KebonCinta.com - Menguasai bahasa Inggris merupakan salah satu syarat utama dan paling krusial ketika Anda berencana melamar beasiswa, baik beasiswa luar negeri maupun beasiswa dalam negeri kelas internasional.
Kerap kali, sertifikat kemampuan bahasa Inggris seperti IELTS, TOEFL iBT, atau Duolingo English Test (DET) menjadi "benteng utama" yang menentukan apakah berkas pendaftaran Anda akan lolos ke tahap berikutnya.
Namun, tidak sedikit pemburu beasiswa (scholarship hunters) yang bingung harus memulai dari mana. Artikel ini akan mengulas panduan langkah demi langkah tentang cara mempersiapkan bahasa Inggris untuk beasiswa secara terstruktur, efektif, dan hemat waktu.
Baca Juga: Mulai 2027 Status Guru Berubah? Ini Nasib PPPK Paruh Waktu dan Guru Non-ASN Setelah 31 Desember 2026
Langkah pertama dalam persiapan adalah mengetahui jenis tes yang diminta oleh lembaga penyedia beasiswa atau universitas tujuan Anda. Setiap lembaga memiliki kriteria dan standar minimal skor yang berbeda.
| Jenis Tes | Penggunaan Umum | Format & Skor Maksimal |
|---|---|---|
| IELTS Academic | Kampus Eropa, UK, Australia, Selandia Baru, Asia | 4 Skill (Listening, Reading, Writing, Speaking) — Skor Band 0–9.0 |
| TOEFL iBT | Kampus Amerika Serikat, Kanada, beberapa negara Eropa/Asia | Internet-based Test — Skor 0–120 |
| Duolingo English Test (DET) | Beberapa kampus di AS & Eropa pasca-pandemi | Komputerisasi adaptif — Skor 10–160 |
| TOEFL ITP | Beasiswa dalam negeri (misal: LPDP jalur tertentu, instansi lokal) | Paper-based (fokus Listening, Structure, Reading) — Skor 310–677 |
Tips: Pastikan Anda mengambil tes jenis Academic (bukan General Training) untuk keperluan studi akademik.
Jangan belajar tanpa arah yang jelas. Ketahui target angka yang harus Anda capai. Sebagai gambaran umum:
Setelah tahu target skor, catat deadline pendaftaran beasiswa. Idealnya, mulailah persiapan 6 hingga 12 bulan sebelum pendaftaran dibuka.
Sebelum membeli buku atau mendaftar kursus mahal, ketahui posisi baseline kemampuan bahasa Inggris Anda saat ini.
Persiapan tes bahasa Inggris akademik membutuhkan pendekatan yang berbeda pada tiap komponennya:
Mengandalkan jam belajar kelas saja tidak cukup. Buat diri Anda terbiasa dengan bahasa Inggris setiap hari:
Sertifikat resmi seperti IELTS atau TOEFL iBT membutuhkan biaya yang cukup tinggi dan berlaku selama 2 tahun.
Mempersiapkan bahasa Inggris untuk tes beasiswa bukan sekadar menghafal rumus tata bahasa, melainkan membangun kebiasaan dan strategi yang tepat. Dengan memahami syarat beasiswa, mengetahui kelemahan diri, serta berlatih secara konsisten sejak jauh hari, peluang Anda untuk meraih skor impian dan lolos seleksi beasiswa akan terbuka lebar.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir