Ciayumajakuning
Hilmi An Naufal

200 Santri Ikuti Lomba Hari Santri 2026 di Kota Cirebon, Ada Tahfiz, Safinatun Najah dan Aqidatul AwamKebonCinta.com — Sebanyak kurang lebih 200 peserta dari berbagai pondok pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan mengikuti perlombaan dalam rangka memp

200 Santri Ikuti Lomba Hari Santri 2026 di Kota Cirebon, Ada Tahfiz, Safinatun Najah dan Aqidatul AwamKebonCinta.com — Sebanyak kurang lebih 200 peserta dari berbagai pondok pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan mengikuti perlombaan dalam rangka memp

22 Oktober 2026 | 07:27

KebonCinta.com — Sebanyak kurang lebih 200 peserta dari berbagai pondok pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan mengikuti perlombaan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026 di Kota Cirebon, Jawa Barat.

Kegiatan tersebut diselenggarakan Kantor Kementerian Agama Kota Cirebon dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan yang dimulai melalui kegiatan pembukaan pada Senin, 19 Oktober 2026.

Acara berlangsung di halaman Kantor Kemenag Kota Cirebon, kompleks perkantoran Bima.

Kepala Kantor Kemenag Kota Cirebon, Riana Anom Sari, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada santri untuk menunjukkan kemampuan dalam bidang ilmu agama, seni, serta keterampilan berbicara di hadapan umum.

ADA LIMA CABANG PERLOMBAAN

Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Kota Cirebon, Muchamad Nidzom, menjelaskan bahwa penyelenggara menyiapkan lima cabang lomba.

Baca Juga: Santri Asal Dompu Lolos Beasiswa PPI Tunisia, Jadi Orang Pertama dari Daerahnya Kuliah lewat Program Ini 

Cabang yang dipertandingkan meliputi:

  1. Lomba Pidato Bahasa Indonesia.
  2. Lomba Kaligrafi.
  3. Lomba Tahfiz Juz Amma.
  4. Musabaqah Tilawatil Kutub dengan materi kitab Safinatun Najah.
  5. Lomba Lalaran Syair atau Nadzam Kitab Aqidatul Awam.

Untuk lomba Tahfiz Juz Amma, panitia memisahkan kategori putra dan putri karena tingginya antusiasme peserta.

Seluruh cabang perlombaan diselenggarakan secara perorangan.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi kesempatan bagi para santri untuk mengembangkan kemampuan dan mengukur hasil pembelajaran di pesantren.

KITAB SAFINATUN NAJAH DAN AQIDATUL AWAM JADI MATERI LOMBA

Dua kitab yang digunakan dalam kegiatan perlombaan merupakan bagian dari materi pembelajaran yang dikenal di lingkungan pendidikan pesantren.

Safinatun Najah menjadi salah satu kitab dasar yang banyak digunakan dalam pembelajaran fikih.

Sementara itu, Aqidatul Awam merupakan kitab yang membahas pokok-pokok akidah Islam melalui susunan nadzam.

Melalui perlombaan membaca kitab dan melantunkan nadzam, peserta dapat menunjukkan kemampuan memahami serta menyampaikan materi yang telah dipelajari.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mempertahankan tradisi pembelajaran kitab klasik.

SANTRI ANTUSIAS MENGIKUTI PERLOMBAAN

Muchamad Nidzom menjelaskan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi, khususnya pada cabang Tahfiz.

Kegiatan tersebut diikuti para santri dari pondok pesantren dan lembaga pendidikan Islam di Kota Cirebon.

Salah satu peserta, Zahra dari Pondok Pesantren Al-Ma'asy Syauqy, menyampaikan bahwa dirinya telah mempersiapkan diri untuk mengikuti perlombaan.

Menurut keterangan yang dimuat Cirebon Warta pada 19 Oktober 2026, Zahra menjadikan kompetisi tersebut sebagai motivasi untuk terus meningkatkan prestasi dan kemampuan belajar.

KEMENAG KOTA CIREBON IKUTI PUNCAK HARI SANTRI DI INDRAMAYU

Riana Anom Sari menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan Kota Cirebon tidak hanya berisi perlombaan.

Panitia juga menjadwalkan kegiatan ziarah pada Rabu, 21 Oktober 2026.

Adapun puncak peringatan tingkat Provinsi Jawa Barat pada Kamis, 22 Oktober, diselenggarakan di Pondok Pesantren Darul Ma'arif Kaplongan, Kabupaten Indramayu.

Kemenag Kota Cirebon direncanakan turut mengikuti upacara tingkat provinsi tersebut.

BAGAIMANA CARA CEK INFORMASI KEGIATAN?

Masyarakat dapat memantau pengumuman melalui Kantor Kementerian Agama Kota Cirebon serta lembaga pesantren yang mengikuti kegiatan.

Bagi siswa dan santri yang ingin mengetahui hasil perlombaan, informasi sebaiknya diperoleh langsung dari panitia atau pengurus lembaga masing-masing.

Perlu diketahui bahwa perlombaan telah dilaksanakan pada 19 Oktober, sehingga informasi ini bukan pengumuman pembukaan pendaftaran baru.

Peringatan Hari Santri di Kota Cirebon diharapkan dapat memperkuat semangat belajar, melestarikan tradisi keilmuan Islam, dan mendorong santri untuk terus mengembangkan potensi diri.

Tags:
Hari Santri Kota Cirebon Kemenag Kota Cirebon lomba kitab kuning Safinatun Najah Aqidatul Awam tahfiz Juz Amma pondok pesantren Cirebon

Komentar Pengguna