KebonCinta.com-- Kesempatan bagi siswa muslim dan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk menyampaikan pesan keislaman melalui karya digital kembali terbuka. Direktorat PAI Kementerian Agama menggelar lomba konten video kreatif Islami yang mengajak peserta mengangkat nilai iman dan pengalaman beragama dalam kehidupan sehari-hari.
Ajang bertajuk Islamic Creative Video Content Competition ini menjadi ruang bagi pendidik dan pelajar untuk berdakwah dengan pendekatan yang dekat dengan dunia media sosial. Pendaftaran dibuka hingga 19 Oktober 2026, sehingga peserta yang berminat perlu segera mempersiapkan konsep video dan mengikuti ketentuan lomba.
Direktur PAI, M. Munir, menyampaikan bahwa media sosial dapat dimanfaatkan sebagai sarana menyebarkan pesan Islam secara kreatif. Menurutnya, tingginya penggunaan platform digital di Indonesia menjadi peluang bagi siswa dan guru untuk ikut menghadirkan konten keagamaan yang positif.
Baca Juga: Baru Mulai Olahraga, Perut Sudah Tidak Nyaman? Perhatikan Makanan yang Disantap Sebelumnya
Lomba video kreatif Islami tahun ini mengusung tema Islamic Vibes, Faith, Life and Your Story, yang menyoroti hubungan antara Islam, iman, kehidupan, dan pengalaman pribadi.
Melalui tema tersebut, peserta diajak menceritakan bagaimana nilai-nilai Islam hadir dalam keseharian, baik di rumah, sekolah, maupun lingkungan masyarakat. Pengalaman sederhana yang mencerminkan kejujuran, kepedulian, tanggung jawab, dan penerapan ajaran agama dapat menjadi inspirasi untuk dikemas menjadi video yang menarik.
Dengan pendekatan tersebut, dakwah tidak hanya disampaikan melalui ceramah, tetapi juga melalui cerita visual yang relevan dengan kehidupan generasi muda. Kreativitas dalam menyusun narasi dan menyampaikan pesan menjadi bagian penting untuk membuat konten lebih mudah dipahami penonton.
Direktorat PAI membagi kompetisi ini menjadi dua kategori peserta. Kategori pertama diperuntukkan bagi siswa muslim pada jenjang SMP/SMPLB serta SMA/SMK/SMALB.
Kategori kedua terbuka bagi guru PAI di sekolah dari semua jenjang pendidikan. Pembagian tersebut memberi kesempatan kepada pelajar dan pendidik untuk mengekspresikan gagasan keislaman melalui karya video sesuai sudut pandang masing-masing.
Bagi siswa, lomba ini dapat menjadi kesempatan untuk mengembangkan kreativitas sekaligus belajar menyampaikan pesan positif melalui media digital. Sementara itu, guru PAI dapat memanfaatkan ajang ini untuk menunjukkan pendekatan dakwah dan pendidikan agama yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.
Baca Juga: Latihan UTS PKN Kelas 10, Ini 7 Contoh Soal Pilihan Ganda Beserta Jawabannya
Selain menjadi wadah kreativitas, kompetisi ini juga menyediakan hadiah uang tunai bagi para pemenang. Total hadiah yang disiapkan Direktorat PAI mencapai Rp18 juta untuk juara I, II, dan III pada kedua kategori peserta.
Berikut rincian hadiah bagi pemenang di setiap kategori:
Karena terdapat dua kategori, hadiah diberikan kepada tiga pemenang pada masing-masing kategori. Dengan demikian, tersedia enam posisi juara yang diperebutkan oleh peserta dari kalangan siswa dan guru PAI.
Bagi yang ingin berpartisipasi, pendaftaran lomba ditutup pada 19 Oktober 2026. Sementara itu, pengumuman pemenang dijadwalkan pada 30 Oktober 2026 melalui akun Instagram Direktorat PAI.
Informasi lengkap mengenai persyaratan, mekanisme pendaftaran, dan panduan lomba dapat diakses melalui tautan berikut:
Pendaftaran dan Panduan Lomba Konten Video Kreatif Islami:
https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSdxUXkknaz0TTYzhIrnEtELDYOZFdOQKv5ZXyb6ouHcNXyAQA/viewform?pli=1
Peserta juga dapat memantau pembaruan informasi melalui akun Instagram Direktorat PAI Kementerian Agama. Sebelum mengirimkan karya, pastikan seluruh ketentuan dalam panduan resmi telah dibaca dan dipahami.
Lomba video kreatif Islami Kemenag 2026 tidak hanya menawarkan kesempatan meraih hadiah, tetapi juga membuka ruang bagi siswa dan guru untuk menghadirkan dakwah dengan cara yang lebih kreatif.
Melalui video yang mengangkat pengalaman nyata, nilai keislaman dapat disampaikan dengan bahasa visual yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Ajang ini sekaligus mendorong pemanfaatan media sosial untuk menyebarkan pesan yang membangun dan bermanfaat.
Baca Juga: Mandi Malam Sebelum Tidur, Berbahaya atau Justru Bermanfaat bagi Tubuh? Yuk Cari Tahu
Dengan batas pendaftaran pada 19 Oktober 2026, siswa muslim dan guru PAI yang tertarik dapat mulai menyiapkan ide serta memeriksa panduan resmi agar kesempatan mengikuti kompetisi tidak terlewat.***
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir