Khazanah
M. Panji Maulana

Lupa Membaca Tahiyat Awal dan Sudah Berdiri, Apa yang Harus Dilakukan?

Lupa Membaca Tahiyat Awal dan Sudah Berdiri, Apa yang Harus Dilakukan?

20 Oktober 2026 | 06:12

Aturan “sudah berdiri jangan duduk lagi” tidak diterapkan tanpa melihat konteks berjamaah.

Cara Melakukan Sujud Sahwi

Untuk kasus tahiyat awal yang tertinggal, sujud sahwi menurut mazhab Syafi’i dilakukan sebelum salam:

  1. Selesaikan tasyahud akhir beserta bacaan yang disyariatkan.
  2. Niatkan sujud sahwi dalam hati.
  3. Bertakbir dan lakukan sujud pertama dengan tenang.
  4. Duduk di antara dua sujud.
  5. Lakukan sujud kedua.
  6. Kembali duduk, kemudian salam.

Bacaan sujud dapat menggunakan tasbih sebagaimana sujud dalam sholat. Tidak hafal bacaan khusus yang biasa diajarkan untuk sujud sahwi bukan alasan meninggalkannya.

Jumlahnya tetap dua sujud, bukan dua rakaat. Banyaknya sebab kelupaan juga tidak otomatis membuat jumlah sujud sahwi harus dilipatgandakan.

Apakah Harus Mengulang jika Lupa Sujud Sahwi?

Dalam mazhab Syafi’i, sujud sahwi berstatus sunah. Meninggalkannya tidak dengan sendirinya membatalkan sholat yang telah memenuhi rukun dan syaratnya.

Karena itu, lupa tahiyat awal sekaligus tidak melakukan sujud sahwi bukan alasan otomatis untuk mengulang seluruh sholat.

Tetap bedakan masalah ini dari tertinggalnya rukun. Sujud sahwi bukan pengganti semua rukun yang tidak dikerjakan.

Saat kelupaan terjadi, tenangkan diri dan perhatikan keadaan: belum tegak, sudah berdiri sempurna, atau sedang mengikuti imam. Pemahaman tersebut membantu seseorang memperbaiki kekeliruan dengan tepat, tanpa menambah gerakan karena panik.

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
2 / 2
HALAMAN SEBELUMNYA Sebelumnya
Tags:
Tahiyat Awal Sujud Sahwi hukum sholat Fikih Sholat Mazhab Syafii Sholat Berjamaah Imam dan Makmum

Komentar Pengguna