Kesehatan
Rahman Abdullah

6 Bahaya Diabetes Melitus yang Mengintai, dari Kerusakan Ginjal hingga Risiko Stroke

6 Bahaya Diabetes Melitus yang Mengintai, dari Kerusakan Ginjal hingga Risiko Stroke

04 November 2026 | 16:10

KebonCinta.com-- Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit kronis yang perlu diwaspadai karena dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius apabila tidak ditangani dengan baik. Penyakit ini terjadi ketika kadar gula darah berada di atas batas normal akibat tubuh tidak mampu memproduksi insulin dalam jumlah cukup atau tidak dapat menggunakan insulin secara efektif.

Banyak orang menganggap diabetes hanya berkaitan dengan tingginya kadar gula darah. Padahal, jika berlangsung dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memengaruhi berbagai organ tubuh, mulai dari mata, ginjal, jantung, hingga sistem saraf.

Hal yang perlu diperhatikan, diabetes tidak selalu menimbulkan gejala yang jelas pada tahap awal. Akibatnya, sebagian orang baru mengetahui dirinya mengalami diabetes setelah muncul gangguan kesehatan yang lebih serius.

Baca Juga: Dark Chocolate Bukan Sekadar Camilan, Ini Manfaat dan Cara Sehat Mengonsumsinya 

Mengenal Bahaya Diabetes Melitus bagi Tubuh

Gula darah yang terus-menerus tinggi dapat merusak pembuluh darah dan jaringan tubuh secara perlahan. Kerusakan tersebut bisa terjadi selama bertahun-tahun tanpa disadari, terutama jika penderita tidak rutin memeriksakan kondisi kesehatannya.

Berikut beberapa bahaya diabetes melitus yang penting untuk diketahui.

1. Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung dan Stroke

Salah satu komplikasi diabetes yang perlu diwaspadai adalah penyakit kardiovaskular. Kadar gula darah yang tidak terkontrol dapat merusak pembuluh darah dan berkaitan dengan peningkatan tekanan darah serta gangguan kadar kolesterol.

Kondisi tersebut meningkatkan risiko penyakit jantung koroner dan stroke. Risiko ini juga semakin besar apabila seseorang memiliki kebiasaan merokok, kurang bergerak, mengalami obesitas, atau mempunyai tekanan darah tinggi.

Karena itu, menjaga kadar gula darah saja tidak cukup. Penderita diabetes juga perlu memperhatikan tekanan darah, kolesterol, dan kesehatan jantung secara keseluruhan.

2. Menyebabkan Kerusakan Ginjal

Ginjal berfungsi menyaring zat sisa dari darah dan membuangnya melalui urine. Namun, kadar gula darah yang tinggi dalam waktu lama dapat merusak pembuluh darah kecil di ginjal.

Kerusakan tersebut dapat berkembang menjadi penyakit ginjal diabetik. Pada tahap awal, gangguan ini sering tidak menimbulkan keluhan yang mudah dikenali.

Jika kerusakan terus berlanjut, kemampuan ginjal menyaring darah dapat menurun. Dalam kondisi berat, penderita berisiko mengalami gagal ginjal dan membutuhkan terapi pengganti fungsi ginjal, seperti dialisis.

Pemeriksaan fungsi ginjal secara berkala penting dilakukan, terutama bagi orang yang telah lama hidup dengan diabetes.

3. Mengganggu Penglihatan hingga Menyebabkan Kebutaan

Diabetes juga dapat merusak pembuluh darah kecil pada retina, yaitu bagian mata yang berperan menangkap cahaya. Kondisi ini dikenal sebagai retinopati diabetik.

Pada tahap awal, gangguan tersebut bisa terjadi tanpa gejala. Seiring waktu, kerusakan retina dapat menyebabkan penglihatan kabur, munculnya bintik-bintik pada pandangan, bahkan kehilangan penglihatan jika tidak ditangani.

Selain retinopati diabetik, penderita diabetes juga berisiko lebih tinggi mengalami katarak dan glaukoma.

Pemeriksaan mata secara rutin menjadi langkah penting untuk mendeteksi gangguan sejak dini sebelum kerusakan semakin berat.

4. Menyebabkan Kerusakan Saraf

Kadar gula darah yang tinggi dapat merusak saraf, terutama pada bagian kaki dan tangan. Komplikasi ini disebut neuropati diabetik.

Gejalanya dapat berupa kesemutan, mati rasa, sensasi terbakar, nyeri, atau berkurangnya kemampuan merasakan suhu dan luka.

Bahaya muncul ketika penderita tidak menyadari adanya luka pada kaki karena berkurangnya sensasi. Luka kecil yang tidak segera dirawat dapat memburuk, terutama jika aliran darah juga terganggu.

Oleh sebab itu, penderita diabetes dianjurkan memeriksa kondisi kaki setiap hari, menjaga kebersihannya, dan segera mencari pertolongan medis jika menemukan luka yang sulit sembuh.

Baca Juga: Terlalu Lama Duduk saat Bekerja? Ini 8 Cara Menjaga Kesehatan bagi Pekerja Kantoran 

5.

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
1 / 3
LANJUTKAN MEMBACA Selanjutnya
Tags:
Diabetes melitus Bahaya diabetes Komplikasi diabetes

Komentar Pengguna