Kesehatan
Rahman Abdullah

5 Kebiasaan Sederhana untuk Membantu Mencegah Asam Lambung Kambuh, Jangan Diabaikan!

5 Kebiasaan Sederhana untuk Membantu Mencegah Asam Lambung Kambuh, Jangan Diabaikan!

26 Oktober 2026 | 14:51

KebonCinta.com-- Keluhan asam lambung naik bisa muncul pada waktu yang tidak terduga. Sensasi panas di dada, rasa asam di mulut, hingga ketidaknyamanan setelah makan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini sering berkaitan dengan refluks asam, yaitu ketika isi lambung kembali naik ke kerongkongan.

Kabar baiknya, perubahan kecil dalam rutinitas harian dapat membantu mengurangi risiko munculnya keluhan. Selain memperhatikan jenis makanan, waktu makan, porsi, dan kebiasaan setelah makan juga perlu diperhatikan.

Meski begitu, pemicu asam lambung tidak selalu sama pada setiap orang. Karena itu, penting mengenali makanan atau kebiasaan yang membuat gejala semakin terasa, bukan sekadar mengikuti pantangan secara berlebihan.

Baca Juga: Tata Tertib TKA 2026, Siswa Wajib Patuhi Aturan Ini agar Ujian Berjalan Lancar 

1. Pilih Makanan yang Cocok, Pisang Bisa Menjadi Salah Satu Pilihan

Pisang sering menjadi pilihan camilan karena praktis, mengandung serat, dan mudah ditemukan. Buah ini dapat menjadi bagian dari pola makan seimbang bagi orang yang mengalami keluhan asam lambung.

Namun, pisang bukan obat yang terbukti pasti menetralkan asam lambung atau mencegah refluks setelah makan berat. Respons tubuh terhadap makanan juga bisa berbeda-beda. Jika pisang terasa nyaman dikonsumsi, buah ini dapat dimasukkan ke dalam menu sehari-hari sesuai kebutuhan.

Hal yang lebih penting adalah memperhatikan porsi makan. Mengonsumsi makanan dalam jumlah terlalu banyak sekaligus dapat memperburuk gejala pada sebagian orang. Karena itu, cobalah makan dengan porsi wajar dan pilih makanan yang tidak memicu keluhan.

2. Beri Jeda antara Makan Malam dan Waktu Tidur

Kebiasaan langsung berbaring setelah makan bisa membuat gejala refluks lebih mudah muncul, terutama pada malam hari. Posisi tubuh yang mendatar dapat mempermudah isi lambung naik kembali ke kerongkongan.

Untuk mengurangi risiko tersebut, usahakan memberi jeda sekitar tiga jam antara waktu makan dan berbaring atau tidur. Kebiasaan ini sangat penting bagi orang yang kerap mengalami sensasi panas di dada ketika malam tiba.

Jika masih merasa lapar menjelang tidur, perhatikan pilihan dan jumlah makanan yang dikonsumsi. Hindari makan besar terlalu dekat dengan waktu istirahat.

Baca Juga: Kemenag Terbitkan Edaran Salat Istisqa 2026, Umat Islam Diajak Berdoa dan Jaga Lingkungan 

3. Perhatikan Konsumsi Kopi, Soda, dan Cokelat

Kopi, minuman bersoda, dan cokelat termasuk beberapa jenis konsumsi yang dapat memicu atau memperburuk gejala refluks pada sebagian orang. Meski demikian, bukan berarti semua penderita asam lambung harus menghindari seluruh makanan tersebut.

Cobalah mengamati reaksi tubuh setelah mengonsumsi kopi, minuman berkafein, cokelat, makanan berlemak, atau makanan pedas. Jika keluhan berulang setelah mengonsumsi jenis tertentu, kurangi porsinya atau hindari sementara untuk melihat apakah gejala membaik.

Air putih dapat menjadi pilihan minuman sehari-hari. Sementara itu, minuman herbal belum tentu cocok bagi semua orang. Peppermint atau mint, misalnya, justru dapat memperburuk refluks pada sebagian penderita.

Jadi, langkah yang lebih tepat adalah mengenali pemicu pribadi dan menyesuaikan pola makan berdasarkan respons tubuh.

4.

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
1 / 2
LANJUTKAN MEMBACA Selanjutnya
Tags:
Asam Lambung Asam lambung naik Gejala GERD

Komentar Pengguna