Kebooncinta — Sebanyak 10 mahasiswa Politeknik ATMI Surakarta memperoleh beasiswa dari Kitano Foundation melalui program Kitano Foundation of Lifelong Integrated Education PT Indonesia Stanley Electric.
Penyerahan beasiswa dilaksanakan di kampus Politeknik ATMI Surakarta pada Kamis, 27 Agustus 2026. Program tersebut menjadi penyaluran beasiswa Kitano Foundation yang pertama kali diberikan kepada mahasiswa di perguruan tinggi vokasi tersebut.
Direktur Politeknik ATMI Surakarta, Andreas Sugijopranoto, menyampaikan bahwa beasiswa diberikan untuk membantu mahasiswa berprestasi yang membutuhkan dukungan pembiayaan pendidikan. Perbedaan kondisi ekonomi keluarga membuat sebagian mahasiswa memerlukan bantuan agar dapat menjalani perkuliahan dengan lebih tenang.
Sepuluh mahasiswa penerima telah mengikuti proses seleksi yang mempertimbangkan kemampuan akademik dan kondisi ekonomi. Informasi mengenai pendaftaran beasiswa sebelumnya disampaikan secara terbuka agar mahasiswa mempunyai kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi.
Pendekatan tersebut penting untuk memastikan bantuan diberikan kepada mahasiswa yang memenuhi kriteria. Prestasi menjadi indikator kesungguhan dalam menjalani pendidikan, sedangkan kondisi ekonomi digunakan untuk melihat kebutuhan dukungan biaya.
Pihak Politeknik ATMI berharap bantuan tersebut dapat mengurangi kekhawatiran mahasiswa dan orang tua mengenai biaya perkuliahan. Dengan beban yang lebih ringan, mahasiswa dapat memusatkan perhatian pada kegiatan akademik, praktik, dan pengembangan kompetensi.
Perwakilan Kitano Foundation sekaligus jajaran direksi PT Indonesia Stanley Electric, Shimabara, hadir dalam penyerahan beasiswa. Pihak yayasan berharap bantuan tidak sekadar meringankan biaya, tetapi juga memotivasi penerima untuk meningkatkan prestasi.
Nilai, komponen biaya yang ditanggung, dan durasi beasiswa belum dirinci dalam publikasi mengenai penyerahan tersebut. Informasi lanjutan diperlukan agar penerima memahami hak, kewajiban, serta ketentuan yang berlaku selama program berjalan.
Kitano Foundation of Lifelong Integrated Education didirikan Takaharu Kitano pada 23 Juni 1975. Yayasan tersebut membawa misi memperluas kesempatan pendidikan berdasarkan prinsip belajar sepanjang hayat, salah satunya melalui pemberian bantuan biaya pendidikan.
Sementara itu, PT Indonesia Stanley Electric merupakan bagian dari jaringan Stanley Electric yang bergerak di bidang manufaktur peralatan otomotif dan produk elektronik terapan. Perusahaan tersebut memiliki basis kegiatan manufaktur di Kabupaten Tangerang, Banten.
Kerja sama beasiswa antara dunia pendidikan dan perusahaan dapat membantu memperluas akses pendidikan vokasi. Dukungan dari perusahaan juga membuka peluang terjadinya pertukaran pengetahuan mengenai perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.
Bagi mahasiswa vokasi, bantuan pembiayaan menjadi semakin berarti karena kegiatan pembelajaran tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Mahasiswa juga harus mengikuti praktik, mengembangkan proyek, menggunakan peralatan, dan mempersiapkan kompetensi profesional.
Program beasiswa perlu disertai pendampingan dan evaluasi berkala. Kampus dapat memantau perkembangan akademik penerima sekaligus memberikan dukungan apabila mahasiswa mengalami kendala selama masa perkuliahan.
Keberlanjutan program menjadi harapan berikutnya. Apabila kerja sama dapat dipertahankan dan jumlah penerima diperluas, semakin banyak mahasiswa dari keluarga yang membutuhkan dukungan bisa menyelesaikan pendidikan tanpa tekanan biaya berlebihan.