KebonCinta.com — Masyarakat dapat kembali mengecek status penerimaan bantuan sosial Program Keluarga Harapan atau PKH dan BPNT untuk periode akhir 2026.
Penyaluran tahap empat mencakup periode Oktober, November dan Desember.
Namun masyarakat perlu memahami bahwa jadwal pencairan tidak selalu sama untuk seluruh penerima dan wilayah.
Karena itu, pengecekan status sebaiknya dilakukan langsung melalui portal resmi Cek Bansos Kementerian Sosial.
Pemerintah kini menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional atau DTSEN sebagai salah satu rujukan data kesejahteraan.
Portal Cek Bansos juga telah menyediakan informasi mengenai kelompok desil keluarga.
Desil menggambarkan kelompok tingkat kesejahteraan berdasarkan berbagai variabel sosial ekonomi.
Desil satu merupakan kelompok 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan terbawah.
Sementara semakin tinggi angka desil menunjukkan posisi kesejahteraan yang lebih tinggi.
Kemensos menjelaskan desil satu sampai empat dapat diusulkan sebagai sasaran bantuan PKH dan Program Sembako.
Cara mengecek bansos kini cukup menggunakan NIK.
Pertama buka laman resmi Cek Bansos Kemensos melalui browser HP.
Masukkan 16 digit NIK sesuai dengan KTP.
Pastikan seluruh angka benar karena satu kesalahan digit dapat membuat pencarian tidak menemukan data.
Setelah itu masukkan huruf kode atau captcha yang tampil.
Jika kode sulit dibaca, pengguna dapat menekan tombol untuk memperbarui captcha.
Selanjutnya klik “CARI DATA”.
Baca Juga: Persiapan TKA Matematika SMA 2026 Tak Cukup Hafal Rumus, Begini Cara Belajar agar Lebih Siap Ujian
Sistem akan menampilkan hasil berdasarkan data DTSEN.
Masyarakat dapat melihat informasi kesejahteraan dan bantuan sesuai data yang tersedia pada sistem.
Jika desil yang muncul dianggap tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya, masyarakat masih dapat melakukan pembaruan.
Kemensos menjelaskan perubahan data dapat disampaikan melalui desa atau kelurahan dan dinas sosial.
Pembaruan juga dapat diajukan melalui aplikasi Cek Bansos dengan menyampaikan data sesuai keadaan sebenarnya.
Setelah diperbarui, tingkat desil akan dihitung ulang oleh Badan Pusat Statistik secara periodik.
Karena data bersifat dinamis, seseorang yang menerima bantuan pada periode sebelumnya tidak otomatis selalu menerima pada tahap berikutnya.
Sebaliknya, keluarga yang sebelumnya tidak masuk dapat mengalami perubahan status setelah pembaruan data dan verifikasi.
Masyarakat juga perlu berhati-hati terhadap tautan palsu yang mengatasnamakan pencairan bansos.
Pengecekan tidak memerlukan pembayaran kepada pihak yang menjanjikan pencairan.
Jangan memberikan PIN ATM, kode OTP maupun kata sandi kepada orang lain.
Gunakan hanya situs dan aplikasi resmi pemerintah untuk mengetahui status bantuan.
Bagi keluarga yang ingin memastikan status pada tahap empat 2026, pengecekan NIK dapat dilakukan sekarang melalui portal Cek Bansos Kemensos.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir