KebonCinta.com Air beras dikenal sebagai salah satu bahan alami yang telah lama dikaitkan dengan tradisi kecantikan perempuan Jepang. Bahan sederhana ini berasal dari air bekas rendaman atau rebusan beras yang mengandung pati serta sejumlah senyawa yang berpotensi mendukung perawatan kulit.
Meski sering digunakan dalam perawatan rumahan, manfaat air beras untuk kulit masih membutuhkan penelitian lebih lanjut. Artinya, bahan ini sebaiknya tidak dianggap sebagai pengganti produk skincare yang telah teruji secara dermatologis.
Jika ingin mencoba perawatan kulit dengan bahan alami, air beras bisa dimanfaatkan melalui beberapa cara sederhana. Berikut empat pilihan penggunaannya.
Baca Juga: Amalan Mustajab: Sholawat Munjiyat 11 Kali untuk Memohon Pertolongan Allah
Air beras dapat dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif toner rumahan. Setelah mencuci wajah, Beauties bisa mengaplikasikan sedikit air beras yang telah disaring menggunakan tangan bersih atau kapas lembut.
Pastikan beras sudah dibersihkan dan air yang digunakan aman. Sebelum mengaplikasikannya ke seluruh wajah, lakukan uji coba pada area kecil kulit untuk melihat kemungkinan reaksi yang muncul.
Ingin memberikan sensasi segar pada wajah setelah beraktivitas? Air beras juga bisa digunakan sebagai face mist dengan bantuan botol semprot yang bersih.
Caranya cukup sederhana, yaitu memasukkan air beras yang telah disaring ke dalam botol semprot. Kemudian, semprotkan secukupnya pada wajah.
Namun, penggunaan air beras sebagai face mist belum terbukti secara ilmiah dapat mengecilkan pori-pori, menghilangkan jerawat, atau mengatasi masalah kulit lainnya.
Air beras juga bisa menjadi bahan tambahan dalam perawatan menggunakan sheet mask. Beauties dapat menggunakan lembaran masker kosong yang memang dirancang khusus untuk wajah.
Basahi lembaran masker dengan air beras yang sudah disaring, kemudian aplikasikan pada wajah dalam waktu singkat. Hindari penggunaan masker apabila kulit sedang mengalami iritasi atau terdapat luka terbuka.
Tidak hanya untuk wajah, air beras juga dapat dimanfaatkan dalam perawatan tubuh. Salah satunya dengan mencampurkan air beras ke dalam air mandi.
Penggunaan pati beras dalam air mandi pernah diteliti berkaitan dengan dukungan terhadap fungsi pelindung kulit, khususnya pada kondisi kulit yang mengalami kerusakan akibat paparan bahan iritan tertentu.
Meski demikian, hasil penelitian tersebut tidak serta-merta membuktikan bahwa air rendaman beras rumahan memiliki efek yang sama.
Meskipun berasal dari bahan alami, air beras tetap perlu dipersiapkan dengan cara yang higienis. Gunakan wadah bersih, air yang aman, dan hindari menyimpan air beras terlalu lama karena dapat terkontaminasi mikroorganisme.
Selain itu, hentikan pemakaian apabila muncul kemerahan, gatal, ruam, atau sensasi tidak nyaman. Air beras sebaiknya hanya menjadi pelengkap perawatan, bukan pengganti pelembap, tabir surya, maupun produk perawatan kulit yang dibutuhkan.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir