Teh Jahe Bisa Menambah Asupan Cairan, Apa Perannya dalam Menjaga Kesehatan Ginjal?

Teh Jahe Bisa Menambah Asupan Cairan, Apa Perannya dalam Menjaga Kesehatan Ginjal?

14 Oktober 2026 | 15:10

KebonCinta.com - Rasa hangat dan aroma khas jahe membuat minuman ini sering menjadi teman saat beristirahat. Bagi orang yang ingin variasi selain air putih, seduhan jahe juga bisa ikut menyumbang asupan cairan sehari-hari.

Namun, perannya perlu dipahami dengan tepat. Dalam konteks hidrasi, teh jahe membantu melalui cairan yang diminum, bukan berarti jahe dapat membersihkan atau menyembuhkan ginjal.

Ginjal membutuhkan keseimbangan cairan untuk menjalankan fungsinya. National Kidney Foundation menjelaskan bahwa organ ini membantu tubuh mempertahankan air ketika dibutuhkan dan membuang kelebihannya melalui urine. 
Hidrasi yang sehat berarti cairan tubuh berada dalam jumlah yang sesuai, tanpa kekurangan maupun kelebihan.

Baca Juga: Ingin Membuat Latte Jahe? Pasien Penyakit Ginjal Perlu Memperhatikan Pilihan Susu 

Teh Jahe Menjadi Variasi Asupan Cairan Harian

Dalam bahan pemberitaan Republika yang mengutip EatingWell, ahli gizi spesialis nutrisi ginjal Michele Crosmer menyebut teh jahe sebagai salah satu pilihan untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan.

Seduhan jahe berbahan air dapat menjadi variasi bagi orang yang menyukai rasa rempah. Meski demikian, air putih tetap menjadi pilihan utama. National Kidney Foundation menyebut air sebagai pilihan terbaik untuk kesehatan ginjal karena tidak mengandung gula, kalori, maupun bahan tambahan.

Dengan demikian, teh jahe dapat menemani kebiasaan minum sehari-hari, tanpa harus menggantikan seluruh konsumsi air putih.

Baca Juga: Apakah Aman Minum Teh Jahe Setiap Hari? Ini Penjelasannya 
Kecukupan Cairan Membantu Mengurangi Risiko Batu Ginjal

Salah satu alasan asupan cairan perlu diperhatikan adalah kaitannya dengan pencegahan batu ginjal. Ketika cairan kurang, urine dapat menjadi lebih pekat sehingga zat pembentuk batu lebih mudah terkonsentrasi.

National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK) menegaskan bahwa minum cukup cairan, terutama air, merupakan langkah penting untuk membantu mencegah batu ginjal.

 Jumlah yang sesuai perlu dibicarakan dengan tenaga kesehatan, khususnya jika seseorang memiliki kondisi medis tertentu.

Manfaat tersebut berkaitan dengan kecukupan cairan secara keseluruhan. Karena itu, teh jahe tidak tepat dianggap sebagai minuman khusus penghancur batu ginjal.

Baca Juga: Kenali Kefir, Susu Fermentasi yang Menarik Perhatian dalam Penelitian Kesehatan Usus 

Asupan Teh Jahe pada Pasien Ginjal Perlu Disesuaikan

Anjuran mencukupi cairan tidak berarti semua orang perlu minum sebanyak mungkin. Kebutuhan setiap orang berbeda, dipengaruhi aktivitas, cuaca, dan kondisi kesehatan.

Menurut National Kidney Foundation, kebanyakan pasien penyakit ginjal tahap awal tidak memerlukan pembatasan cairan. Namun, ketika penyakit memburuk, pembatasan mungkin diperlukan berdasarkan jumlah urine dan adanya penumpukan cairan dalam tubuh.

Jika dokter menetapkan batas cairan harian, teh jahe juga harus dihitung dalam jumlah tersebut. Pilihan minumannya boleh bervariasi, tetapi porsinya tetap mengikuti kebutuhan tubuh dan arahan tenaga kesehatan.

Tags:
Teh jahe Menjaga Kesehatan Ginjal

Komentar Pengguna