KebonCinta.com Ada kesempatan menarik bagi Dosen PPG dan Guru Pamong PPG yang ingin meningkatkan kemampuan di bidang pendidikan berbasis teknologi.
Melalui Program Pelatihan Teknis Non Gelar Tahun 2026, peserta akan mendapatkan pengembangan kompetensi dengan fokus Literasi Numerasi menggunakan pendekatan Artificial Intelligence (AI) serta STEM, yang mencakup Science, Technology, Engineering, dan Mathematics.
Sesuai namanya, program ini merupakan pelatihan non gelar, sehingga berbeda dengan program pendidikan seperti S2 atau S3.
Baca Juga: Dosen PPG, Ada Pelatihan Non Gelar 2026! Cek Syarat, Skor Bahasa Inggris hingga Dokumen Wajib
Program ini menyasar Dosen PPG dan Guru Pamong PPG pada LPTK penyelenggara PPG. Untuk peserta dari unsur dosen, persyaratan akademik minimal adalah Magister (S2) dengan IPK minimal 3,00.
Sementara Guru Pamong PPG minimal memiliki kualifikasi akademik S1/D-IV dengan IPK minimal 3,00. Keduanya juga harus mempunyai pengalaman mengajar minimal dua tahun berturut-turut.
Salah satu fokus pelatihan adalah Literasi Numerasi dengan pendekatan AI. Materi ini relevan dengan perkembangan teknologi pendidikan yang semakin mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan dalam proses pembelajaran.
Selain literasi numerasi, program juga mengangkat bidang STEM atau Science, Technology, Engineering, and Mathematics.
Dengan fokus tersebut, peserta diharapkan dapat memperkuat kompetensi yang berkaitan dengan pembelajaran berbasis sains, teknologi, rekayasa, matematika, serta pemanfaatan teknologi dalam pendidikan.
Pendaftaran Program Pelatihan Teknis Non Gelar 2026 berlangsung pada:
29 September-17 Oktober 2026
Setiap LPTK dapat mengusulkan minimal enam orang dosen dan/atau Guru Pamong PPG sebagai calon peserta.
Untuk informasi dan pendaftaran, calon peserta dapat mengakses laman https://gtk.kemendikdasmen.go.id/pelatihanteknis/ppg.
Informasi program juga tersedia melalui laman pelatihan teknis Kemendikdasmen.
Dengan batas pendaftaran yang semakin dekat, calon peserta perlu segera memastikan status kepegawaian, kualifikasi akademik, pengalaman mengajar, sertifikat bahasa Inggris, serta dokumen administrasi lainnya sudah memenuhi ketentuan.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir