Kesehatan
Rahman Abdullah

Olahraga Saja Belum Cukup, Duduk Terlalu Lama Bisa Ganggu Pembuluh Darah

Olahraga Saja Belum Cukup, Duduk Terlalu Lama Bisa Ganggu Pembuluh Darah

19 Oktober 2026 | 22:02

KebonCinta.com-- Olahraga rutin memang menjadi salah satu kebiasaan penting untuk menjaga tubuh tetap sehat. Aktivitas fisik dapat membantu mengontrol berat badan, menjaga kebugaran, mendukung kesehatan mental, serta menurunkan risiko berbagai penyakit.

Namun, ada satu kebiasaan sehari-hari yang sering luput dari perhatian, yakni duduk terlalu lama. Bagi sebagian orang, duduk selama berjam-jam sudah menjadi bagian dari rutinitas, terutama ketika bekerja di depan komputer, mengemudi, menjahit, atau melakukan pekerjaan yang mengharuskan tubuh berada dalam posisi sama dalam waktu panjang.

Persoalannya, rajin berolahraga belum tentu sepenuhnya menghapus dampak dari terlalu lama duduk.

Sebuah penelitian yang dilakukan peneliti dari University of California San Diego (UCSD) pada 2023 melaporkan adanya hubungan antara duduk lebih dari 11 jam sehari dan peningkatan risiko kematian. Dalam laporan tersebut, risikonya disebut mencapai 57 persen.

Duduk dalam waktu panjang dapat memengaruhi sirkulasi darah, metabolisme, kekuatan otot, hingga kesehatan tulang. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena tubuh manusia pada dasarnya membutuhkan gerakan secara berkala.

Baca Juga: Rangkuman Materi TKA SMA Bahasa Jepang, Pelajari Kosakata, Hiragana, Katakana, hingga Tata Bahasa 

Duduk Dua Jam Saja Sudah Bisa Memengaruhi Pembuluh Darah

Anggapan bahwa olahraga dapat sepenuhnya menetralkan kebiasaan duduk lama perlu dipertimbangkan kembali. Penelitian dari University of Birmingham yang diterbitkan dalam The Journal of Physiology menemukan bahwa duduk tanpa bergerak selama dua jam dapat memengaruhi fungsi pembuluh darah.

Penelitian tersebut melibatkan 40 pria dewasa sehat. Para peserta dibagi berdasarkan tingkat kebugaran yang dilihat melalui pengukuran VO₂max, sehingga terdapat kelompok dengan tingkat kebugaran lebih tinggi dan kelompok yang relatif kurang bugar.

Seluruh peserta kemudian diminta duduk selama dua jam tanpa jeda dengan posisi tubuh yang dibuat seragam. Kondisi tersebut dirancang untuk menggambarkan situasi yang mungkin dialami seseorang ketika bekerja dalam posisi duduk.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kelompok mengalami penurunan fungsi pelebaran pembuluh darah. Kondisi tersebut diketahui melalui pemeriksaan flow-mediated dilation atau FMD.

Artinya, seseorang yang memiliki kebugaran fisik baik pun tetap dapat mengalami perubahan pada fungsi pembuluh darah ketika tubuh terlalu lama berada dalam posisi tidak bergerak.

Bagian Tubuh yang Tidak Banyak Bergerak Ikut Terdampak

Dampak paling terlihat dalam penelitian tersebut terjadi pada pembuluh darah di bagian paha. Hal ini dinilai berkaitan dengan posisi duduk yang membuat kaki dan bagian bawah tubuh relatif tidak banyak bergerak.

Peneliti juga menemukan adanya perubahan pada suplai oksigen menuju jaringan otot betis. Temuan ini menunjukkan bahwa efek duduk dalam waktu lama tidak hanya berkaitan dengan pembuluh darah besar, tetapi juga dapat berhubungan dengan sirkulasi pada pembuluh darah yang lebih kecil.

Besarnya penurunan fungsi pembuluh darah yang ditemukan memang tergolong kecil, sekitar satu persen setelah dua jam duduk. Namun, persoalannya bukan hanya pada satu kali duduk.

Jika pola tersebut berulang setiap hari selama bertahun-tahun, paparan yang terus-menerus dapat menjadi perhatian bagi kesehatan pembuluh darah dan sistem kardiovaskular.

Baca Juga: Rangkuman Materi TKA SMA Bahasa Prancis, Pelajari Kosakata hingga Tata Bahasa untuk Persiapan Ujian 

Mengapa Duduk Lama Sulit Dihindari?

Bagi sebagian orang, mengurangi waktu duduk bukan perkara mudah. Pekerja kantoran dapat menghabiskan sebagian besar jam kerja di depan komputer. Sopir harus duduk selama perjalanan, sementara pekerja digital bisa berjam-jam berada di depan layar.

Kondisi serupa juga dapat dialami mahasiswa, pelajar, penjahit, teknisi tertentu, hingga orang yang menghabiskan waktu luangnya dengan menonton televisi atau menggunakan perangkat digital.

Karena itu, persoalan duduk lama bukan sekadar kebiasaan individu. Lingkungan kerja dan pola aktivitas sehari-hari juga ikut menentukan berapa lama seseorang berada dalam posisi duduk.

Solusinya bukan berarti seseorang harus berhenti duduk sama sekali. Yang lebih penting adalah menghindari posisi tidak bergerak dalam waktu terlalu panjang dengan menyelipkan aktivitas fisik di antara rutinitas.

Cokelat Kaya Flavonol Menjadi Temuan Menarik

Dalam penelitian lanjutan, para peneliti kemudian melihat apakah asupan tertentu dapat membantu mengurangi perubahan fungsi pembuluh darah akibat duduk lama.

Salah satu yang diuji adalah minuman berbahan cokelat dengan kandungan flavonol berbeda.

Flavonol merupakan senyawa alami yang ditemukan pada kakao dan dikenal memiliki aktivitas antioksidan. Dalam eksperimen tersebut, peserta diberikan dua jenis minuman cokelat, yakni minuman dengan kadar flavonol rendah dan minuman dengan kandungan flavonol tinggi.

Hasilnya menarik. Setelah mengonsumsi minuman dengan kadar flavonol rendah, gangguan fungsi pembuluh darah akibat duduk selama dua jam masih terlihat.

Sementara itu, pada peserta yang mendapatkan minuman kaya flavonol, penurunan fungsi tersebut tidak ditemukan. Fungsi pembuluh darah tetap terjaga meskipun mereka duduk dalam durasi yang sama.

Temuan tersebut terlihat pada kelompok dengan tingkat kebugaran lebih tinggi maupun kelompok yang kurang bugar.

Bukan Berarti Bisa Bebas Duduk karena Minum Cokelat

Meski hasil penelitian mengenai flavonol menarik, bukan berarti cokelat dapat dijadikan solusi utama untuk mengatasi kebiasaan duduk terlalu lama.

Produk yang digunakan dalam penelitian juga bukan sekadar cokelat instan yang biasa ditemukan di pasaran. Minuman tersebut dibuat dari kakao dengan kandungan flavonol yang relatif tinggi dan terjaga.

Produk dengan karakteristik seperti itu juga belum tentu sama dengan semua produk cokelat yang tersedia secara komersial.

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
1 / 2
LANJUTKAN MEMBACA Selanjutnya
Tags:
Duduk lama Olahraga Flavonol

Komentar Pengguna