana hati dan mengurangi ketegangan yang muncul akibat tekanan belajar, masalah pertemanan, atau tuntutan sehari-hari.

Berjalan santai, bermain bersama teman, bersepeda, atau mengikuti olahraga yang disukai bisa menjadi cara untuk mengambil jeda dari rutinitas. Aktivitas tersebut juga memberi kesempatan bagi remaja untuk bersosialisasi dan menikmati waktu di luar kegiatan akademik.

Sebagian orang merasa lebih tenang dan segar setelah berolahraga. Meski respons setiap orang berbeda, aktivitas fisik dapat menjadi salah satu cara pendukung untuk mengelola stres.

Namun, jika perasaan tertekan berlangsung lama atau mengganggu kegiatan sehari-hari, remaja tetap perlu mencari dukungan dari orang tua, guru, konselor, atau tenaga profesional yang sesuai.

Berapa Lama Remaja Sebaiknya Beraktivitas Fisik?

Agar manfaatnya lebih optimal, remaja usia 5–17 tahun dianjurkan melakukan aktivitas fisik intensitas sedang hingga berat dengan rata-rata sekitar 60 menit per hari sepanjang minggu. Aktivitas tersebut terutama berupa gerakan aerobik, dengan kegiatan yang menguatkan otot dan tulang setidaknya tiga hari dalam seminggu.

Anjuran ini tidak berarti semua aktivitas harus dilakukan sekaligus. Remaja dapat membaginya ke dalam beberapa kegiatan, seperti berjalan kaki, bersepeda ke tempat yang dekat, bermain di luar rumah, mengikuti pelajaran olahraga, atau melakukan aktivitas fisik bersama keluarga.

Bagi yang belum terbiasa, mulailah dari durasi yang lebih singkat dan tingkatkan secara bertahap. Pilih kegiatan yang menyenangkan agar kebiasaan bergerak lebih mudah dipertahankan.

Selain aktif bergerak, remaja tetap perlu menjaga pola makan bergizi, tidur yang cukup, dan membatasi waktu duduk terlalu lama. Kesehatan yang baik terbentuk dari kombinasi berbagai kebiasaan, bukan hanya satu jenis olahraga.

Jadikan Gerak Aktif sebagai Kebiasaan Sehari-hari

Menjaga kesehatan sejak remaja tidak harus dimulai dengan perubahan besar. Langkah sederhana seperti berjalan kaki, bermain bersama teman, melakukan peregangan di sela belajar, atau membantu pekerjaan rumah dapat menjadi awal yang baik.

Kunci utamanya adalah konsistensi dan memilih aktivitas yang sesuai dengan minat serta kondisi tubuh. Dengan bergerak secara teratur, remaja dapat mendukung kesehatan jantung, menjaga kekuatan otot, membantu mengelola berat badan, dan merawat kesejahteraan mental.

Kebiasaan aktif yang dibangun sejak sekarang merupakan bekal berharga untuk menjalani kehidupan yang lebih sehat pada masa mendatang.***

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
2 / 2
HALAMAN SEBELUMNYA Sebelumnya
Tags:
Aktivitas fisik Kesehatan remaja Manfaat olahraga

Komentar Pengguna