Kesehatan
Rahman Abdullah

Sering Lapar Saat Diet? Apel Bisa Jadi Camilan Pilihan, Ini Alasannya

Sering Lapar Saat Diet? Apel Bisa Jadi Camilan Pilihan, Ini Alasannya

07 Oktober 2026 | 20:16

KebonCinta.com-- Menurunkan berat badan tidak harus selalu berarti mengurangi makan secara drastis. Salah satu cara yang lebih realistis adalah mengatur pilihan makanan sehingga tubuh tetap memperoleh nutrisi sekaligus tidak menerima asupan kalori secara berlebihan.

Dalam hal ini, apel dapat menjadi salah satu pilihan buah yang menarik. Rasanya manis secara alami, mudah ditemukan, praktis dibawa, dan memiliki kandungan serat yang dapat membantu memberikan rasa kenyang.

Namun, manfaat apel untuk diet tetap perlu ditempatkan dalam konteks pola makan secara keseluruhan. Tidak ada satu jenis buah yang bisa membuat berat badan turun tanpa pengaturan makanan dan aktivitas fisik.

Baca Juga: 6 Manfaat Teh Cengkeh yang Menarik Diketahui, Kaya Antioksidan hingga Bantu Relaksasi 

Kalori Relatif Rendah, Cocok untuk Camilan

Salah satu alasan apel sering dipilih dalam menu penurunan berat badan adalah jumlah kalorinya yang relatif rendah dibandingkan banyak camilan olahan.

Mengacu pada data USDA yang tercantum dalam sumber, satu apel sangat kecil dengan berat sekitar 101 gram mengandung sekitar 52,5 kalori. Apel kecil seberat 149 gram memiliki sekitar 77,5 kalori, sedangkan apel berukuran sedang sekitar 182 gram mengandung 94,6 kalori.

Untuk apel besar dengan berat sekitar 223 gram, jumlah energinya berada di kisaran 116 kalori.

Angka tersebut membuat apel cukup praktis sebagai alternatif ketika keinginan ngemil muncul, terutama jika dibandingkan dengan makanan ringan yang tinggi gula, lemak, atau kalori.

Serat Pektin Bantu Mengendalikan Rasa Lapar

Keunggulan lain apel terletak pada kandungan seratnya. Salah satu jenis serat yang terdapat dalam apel adalah pektin.

Serat membantu memperlambat proses pencernaan sehingga rasa kenyang dapat bertahan lebih lama. Efek ini bisa membantu seseorang mengatur keinginan makan dan mengurangi kecenderungan memilih camilan tinggi kalori.

Karena memiliki rasa manis alami, apel juga dapat menjadi pilihan ketika ingin menikmati makanan manis tanpa harus selalu memilih makanan penutup dengan tambahan gula.

Baca Juga: 5 Buah yang Bisa Jadi Pilihan Saat Menjaga Gula Darah, Jangan Lupakan Porsinya 

Baik untuk Menunjang Kesehatan Pencernaan

Manfaat apel tidak berhenti pada pengaturan rasa lapar. Kandungan seratnya juga berperan dalam menjaga fungsi saluran pencernaan.

Asupan serat yang cukup membantu menjaga kelancaran buang air besar dan mendukung lingkungan bakteri baik di dalam usus. Karena itu, memasukkan buah seperti apel ke dalam menu harian dapat membantu memenuhi kebutuhan serat tubuh.

Agar mendapatkan serat lebih banyak, apel dapat dimakan bersama kulitnya setelah dicuci hingga bersih.

Ada Penelitian tentang Konsumsi Apel dan Berat Badan

Potensi apel dalam mendukung penurunan berat badan juga pernah diteliti. Salah satu penelitian yang disebut dalam sumber berasal dari Universitas Negeri Rio de Janeiro.

Dalam penelitian tersebut, peserta yang mengonsumsi sekitar satu setengah buah apel setiap hari selama 12 minggu mengalami penurunan berat badan rata-rata sekitar 1,3 kilogram.

Hasil penelitian seperti ini menunjukkan adanya potensi manfaat, tetapi tidak berarti apel sendirian menjadi penyebab pasti turunnya berat badan. Pola makan, aktivitas fisik, kondisi individu, dan kebiasaan lainnya tetap berpengaruh.

Bukan Cuma Serat, Apel Juga Punya Nutrisi Lain

Apel menyediakan sejumlah zat gizi dan senyawa tumbuhan yang mendukung kesehatan. Buah ini mengandung karbohidrat alami, vitamin C, kalium, serta senyawa antioksidan seperti quercetin dan asam klorogenat.

Kombinasi tersebut membuat apel tidak hanya menarik sebagai camilan rendah kalori, tetapi juga dapat membantu melengkapi kebutuhan nutrisi dalam pola makan sehari-hari.

Baca Juga: Bukan Semua Teh Sama, Ini 3 Jenis Teh dengan Manfaat Berbeda untuk Tubuh 

Cara Menjadikan Apel Bagian dari Menu Diet

Apel bisa dimakan langsung sebagai camilan di antara waktu makan. Sebagian orang juga memilih mengonsumsinya sebelum makan utama untuk membantu mengendalikan rasa lapar.

Yang perlu diingat, manfaat tersebut akan lebih terasa jika apel menggantikan camilan yang tinggi kalori, bukan sekadar ditambahkan ke dalam jumlah makanan harian.

Penurunan berat badan yang sehat tetap membutuhkan pola makan seimbang, aktivitas fisik teratur, tidur cukup, dan kebiasaan yang dapat dipertahankan dalam jangka panjang.

Jadi, apel memang dapat menjadi teman yang baik selama menjalani diet, terutama karena praktis, mengandung serat, dan relatif rendah kalori. Namun, keberhasilan menjaga berat badan tetap ditentukan oleh keseluruhan pola hidup, bukan hanya satu jenis buah.***

Tags:
Apel Tips Diet Diet serat

Komentar Pengguna