Gaya Hidup
Al Fina

Sering Lupa Mau Ngomong Apa atau Salah Masuk Ruangan? Ini 5 Penyebab yang Perlu Diketahui

Sering Lupa Mau Ngomong Apa atau Salah Masuk Ruangan? Ini 5 Penyebab yang Perlu Diketahui

14 Oktober 2026 | 19:54

KebonCinta.com — Pernah tiba-tiba kehilangan kata-kata saat sedang berbicara? Atau masuk ke sebuah ruangan, tetapi sesampainya di sana justru lupa apa yang ingin dilakukan? Pengalaman semacam ini cukup sering dialami dalam aktivitas sehari-hari.

Lupa tidak selalu menandakan adanya masalah serius pada otak. Ingatan manusia bekerja melalui beberapa tahapan, mulai dari menerima informasi, menyimpannya, hingga mengambilnya kembali ketika diperlukan. Gangguan pada salah satu tahapan tersebut dapat membuat seseorang kesulitan mengingat sesuatu.

Meski demikian, kebiasaan mudah lupa bisa terasa mengganggu, terutama ketika terjadi berulang kali. Ada sejumlah faktor yang dapat memengaruhi kemampuan mengingat, termasuk perhatian, tekanan pikiran, kualitas tidur, dan banyaknya informasi yang diterima dalam waktu berdekatan.

Baca Juga: TKA SMA 2026 Tidak Wajib! Siswa Belum Siap Bisa Memilih Tidak Ikut, Ini Penjelasan Kemendikdasmen 

Berikut lima penyebab sering lupa yang perlu diketahui, diantaranya: 

1. Kurang Fokus saat Menerima Informasi

Salah satu penyebab seseorang mudah lupa adalah kurangnya perhatian ketika informasi pertama kali diterima. Dalam kondisi ini, informasi belum tentu tersimpan dengan baik sehingga sulit diingat kembali beberapa saat kemudian.

Contohnya, seseorang sedang berbicara dengan teman sambil membaca pesan di ponsel. Walaupun percakapan berlangsung, perhatian yang terbagi dapat membuat sebagian informasi tidak dipahami secara menyeluruh.

Hal serupa dapat terjadi ketika seseorang mengerjakan beberapa tugas sekaligus. Pikiran yang berpindah-pindah membuat proses menerima dan mengolah informasi menjadi kurang optimal.

Karena itu, saat lupa terhadap percakapan atau instruksi yang baru disampaikan, cobalah mengingat kembali apakah informasi tersebut benar-benar diperhatikan sejak awal. Terkadang, persoalannya bukan informasi yang hilang dari ingatan, melainkan informasi yang belum tersimpan secara memadai.

2. Informasi Baru Mengganggu Ingatan Sebelumnya

Pernah mempelajari sesuatu, kemudian kesulitan mengingatnya setelah menerima banyak informasi baru? Pengalaman tersebut dapat berkaitan dengan interference atau interferensi memori.

Dalam proses mengingat, sejumlah informasi dapat saling mengganggu. Ingatan lama bisa membuat seseorang kesulitan mempelajari informasi baru. Sebaliknya, informasi yang baru diterima juga dapat menyulitkan seseorang mengingat informasi sebelumnya.

Misalnya, seseorang sedang berusaha mengingat beberapa instruksi pekerjaan, tetapi pada saat bersamaan menerima banyak pesan dan permintaan tambahan. Ketika harus menjalankan instruksi pertama, ia mungkin kesulitan mengingat detailnya.

Untuk mengurangi risiko lupa, informasi penting dapat segera dicatat dalam buku agenda atau aplikasi pencatat. Membagi pekerjaan menjadi beberapa langkah juga dapat membantu seseorang mengelola informasi dengan lebih teratur.

3. Stres dan Banyaknya Beban Pikiran

Tekanan pikiran juga dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk berkonsentrasi. Ketika menghadapi masalah pekerjaan, urusan keluarga, atau berbagai tuntutan lainnya, perhatian dapat lebih banyak tersita oleh hal-hal yang sedang dipikirkan.

Akibatnya, seseorang mungkin kesulitan menyimak percakapan, mengingat jadwal, atau menyelesaikan tugas yang sebenarnya sudah biasa dilakukan.

Kondisi tersebut dapat membuat pengalaman lupa terasa lebih sering muncul ketika seseorang sedang berada dalam masa penuh tekanan.

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
1 / 2
LANJUTKAN MEMBACA Selanjutnya
Tags:
penyebab sering lupa

Komentar Pengguna