Pendidikan
M. Panji Maulana

Susunan Acara PKG di Sekolah: Contoh Rundown dari Pembukaan hingga Penutupan

Susunan Acara PKG di Sekolah: Contoh Rundown dari Pembukaan hingga Penutupan

17 Oktober 2026 | 14:39

keboncinta.com- Kegiatan Penilaian Kinerja Guru (PKG) atau Pengelolaan Kinerja Guru menjadi salah satu agenda penting di sekolah untuk mendukung peningkatan kompetensi pendidik dan kualitas pembelajaran.

Dalam pelaksanaannya, sekolah sering menyelenggarakan pertemuan bersama yang dihadiri pengawas pembina, kepala sekolah, seluruh dewan guru, serta tenaga kependidikan. Kegiatan tersebut biasanya berlangsung di aula, ruang guru, atau ruang pertemuan sekolah.

Agar berjalan tertib, panitia perlu menyiapkan susunan acara PKG mulai dari pembukaan, sambutan, pengarahan pengawas sekolah, pemaparan teknis, hingga penutupan.

Namun, susunan acara perlu disesuaikan dengan tujuan kegiatan. Pertemuan pembinaan bersama berbeda dari observasi praktik pembelajaran yang dilakukan langsung di kelas.

Berikut contoh susunan acara PKG di sekolah yang dapat dijadikan referensi untuk kegiatan resmi dengan menghadirkan pengawas pembina.

Apa Tujuan Kegiatan PKG di Sekolah?

Pengelolaan Kinerja Guru merupakan proses yang bertujuan mendukung peningkatan kualitas praktik pembelajaran dan pengembangan kompetensi guru.

Dalam panduan resmi Pusat Informasi ULT Kemendikdasmen, pelaksanaan praktik kinerja mencakup diskusi persiapan, observasi, rencana tindak lanjut, pelaksanaan tindak lanjut, serta refleksi dan evaluasi.

Sekolah dapat menyelenggarakan pertemuan bersama sebagai sarana menyamakan pemahaman mengenai tahapan tersebut.

Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi pengawas pembina untuk memberikan arahan dan pendampingan kepada kepala sekolah serta guru.

Contoh Susunan Acara PKG di Sekolah dari Pembukaan hingga Penutupan

Berikut contoh rundown kegiatan PKG setengah hari yang dilaksanakan di aula sekolah, mulai pukul 08.00 hingga 11.30 WIB.

08.00–08.10 WIB: Registrasi Peserta

Seluruh guru dan undangan melakukan pengisian daftar hadir. Panitia memastikan pengawas pembina dan kepala sekolah sudah berada di tempat.

08.10–08.15 WIB: Pembukaan oleh MC

Pembawa acara membuka kegiatan, menyampaikan salam, memberikan penghormatan kepada tamu undangan, dan membacakan agenda acara.

08.15–08.20 WIB: Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an

Petugas membacakan ayat Al-Qur'an sebagai bagian dari pembukaan kegiatan. Agenda ini bersifat pilihan dan dapat disesuaikan dengan karakter satuan pendidikan.

08.20–08.30 WIB: Menyanyikan Lagu Indonesia Raya

Seluruh peserta berdiri untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dipandu petugas.

08.30–08.45 WIB: Sambutan Kepala Sekolah

Kepala sekolah menyampaikan tujuan kegiatan, kondisi umum pembelajaran, serta harapan terhadap pelaksanaan observasi dan pembinaan.

08.45–09.10 WIB: Sambutan dan Pengarahan Pengawas Pembina

Pengawas pembina memberikan arahan mengenai peningkatan profesionalisme guru, mutu pembelajaran, serta pentingnya pelaksanaan evaluasi yang objektif dan konstruktif.

09.10–09.40 WIB: Pemaparan Teknis PKG

Kepala sekolah atau tim yang ditugaskan menjelaskan tahapan PKG, rubrik observasi, indikator perilaku, dokumen persiapan, dan mekanisme tindak lanjut.

09.40–10.10 WIB: Diskusi dan Tanya Jawab

Guru diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan mengenai jadwal observasi, perangkat pembelajaran, atau mekanisme penilaian kinerja.

10.10–10.40 WIB: Pembahasan Rubrik dan Koordinasi Jadwal Observasi

Peserta membahas contoh target perilaku, kesiapan guru, serta jadwal observasi kelas yang akan dilakukan secara individual.

10.40–11.10 WIB: Pembinaan dan Penyusunan Rencana Tindak Lanjut Awal

Pengawas pembina dan kepala sekolah memberikan penegasan mengenai persiapan observasi serta langkah yang harus dilakukan setiap guru.

11.10–11.25 WIB: Penyampaian Kesepakatan Kegiatan

Kepala sekolah menyampaikan hasil pertemuan, pembagian tugas, serta jadwal kegiatan berikutnya.

11.25–11.30 WIB: Doa dan Penutupan

Petugas memimpin doa, kemudian MC menutup acara secara resmi.

Susunan ini merupakan contoh kegiatan tingkat sekolah, bukan format seremonial wajib yang ditetapkan Kemendikdasmen.

Contoh Teks Pembukaan MC Kegiatan PKG

Pembawa acara mempunyai peran penting dalam menjaga kegiatan berlangsung tertib dan sesuai jadwal.

Berikut contoh pembukaan yang dapat digunakan.

"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Yang kami hormati Bapak/Ibu Pengawas Pembina Sekolah, yang kami hormati Bapak/Ibu Kepala Sekolah, serta seluruh Bapak/Ibu Dewan Guru dan Tenaga Kependidikan yang berbahagia.

Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT karena atas rahmat-Nya kita dapat berkumpul dalam kegiatan Observasi dan Pembinaan Kinerja Guru tahun 2026.

Semoga kegiatan ini menjadi sarana meningkatkan kompetensi pendidik serta memperkuat kualitas pembelajaran di sekolah kita."

Setelah pembukaan, MC dapat melanjutkan dengan membacakan susunan acara dan mempersilakan petugas sesuai urutan.

Apa Saja yang Disampaikan Kepala Sekolah dan Pengawas Pembina?

Dalam sambutannya, kepala sekolah sebaiknya menyampaikan gambaran singkat mengenai tujuan kegiatan, kesiapan guru, serta pentingnya kolaborasi untuk meningkatkan pembelajaran.

Sementara itu, pengawas pembina dapat memberikan arahan mengenai pengembangan kompetensi, budaya refleksi, dan praktik pembelajaran yang berpusat pada murid.

Pengawas juga dapat menekankan pentingnya kejujuran dalam menyampaikan kondisi pembelajaran serta keterbukaan menerima masukan.

Perlu dipahami, kehadiran pengawas pembina dalam pertemuan tidak otomatis menjadikannya pejabat penilai kinerja seluruh guru. Kewenangan pemantauan dan penilaian mengikuti ketentuan serta penugasan yang berlaku.

Apakah Observasi Kelas Dilakukan pada Hari yang Sama?

Observasi kelas dapat dilakukan pada hari kegiatan atau dijadwalkan secara terpisah.

Jika seluruh guru mengikuti pertemuan bersama, pelaksanaan observasi biasanya lebih realistis dibagi ke beberapa jadwal.

Hal ini karena setiap guru perlu memperoleh kesempatan menunjukkan praktik pembelajaran sesuai target perilaku yang telah disepakati.

Menurut panduan pelaksanaan praktik kinerja guru Kemendikdasmen, guru perlu mempersiapkan target perilaku dan informasi observasi sebelum pelaksanaan berlangsung.

Baca Juga: Cara Mengisi Dokumen Diskusi Persiapan PKG di Ruang GTK dengan Benar, Simak Langkah-Langkahnya

Apabila observasi dilakukan pada hari berbeda, acara di aula cukup difokuskan pada pengarahan, penyamaan persepsi, dan koordinasi.

Dokumen yang Perlu Disiapkan Panitia Kegiatan PKG

Agar kegiatan berjalan lancar, panitia sebaiknya menyiapkan surat undangan, daftar hadir, jadwal acara, daftar petugas, dan bahan pemaparan.

Kepala sekolah atau tim terkait juga dapat menyiapkan rubrik observasi, jadwal pengamatan kelas, serta informasi mengenai dokumen yang harus disiapkan guru.

Perangkat pembelajaran seperti modul ajar atau RPP sebaiknya disiapkan sesuai kebutuhan masing-masing guru dan kegiatan observasi.

Tidak semua dokumen harus dikumpulkan secara fisik atau diunggah apabila tidak diwajibkan dalam ketentuan yang berlaku.

Selain itu, dokumentasi kegiatan dan notula rapat perlu disimpan sebagai arsip sekolah.

Bagaimana Jika PKG Sudah Dilaksanakan dan Kegiatan Berupa Evaluasi?

Jika pertemuan diselenggarakan setelah seluruh observasi kelas selesai, susunan acara dapat disesuaikan.

Bagian pemaparan persiapan diganti dengan evaluasi pelaksanaan, penyampaian temuan umum, diskusi perbaikan pembelajaran, serta penyusunan program tindak lanjut.

Umpan balik yang bersifat individual sebaiknya tetap diberikan secara pribadi antara guru dan pihak yang berwenang.

Pertemuan bersama tidak perlu digunakan untuk mengumumkan kekurangan atau hasil penilaian setiap guru di hadapan peserta lain.

Baca Juga: Dari Evaluasi ke Aksi: Cara Observasi PMM Membentuk Guru Lebih Kompeten

Tips agar Kegiatan PKG Berjalan Tertib dan Bermanfaat

Kegiatan PKG akan lebih efektif jika sekolah menentukan tujuan serta hasil yang ingin dicapai sejak awal.

Panitia perlu memastikan pengawas pembina menerima informasi jadwal, materi, dan kebutuhan kegiatan sebelum pelaksanaan.

MC juga sebaiknya menjaga ketepatan waktu agar sesi pembinaan dan diskusi memperoleh porsi yang cukup.

Yang terpenting, kegiatan jangan berhenti pada pembukaan, sambutan, dan dokumentasi.

Hasil pertemuan perlu dituangkan dalam kesepakatan yang jelas, seperti jadwal observasi kelas, pembagian tugas pengamat, penyelesaian dokumen persiapan, dan waktu refleksi.

Dengan susunan acara yang terencana, pertemuan PKG bersama kepala sekolah, pengawas pembina, dan seluruh guru dapat menjadi sarana koordinasi yang mendukung peningkatan kualitas pembelajaran secara nyata dan berkelanjutan.

Tags:
PKG Penilaian Kinerja Guru Observasi Kinerja Guru Susunan Acara PKG Rundown Kegiatan

Komentar Pengguna