Khazanah
M. Panji Maulana

Tata Cara Sholat Jamak dan Qashar, Lengkap dengan Niat, Syarat, dan Contohnya

Tata Cara Sholat Jamak dan Qashar, Lengkap dengan Niat, Syarat, dan Contohnya

12 Oktober 2026 | 05:13

Jika memilih taqdim, mulai dari sholat pertama dan lanjutkan sholat kedua tanpa jeda panjang. Jika memilih takhir, hadirkan niat penundaan dalam waktu sholat pertama. Saat hendak qashar, niatkan meringkas sholat empat rakaat sejak takbiratul ihram. Laksanakan seluruh rukun sholat seperti biasa; keringanan perjalanan tidak menghapus kewajiban menjaga kesempurnaan gerakan dan bacaan.

Contoh Niat Sholat Jamak dan Qashar

Niat bertempat di hati, sedangkan melafalkannya bukan syarat wajib. Lafal berikut merupakan contoh bantuan belajar menurut redaksi fikih yang biasa digunakan.

Niat Zuhur jamak taqdim sekaligus qashar:

أُصَلِّي فَرْضَ الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا مَجْمُوعًا بِالْعَصْرِ جَمْعَ تَقْدِيمٍ لِلَّهِ تَعَالَى

Ushallî fardhazh-zhuhri rak‘ataini qashran majmû‘an bil-‘ashri jam‘a taqdîmin lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: “Saya berniat sholat fardhu Zuhur dua rakaat dengan qashar, dijamak bersama Asar secara taqdim karena Allah Taala.”

Contoh lafal niat Magrib jamak takhir dengan Isya:

أُصَلِّي فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوعًا بِالْعِشَاءِ جَمْعَ تَأْخِيرٍ لِلَّهِ تَعَالَى

Ushallî fardhal-maghribi tsalâtsa raka‘âtin majmû‘an bil-‘isyâ’i jam‘a ta’khîrin lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: “Saya berniat sholat fardhu Magrib tiga rakaat dijamak bersama Isya secara takhir karena Allah Taala.”

Niat Isya dengan qashar saja:

أُصَلِّي فَرْضَ الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا لِلَّهِ تَعَالَى

Ushallî fardhal-‘isyâ’i rak‘ataini qashran lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: “Saya berniat sholat fardhu Isya dua rakaat dengan qashar karena Allah Taala.” Untuk jamak takhir, niat mengakhirkan pasangan sholat juga harus diperhatikan dalam waktunya yang pertama menurut ketentuan di atas.

Baca Juga: Apa Hukum Sholat Jenazah? Simak Penjelasan Lengkap Beserta Rukun dan Tata Caranya 

Contoh Jamak Magrib dan Isya saat Perjalanan

Musafir yang memenuhi syarat dapat mengerjakan Magrib tiga rakaat, lalu Isya dua rakaat jika sekaligus melakukan qashar. Keduanya bisa dikerjakan pada waktu Magrib sebagai jamak taqdim atau pada waktu Isya sebagai jamak takhir, sesuai ketentuan niat dan urutannya.

Jangan mengurangi Magrib menjadi dua rakaat. Begitu pula, perjalanan yang sangat dekat atau status sudah menetap di tujuan perlu diperiksa kembali sebelum mengambil keringanan.

Bagaimana Jika Sholat Berjamaah?

Apabila musafir bermakmum kepada imam mukim yang melaksanakan empat rakaat, ia mengikuti imam hingga sempurna. Jika hendak menjamak atau mengqashar ketika berada di perjalanan, pastikan status imam, kondisi perjalanan, dan rencana tinggal sudah jelas. Kasus rumit sebaiknya ditanyakan kepada guru fikih tepercaya.

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
2 / 2
HALAMAN SEBELUMNYA Sebelumnya
Tags:
SholatJamak SholatQashar NiatSholatJamak SholatMusafir

Komentar Pengguna