KebonCinta.com — Akun WhatsApp menyimpan banyak informasi pribadi, mulai dari percakapan, nomor kontak hingga berbagai dokumen yang dikirim pengguna.
Karena itu, keamanan akun sebaiknya tidak hanya bergantung pada kode yang diterima ketika mendaftarkan nomor telepon.
WhatsApp menyediakan fitur verifikasi dua langkah sebagai perlindungan tambahan.
Fitur tersebut bersifat opsional tetapi dapat membantu meningkatkan keamanan akun.
Bagaimana cara menggunakannya?
Pertama, buka aplikasi WhatsApp dan masuk ke bagian Pengaturan atau Settings.
Kemudian masuk ke menu Akun.
Cari bagian Verifikasi Dua Langkah.
Pengguna dapat mengaktifkan fitur keamanan tersebut dan mengikuti petunjuk yang ditampilkan di aplikasi.
WhatsApp saat ini juga sedang meningkatkan mekanisme PIN enam digit pada verifikasi dua langkah menjadi penggunaan kata sandi pada sebagian pengguna.
Baca Juga: Data Bansos Tidak Sesuai Kondisi Keluarga? Ini Jalur Pengajuan Pembaruannya
Karena itu, tampilan atau pilihan yang muncul di ponsel dapat berbeda tergantung versi aplikasi dan akun.
Pengguna yang masih memakai PIN dapat menemukan pilihan untuk memperbarui metode keamanan sesuai petunjuk WhatsApp.
Selain membuat PIN atau kata sandi, pengguna sebaiknya menambahkan alamat email yang benar-benar dapat diakses.
Email berguna sebagai perlindungan tambahan dan dapat membantu proses pemulihan ketika pengguna lupa PIN atau kata sandi.
Pastikan email tersebut sudah diverifikasi.
Jangan menggunakan alamat email yang sudah tidak aktif atau tidak lagi dapat dibuka.
Hal yang tidak kalah penting adalah menjaga kode pendaftaran WhatsApp.
Kode enam digit yang diterima melalui SMS, panggilan atau metode resmi lainnya tidak boleh diberikan kepada siapa pun.
WhatsApp secara tegas mengingatkan pengguna untuk tidak membagikan kode pendaftaran maupun kata sandi.
Modus penipuan sering kali menggunakan alasan tertentu untuk meminta kode OTP atau kode pendaftaran.
Pelaku dapat mengaku sebagai teman, petugas, perusahaan maupun pihak lain.
Apabila mendapatkan permintaan semacam itu, abaikan dan jangan memberikan kode.
Pengguna juga sebaiknya memeriksa perangkat yang dipercaya atau tertaut pada akun secara berkala.
Jika menemukan perangkat yang tidak dikenali, segera keluarkan akses tersebut.
Verifikasi dua langkah bukan berarti pengguna boleh mengabaikan keamanan ponsel.
Aktifkan juga kunci layar berupa PIN, sidik jari maupun pengenalan wajah.
Dengan kombinasi perlindungan akun dan perangkat, risiko akses tanpa izin dapat dikurangi.
Langkah sederhana ini penting terutama bagi pengguna yang memakai WhatsApp untuk pekerjaan, bisnis, sekolah maupun komunikasi keluarga.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir