KebonCinta.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 6. Pendaftaran berlangsung hingga 14 Oktober 2026 melalui platform Skillhub Kemnaker.
Program ini menyasar masyarakat yang ingin meningkatkan keterampilan sebelum memasuki dunia kerja. Di tengah perubahan kebutuhan industri yang semakin cepat, kemampuan kerja tidak lagi cukup hanya mengandalkan ijazah, tetapi juga perlu didukung kompetensi yang relevan.
Baca Juga: WorldSkills Shanghai 2026 dan Tantangan Membangun Pendidikan Vokasi Indonesia
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker Darmawansyah menyebut pelatihan vokasi menjadi salah satu upaya untuk membantu masyarakat memperoleh keterampilan yang sesuai dengan dinamika dunia kerja.
Pelatihan Batch 6 dibuka bagi Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 17 tahun, lulusan SMA, SMK, MA, atau sederajat, serta tidak sedang menempuh pendidikan maupun bekerja.
Baca Juga: Kena PHK atau Kontrak Habis? Ada Pelatihan Vokasi Gratis, Dapat Uang Harian hingga Rp650 Ribu!
Peserta yang lolos akan memperoleh sejumlah fasilitas, mulai dari pelatihan tanpa biaya, makan siang, bantuan transportasi, BPJS Ketenagakerjaan, hingga sertifikat pelatihan dan sertifikasi BNSP.
Pendaftaran diawali dengan mengakses Skillhub Kemnaker dan masuk melalui sistem SIAPkerja. Peserta yang belum memiliki akun perlu melakukan registrasi menggunakan data diri, kemudian melengkapi profil sebagai salah satu syarat mengikuti pelatihan.
Peserta juga dapat mengikuti Asesmen Penilaian Diri dan Asesmen Potensi Diri atau Self Potential Inventory (SPI) untuk mengetahui minat serta kecocokan potensi dengan bidang pekerjaan atau pelatihan yang dipilih.
Baca Juga: Pesantren Kini Punya Akses Pelatihan Vokasi Gratis, Santri Bisa Dibekali Keahlian Kerja
Selanjutnya, peserta memilih program pelatihan melalui Skillhub. Setiap peserta dapat memilih maksimal tiga program kejuruan dalam satu balai pelatihan.
Tahap berikutnya adalah Asesmen Siap Latih yang mengukur kemampuan dasar, seperti pengetahuan umum, verbal, numerik, dan figural.
Pendaftaran berlangsung 1–14 Oktober 2026. Seleksi peserta dijadwalkan pada 15–21 Oktober, pengumuman pada 22 Oktober, sedangkan pelatihan dimulai 28 Oktober 2026.
Program tersebut menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi perlu ditempatkan sebagai proses berkelanjutan. Bagi masyarakat yang belum bekerja, pelatihan vokasi dapat menjadi salah satu jalur untuk membangun keterampilan yang lebih dekat dengan kebutuhan dunia kerja.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir