KebonCinta.com - Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMA/SMK/sederajat 2026 akan segera dilaksanakan. Gelombang pertama dijadwalkan mulai Senin, 26 Oktober 2026, dengan pelaksanaan ujian selama empat hari.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan peserta adalah pembagian sesi ujian. TKA dijalankan dalam tiga sesi setiap hari dengan jam yang disesuaikan berdasarkan zona waktu Indonesia.
Meskipun jam pada setiap wilayah berbeda, pelaksanaannya tetap dilakukan secara serempak. Artinya, perbedaan waktu di Indonesia Barat, Tengah, dan Timur bukan berarti ada wilayah yang menjalani ujian lebih dahulu dalam jadwal nasional.
Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen, Rahmawati, menjelaskan ketentuan tersebut dalam Webinar Bincang SMA TKA.
Baca Juga: Mulai 2027 Status Guru Berubah? Ini Nasib PPPK Paruh Waktu dan Guru Non-ASN Setelah 31 Desember 2026
"Saat ini, antara Indonesia Barat, Indonesia Tengah, dan Indonesia Timur ini mulainya barengan. Barengan ini artinya serempak bersamaan. Jam 7.00 Indonesia Barat itu sama dengan jam 8.00 Indonesia Tengah, sama dengan jam 9.00 Indonesia Timur," jelas Rahmawati, dikutip dari kanal YouTube Direktorat SMA, Kamis (22/10/2026).
Ia juga menegaskan bahwa perbedaan waktu pelaksanaan hanya mengikuti zona waktu masing-masing daerah.
"Maka perbedaan waktu itu murni selisih dari zona waktu, tapi pelaksanaan TKA-nya dilakukan secara serempak," imbuh Rahmawati.
Lantas, pukul berapa peserta harus mengikuti TKA berdasarkan wilayahnya?
Hari pertama dan kedua pelaksanaan TKA memuat Bahasa Indonesia wajib dan literasi membaca serta Bahasa Inggris wajib. Setiap hari dibagi menjadi tiga sesi.
| Sesi | WIB | WITA | WIT |
|---|---|---|---|
| Sesi 1 | 07.00–08.45 | 08.00–09.45 | 09.00–10.45 |
| Sesi 2 | 09.30–11.15 | 10.30–12.15 | 11.30–13.15 |
| Sesi 3 | 12.00–13.45 | 13.00–14.45 | 14.00–15.45 |
Pada hari pertama, peserta mengerjakan Bahasa Indonesia wajib dan literasi membaca, disertai survei karakter. Hari kedua digunakan untuk Bahasa Inggris wajib dan survei lingkungan belajar.
Durasi Bahasa Indonesia wajib dan literasi membaca maupun Bahasa Inggris wajib masing-masing tercantum selama 75 menit. Sementara itu, survei karakter dan survei lingkungan belajar dialokasikan selama 25 menit sesuai jadwal dalam referensi.
Hari ketiga dikhususkan untuk Matematika wajib dan numerasi. Karena susunan tes berbeda, rentang waktu setiap sesi juga lebih singkat dibandingkan hari pertama dan kedua.
| Sesi | WIB | WITA | WIT |
|---|---|---|---|
| Sesi 1 | 07.00–08.20 | 08.00–09.20 | 09.00–10.20 |
| Sesi 2 | 09.05–10.25 | 10.05–11.25 | 11.05–12.25 |
| Sesi 3 | 11.10–12.30 | 12.10–13.30 | 13.10–14.30 |
Peserta perlu mencocokkan jam tersebut dengan sesi yang ditentukan oleh sekolah. Jangan berasumsi semua peserta memulai ujian pada pukul yang sama di jam lokal masing-masing tanpa memeriksa jadwal penempatan.
Hari keempat TKA SMA/SMK 2026 dialokasikan untuk mata pelajaran pilihan pertama dan kedua. Total waktu pada jadwal sesi mencakup latihan dan pengerjaan dua mata pelajaran pilihan.
| Sesi | WIB | WITA | WIT |
|---|---|---|---|
| Sesi 1 | 07.00–09.05 | 08.00–10.05 | 09.00–11.05 |
| Sesi 2 | 09.35–11.40 | 10.35–12.40 | 11.35–13.40 |
| Sesi 3 | 12.10–14.15 | 13.10–15.15 | 14.10–16.15 |
Berdasarkan referensi, masing-masing mata pelajaran pilihan memperoleh waktu 60 menit, dengan latihan selama lima menit sebelum pengerjaan.
Pelaksanaan TKA SMA/SMK/sederajat 2026 terbagi dalam dua gelombang utama.
Selain itu, terdapat jadwal gelombang khusus pada akhir pekan, yaitu 31 Oktober–1 November dan 7–8 November 2026.
Susunan mata pelajaran pada gelombang utama berlangsung dalam empat hari. Hari pertama untuk Bahasa Indonesia wajib dan literasi membaca, hari kedua untuk Bahasa Inggris wajib, hari ketiga untuk Matematika wajib dan numerasi, serta hari keempat untuk mata pelajaran pilihan.
Siswa perlu memastikan apakah mereka masuk gelombang pertama, gelombang kedua, atau jadwal khusus berdasarkan informasi resmi dari sekolah.
Berdasarkan pedoman pelaksanaan TKA, peserta harus masuk ruangan setelah tanda masuk dibunyikan, yakni 15 menit sebelum ujian dimulai.
Peserta yang terlambat masih memperoleh toleransi maksimal 15 menit, tetapi hanya dapat mengikuti ujian setelah mendapat izin dari pengawas ruangan.
Sebelum ujian, siswa perlu memastikan lokasi, sesi, serta waktu mulai yang berlaku bagi dirinya. Kartu login juga harus disiapkan karena peserta menggunakan nama pengguna dan kata sandi yang diberikan pengawas untuk masuk ke aplikasi TKA.
Selama ujian, peserta dilarang menggunakan perangkat komunikasi elektronik, menyontek, bekerja sama, atau merekam dan menyebarkan soal.
Dengan memahami jadwal sesi dan tata tertib sejak awal, siswa dapat mengurangi risiko terlambat atau salah mengikuti waktu ujian. Pastikan seluruh informasi dicocokkan dengan pemberitahuan resmi sekolah masing-masing.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir