KebonCinta.com – Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) yang tidak ditemukan saat pencarian atau berbeda dengan nomor pada ijazah sering membuat siswa dan orang tua kebingungan. Masalah ini dapat muncul ketika pindah sekolah, melanjutkan pendidikan, atau mendaftar kuliah. Namun, perbaikannya tidak selalu harus dengan menerbitkan NISN baru. Berikut langkah pemeriksaan dan perbaikan berdasarkan panduan Kemendikdasmen.
NISN merupakan nomor identitas unik peserta didik yang terdiri atas 10 digit angka. Menurut Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemendikdasmen, setiap peserta didik seharusnya memiliki satu NISN yang digunakan sebagai kode referensi pendidikan.
Nomor ini berkaitan dengan administrasi sekolah, pendataan kelulusan, dan berbagai layanan pendidikan. Karena itu, ketidaksesuaian perlu diperiksa menggunakan data resmi, bukan sekadar perkiraan.
Baca Juga: NPSN dan NISN: Apa Bedanya, Apa Fungsinya, dan Bagaimana Cara Mengeceknya?
Untuk memeriksa data NISN, lakukan langkah berikut:
Apabila layanan tidak dapat diakses, coba kembali secara berkala. Jangan memasukkan data pribadi ke situs tidak resmi yang menawarkan pencarian NISN.
Ada beberapa kemungkinan penyebab, antara lain:
Kemendikdasmen mengelompokkan NISN kosong dan NISN ganda sebagai residu NISN yang perlu ditindaklanjuti. Hasil pencarian kosong tidak otomatis membuktikan siswa belum pernah memiliki NISN.
Jika siswa masih bersekolah, orang tua sebaiknya menghubungi operator sekolah.
Siapkan akta kelahiran, Kartu Keluarga, dan ijazah jenjang sebelumnya jika tersedia. Operator dapat memeriksa data peserta didik melalui Dapodik dan VervalPD.
Apabila identitas berbeda, lakukan verifikasi berdasarkan dokumen resmi. Untuk perubahan identitas yang signifikan, Unit Layanan Terpadu Kemendikdasmen mengarahkan koordinasi dengan Dukcapil agar dokumen pendukung yang diperlukan tersedia.
Perbaikan harus mengikuti fitur dan kewenangan yang tersedia pada sistem.
Baca Juga: NISN Sudah Terbit di VervalPD tapi Belum Masuk Dapodik? Ini Langkah Operator
Contohnya, seorang siswa mempunyai NISN pada ijazah SMP, tetapi saat masuk SMA memperoleh nomor berbeda.
Menurut FAQ resmi Direktorat SMA, sekolah harus memeriksa terlebih dahulu apakah NISN pada ijazah SMP benar-benar milik siswa tersebut.
Jika NISN lama valid dan milik siswa bersangkutan, sekolah dapat mengajukan perubahan melalui menu Edit NISN di VervalPD dengan melampirkan ijazah sebelumnya. Perubahan berlaku setelah pemeriksaan dan persetujuan Pusdatin.
Jika NISN lama ternyata bukan milik siswa, gunakan NISN baru yang sah. Jangan mengklaim nomor milik orang lain hanya agar sama dengan ijazah.
Apabila nomor pada ijazah sebelumnya tidak tercatat dalam arsip resmi, sedangkan siswa sudah mempunyai NISN baru yang valid, Direktorat SMA mengarahkan penggunaan nomor baru tersebut.
Namun, bila siswa belum memiliki NISN sama sekali, sekolah dapat mengajukan penerbitan melalui fasilitas Penerbitan NISN Tingkat Lanjut di VervalPD sesuai persyaratan.
Pengajuan memerlukan pemeriksaan Pusdatin. Operator tidak boleh membuat nomor secara mandiri atau menggunakan nomor peserta didik lain.
Penyelesaiannya bergantung pada tahun penerbitan ijazah.
Untuk ijazah yang diterbitkan sebelum Tahun Ajaran 2024/2025, pedoman Kemendikdasmen menyediakan mekanisme surat keterangan kesalahan penulisan dari pihak yang berwenang, dengan dokumen pendukung sesuai ketentuan.
Untuk ijazah yang diterbitkan mulai Tahun Ajaran 2024/2025, perbaikan mengikuti mekanisme pengelolaan ijazah melalui sistem dan sekolah penerbit.
Jangan mengubah, mencoret, atau mencetak ulang sendiri bagian NISN pada ijazah resmi.
Kemendikdasmen menyediakan layanan Verval Lulusan melalui https://pd.data.kemendikdasmen.go.id/verval-lulusan/.
Berdasarkan keterangan pada portal, layanan pengajuan mandiri untuk lulusan SMA/SMK/MA/Ulya ditujukan terutama bagi peserta didik yang lulus sebelum Tahun Ajaran 2024/2025, dengan pengecualian tertentu bagi lulusan pondok pesantren.
Lulusan mulai Tahun Ajaran 2024/2025 diarahkan melakukan perbaikan melalui sekolah asal atau penerbit ijazah menggunakan aplikasi Manajemen Ijazah.
Siapkan dokumen yang diminta sistem dan simpan bukti pengajuan.
Apabila muncul pemberitahuan “Perbaikan data tidak dapat dilakukan”, jangan berulang kali mengubah identitas tanpa dasar.
Kemendikdasmen menyediakan formulir pengaduan Unit Layanan Terpadu. Lampirkan tangkapan layar kendala, identitas sekolah, dan penjelasan masalah melalui kanal resmi.
Pilih kategori layanan NISN atau VervalPD yang sesuai. Hindari mengunggah NIK, NISN, dan ijazah ke komentar publik atau grup media sosial.
Setelah permohonan diproses, periksa kembali NISN pada layanan resmi dan konfirmasikan kepada operator sekolah.
Pastikan nomor yang digunakan sesuai dengan hasil verifikasi, terutama sebelum pendaftaran sekolah lanjutan atau perguruan tinggi.
Jangan mengajukan nomor baru hanya karena pembaruan belum terlihat. Pemeriksaan bertahap membantu mencegah duplikasi dan menjaga riwayat pendidikan siswa.
Referensi resmi:
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir