Khazanah
M. Panji Maulana

18 Tokoh Dipilih Jadi Pahlawan Nasional 2026? Ini Kandidat yang Sudah Terungkap dan Jadwal Pengumumannya

18 Tokoh Dipilih Jadi Pahlawan Nasional 2026? Ini Kandidat yang Sudah Terungkap dan Jadwal Pengumumannya

08 November 2026 | 07:38

KebonCinta.com – Penetapan gelar Pahlawan Nasional 2026 menjadi salah satu informasi yang menarik perhatian masyarakat menjelang peringatan Hari Pahlawan pada 10 November. Tahun ini, pemerintah dikabarkan akan memberikan gelar tersebut kepada 18 tokoh yang dinilai memiliki jasa besar bagi bangsa dan negara.

Menteri Kebudayaan sekaligus Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK), Fadli Zon, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memilih 18 tokoh dari sejumlah nama yang direkomendasikan Dewan GTK.

Pernyataan tersebut disampaikan Fadli Zon pada Jumat, 6 November 2026. Ia menjelaskan bahwa para tokoh yang dipilih telah melalui proses penelitian dan pengkajian berjenjang, mulai dari tingkat daerah hingga pusat.

Meski demikian, daftar lengkap nama penerima belum diumumkan secara resmi kepada publik. Pemerintah menjadwalkan pengumuman penganugerahan gelar Pahlawan Nasional pada 10 November 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan.

Sejumlah nama telah muncul dalam pemberitaan mengenai proses pengusulan, di antaranya Raden Mas Margono Djojohadikusumo dan KH Sholeh Darat. Selain itu, terdapat pula nama wartawan Fuad Muhammad Syafruddin atau Udin yang mendapat dukungan untuk diusulkan sebagai Pahlawan Nasional, meskipun proses pengajuannya tidak termasuk dalam daftar yang diproses untuk penganugerahan tahun ini.

Lantas, siapa saja tokoh yang sudah diketahui masuk dalam proses pengusulan? Bagaimana rekam jejak perjuangan mereka dan kapan daftar resmi 18 penerima akan diumumkan?

Presiden Prabowo Pilih 18 Tokoh Penerima Gelar Pahlawan Nasional 2026

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memilih 18 tokoh untuk menerima gelar Pahlawan Nasional pada 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah rekomendasi Dewan GTK diserahkan kepada Presiden dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 4 November 2026.

Menurut Fadli, jumlah penerima tahun ini lebih banyak dibandingkan kebiasaan sebelumnya karena terdapat cukup banyak tokoh yang dinilai memenuhi persyaratan. Beberapa di antaranya bahkan telah diusulkan berulang kali selama bertahun-tahun.

Proses pengusulan tersebut tidak dilakukan secara langsung oleh pemerintah pusat. Setiap calon terlebih dahulu melalui penelitian dan pengkajian oleh Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) tingkat kabupaten/kota dan provinsi.

Selanjutnya, hasil pengkajian diteruskan kepada Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) di lingkungan Kementerian Sosial. Setelah melalui tahapan tersebut, usulan dibahas oleh Dewan GTK sebelum disampaikan kepada Presiden sebagai bahan pertimbangan.

Dengan demikian, terdapat perbedaan antara tokoh yang baru diusulkan, tokoh yang telah lolos tahapan pengkajian, dan tokoh yang telah dipilih Presiden untuk menerima gelar.

Hingga 8 November 2026, pemerintah belum memublikasikan daftar resmi lengkap 18 penerima. Masyarakat masih perlu menunggu pengumuman resmi pada 10 November 2026.

Daftar Kandidat Pahlawan Nasional 2026 yang Sudah Terungkap

Walaupun daftar lengkap penerima belum dibuka, sejumlah nama telah muncul dalam pemberitaan mengenai pengusulan gelar Pahlawan Nasional 2026.

Berikut beberapa tokoh yang perlu diperhatikan, dengan status masing-masing dibedakan berdasarkan informasi yang tersedia.

1. Raden Mas Margono Djojohadikusumo

Asal daerah: Banyumas, Jawa Tengah.

Bidang pengabdian: Ekonomi dan perjuangan kemerdekaan.

Raden Mas Margono Djojohadikusumo merupakan tokoh ekonomi nasional yang dikenal sebagai pendiri Bank Negara Indonesia (BNI) pada 1946. Ia mempunyai peran penting dalam membangun fondasi lembaga keuangan nasional pada masa awal kemerdekaan.

Selain kiprahnya dalam bidang ekonomi, Margono juga tercatat sebagai anggota Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Ia pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Agung pada masa awal kemerdekaan.

Rekam jejaknya juga berkaitan dengan berbagai upaya perjuangan mempertahankan kedaulatan Indonesia.

Margono menjadi salah satu kandidat yang banyak dibicarakan setelah Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengonfirmasi bahwa tokoh tersebut termasuk dalam usulan yang telah disampaikan kepada Dewan GTK.

Pengusulannya berasal dari masyarakat Banyumas melalui Paguyuban Seruan Eling Banyumasan dan telah melalui proses pengkajian di tingkat daerah.

Margono juga dikenal sebagai kakek Presiden Prabowo Subianto. Namun, pengusulan gelar Pahlawan Nasional harus didasarkan pada jasa dan rekam jejak tokoh yang bersangkutan, bukan hubungan keluarganya dengan Presiden.

Status: Teridentifikasi dalam daftar usulan yang diproses untuk 2026. Belum dapat dipastikan sebagai penerima sebelum keputusan resmi diumumkan.

2. KH Sholeh Darat

Asal daerah: Semarang, Jawa Tengah.

Bidang pengabdian: Pendidikan Islam, dakwah, dan pengembangan keilmuan.

KH Sholeh Darat atau Muhammad Sholeh bin Umar al-Samarani merupakan ulama besar yang berperan dalam perkembangan pendidikan dan pemikiran Islam di Indonesia.

Ia dikenal melalui kegiatan dakwah, pengajaran agama, serta karya-karya keislaman yang menggunakan bahasa Jawa dengan aksara Pegon agar lebih mudah dipahami masyarakat.

Salah satu karya yang dikenal luas adalah Faid al-Rahman, sebuah tafsir Al-Qur'an berbahasa Jawa.

Peran KH Sholeh Darat juga berkaitan dengan perkembangan pendidikan Islam di Jawa. Ia dikenal sebagai guru sejumlah tokoh penting, termasuk R.A. Kartini, yang memperoleh pengajaran mengenai Al-Qur'an dan pemahaman keagamaan melalui kajian yang diberikan sang ulama.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyebut KH Sholeh Darat sebagai salah satu tokoh yang diusulkan menjadi calon Pahlawan Nasional pada 2026.

Status: Masuk dalam usulan daerah Jawa Tengah. Belum ada konfirmasi resmi bahwa namanya termasuk dalam 18 tokoh pilihan Presiden.

3. Raden Mas Bambang Suprapto Djojokusumo

Asal daerah: Banyumas, Jawa Tengah.

Nama Raden Mas Bambang Suprapto Djojokusumo tercantum dalam daftar tujuh tokoh yang kembali diusulkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada 2026.

Tokoh ini merupakan salah satu nama yang sebelumnya telah diajukan, tetapi belum mendapatkan persetujuan akhir untuk memperoleh gelar Pahlawan Nasional.

Status: Usulan lanjutan dari Jawa Tengah. Rekam jejak perjuangannya perlu ditelusuri lebih lanjut melalui dokumen pengusulan resmi sebelum dipaparkan secara terperinci.

4.

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
1 / 4
LANJUTKAN MEMBACA Selanjutnya
Tags:
Pahlawan Nasional 2026 calon pahlawan nasional Prabowo Subianto Raden Mas Margono KH Sholeh Darat hari pahlawan 2026

Komentar Pengguna