KebonCinta.com Semarak Hari Santri Nasional 2026 kembali hadir dengan berbagai kegiatan yang melibatkan para santri dan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan. Salah satunya melalui Lomba Hari Santri Nasional Se-Jawa Barat 2026 yang digelar di Pondok Pesantren Darul Ma’arif Kaplongan, Kabupaten Indramayu.
Kompetisi ini menjadi ruang bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan di bidang keagamaan, intelektual, dakwah, hingga seni Islami. Menariknya, panitia menyediakan total hadiah puluhan juta rupiah bagi para peserta yang berhasil meraih prestasi.
Tak hanya diperuntukkan bagi santri pesantren, sejumlah cabang lomba juga terbuka bagi siswa SD, SMP, SMA hingga mahasiswa.
Baca Juga: Kemenag Usulkan Bantuan Kesejahteraan Guru Non-ASN hingga Rp37,95 Triliun, Ini 3 Skemanya
Berdasarkan informasi dalam poster resmi kegiatan, terdapat lima jenis perlombaan yang dapat diikuti peserta dari berbagai tingkatan pendidikan.
Berikut daftar lengkapnya:
Cabang pertama adalah Musabaqah Hifzhil Qur'an (MHQ) Juz 30 yang diperuntukkan bagi peserta dari jenjang MI/SD.
Lomba ini menjadi kesempatan bagi para pelajar untuk menguji kemampuan hafalan Al-Qur'an sekaligus meningkatkan kecintaan terhadap kitab suci sejak usia dini.
Peserta yang memiliki kemampuan membaca dan memahami kitab kuning dapat mengikuti Lomba Qira'atul Kutub.
Kompetisi ini dibuka untuk dua jenjang, yakni:
Kemampuan membaca teks keislaman dan memahami kandungan kitab menjadi bagian penting dalam cabang perlombaan tersebut.
Bagi peserta yang memiliki kemampuan argumentasi dan wawasan keislaman, tersedia Lomba Debat Islami.
Cabang ini juga terbuka untuk peserta MTs/SMP serta MA/SMA. Peserta tidak hanya dituntut mampu menyampaikan pendapat, tetapi juga mengembangkan argumentasi berdasarkan pengetahuan dan perspektif keislaman.
Kemampuan berdakwah sejak usia muda juga mendapatkan ruang melalui Lomba Dai Cilik.
Kompetisi ini dapat diikuti peserta dari jenjang MI/SD dan MTs/SMP. Melalui lomba tersebut, peserta dapat mengasah kemampuan berbicara di depan umum sekaligus menyampaikan pesan-pesan keagamaan secara menarik.
Sementara bagi peserta yang memiliki kemampuan seni dan kreativitas Islami, panitia menyediakan Lomba Kaligrafi.
Pesertanya berasal dari tiga kelompok jenjang pendidikan, yaitu:
Cabang ini memberikan kesempatan bagi pelajar dan mahasiswa untuk menuangkan kreativitas melalui seni tulisan Arab dan kaligrafi.
Bagi calon peserta yang tertarik mengikuti kompetisi ini, pendaftaran dibuka mulai 1 Oktober hingga 10 Oktober 2026.
Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui tautan https://bit.ly/hsnjabar2026.
Selain melalui tautan tersebut, informasi pendaftaran juga dapat diperoleh melalui email hsn@darulmaarif.net.
Panitia juga menyediakan kontak yang dapat dihubungi untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai perlombaan.
Contact Person:
0878-2288-6060 (Ustadzah Aniq)
Salah satu daya tarik utama Lomba Hari Santri Nasional 2026 Se-Jawa Barat adalah hadiah yang disiapkan panitia.
Dalam informasi yang tercantum pada poster, total hadiah yang disediakan mencapai puluhan juta rupiah. Besarnya hadiah tersebut menjadi peluang bagi para santri, siswa, dan mahasiswa untuk tidak hanya mengasah kemampuan, tetapi juga membawa pulang penghargaan atas prestasi yang diraih.
Kompetisi ini sekaligus menjadi momentum untuk memperingati Hari Santri dengan kegiatan yang bersifat edukatif dan kompetitif.
Bagi santri atau pelajar yang ingin berpartisipasi, pendaftaran Lomba Hari Santri Nasional 2026 Se-Jawa Barat hanya dibuka pada 1-10 Oktober 2026. Karena waktu pendaftaran terbatas, calon peserta sebaiknya segera mempersiapkan persyaratan dan memilih cabang lomba yang sesuai.
Informasi lengkap mengenai persyaratan dan teknis perlombaan dapat diperoleh melalui tautan pendaftaran bit.ly/hsnjabar2026 atau menghubungi panitia melalui nomor 0878-2288-6060.
Jangan hanya merayakan Hari Santri, saatnya menunjukkan prestasi dan membawa nama baik sekolah, madrasah, maupun pesantren di ajang tingkat Jawa Barat.**
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir