Gaya Hidup
Al Fina

Lemari Penuh tapi Selalu Merasa Tak Punya Baju? Coba Metode Friend Stylist untuk Pilah Pakaian

Lemari Penuh tapi Selalu Merasa Tak Punya Baju? Coba Metode Friend Stylist untuk Pilah Pakaian

22 Oktober 2026 | 11:04

KebonCinta.com - Lemari penuh pakaian, tetapi masih bingung menentukan baju yang akan dikenakan? Situasi ini kerap terjadi ketika seseorang memiliki banyak pakaian, tetapi hanya menggunakan sebagian kecil dari koleksinya. Akibatnya, lemari terasa sesak dan mencari pakaian yang sesuai pun menjadi lebih sulit.

Salah satu cara yang bisa dicoba untuk mengatasi masalah tersebut adalah metode friend stylist. Pendekatan ini mengajak teman untuk membantu memilah pakaian berdasarkan kebutuhan, kebiasaan berpakaian, dan kemungkinan penggunaannya dalam aktivitas sehari-hari.

Alih-alih merapikan lemari sendirian, kamu bisa mendapatkan sudut pandang berbeda dari seseorang yang mengenal keseharianmu. Metode ini juga dapat membantu mengurangi kebingungan ketika harus menentukan pakaian mana yang masih layak disimpan dan mana yang sudah jarang digunakan.

Baca Juga: Sering Memotong Pembicaraan hingga Oversharing, Ini 7 Tanda Kecerdasan Sosial Rendah yang Jarang Disadari 

Lantas, bagaimana cara menerapkan metode friend stylist untuk merapikan lemari pakaian? Simak langkah-langkah berikut.

1. Keluarkan Pakaian dan Kelompokkan Berdasarkan Jenisnya

Langkah pertama adalah mengumpulkan pakaian dari lemari, kemudian mengelompokkannya berdasarkan kategori. Misalnya, pisahkan kaus, kemeja, celana, rok, jaket, pakaian kerja, dan pakaian untuk acara khusus.

Cara ini membantu kamu melihat jumlah pakaian yang dimiliki sekaligus menemukan kategori yang terlalu menumpuk.

Setelah itu, periksa setiap kelompok bersama teman yang berperan sebagai friend stylist. Diskusikan pakaian mana yang masih sering digunakan, mana yang jarang dikenakan, dan mana yang membutuhkan perbaikan sebelum bisa digunakan kembali.

Dengan pengelompokan yang jelas, proses memilah pakaian menjadi lebih terarah.

2. Ajak Teman Memberikan Pendapat yang Jujur

Salah satu keunggulan metode friend stylist adalah adanya perspektif dari orang lain. Teman dapat membantu mengingatkan pakaian yang sudah lama tidak digunakan atau menunjukkan bahwa beberapa item memiliki fungsi serupa.

Misalnya, kamu memiliki beberapa kemeja dengan model dan warna yang hampir sama. Teman dapat membantu membandingkan mana yang paling sering dikenakan dan mana yang kurang sesuai dengan kebutuhan sehari-hari.

Namun, keputusan akhir tetap berada di tanganmu. Pendapat teman sebaiknya menjadi bahan pertimbangan, bukan alasan untuk membuang pakaian yang masih disukai atau memiliki nilai sentimental.

3. Pisahkan Pakaian Menjadi Empat Kategori

Agar tidak bingung saat menentukan pilihan, siapkan empat kategori untuk menampung pakaian yang sudah diperiksa.

Simpan: pakaian yang masih nyaman, sesuai kebutuhan, dan sering digunakan.

Perbaiki: pakaian yang masih ingin dikenakan, tetapi membutuhkan jahitan atau perawatan.

Donasikan atau jual: pakaian yang masih layak pakai, tetapi sudah tidak dibutuhkan.

Pertimbangkan kembali: pakaian yang keputusannya belum bisa ditentukan saat itu juga.

Kategori terakhir berguna untuk menghindari keputusan terburu-buru. Kamu bisa menyimpan pakaian tersebut sementara waktu, lalu mengevaluasinya kembali setelah mempertimbangkan kebutuhan dan kebiasaan berpakaian.

4. Perhatikan Seberapa Sering Pakaian Digunakan

Pakaian yang sudah lama tidak dikenakan bisa menjadi tanda bahwa item tersebut kurang sesuai dengan kebutuhan saat ini. Namun, frekuensi penggunaan bukan satu-satunya pertimbangan.

Pakaian untuk acara formal, misalnya, mungkin hanya digunakan beberapa kali dalam setahun, tetapi tetap penting untuk disimpan.

Karena itu, pertimbangkan fungsi pakaian, kondisi, kenyamanan, dan kemungkinan penggunaannya di masa mendatang. Diskusikan pula apakah pakaian tersebut masih cocok dengan aktivitas harianmu.

Dengan cara ini, proses decluttering tidak sekadar mengurangi jumlah pakaian, tetapi juga memastikan koleksi yang tersisa benar-benar bermanfaat.

5. Susun Kembali Lemari agar Lebih Mudah Digunakan

Setelah selesai memilah, susun pakaian yang dipertahankan berdasarkan jenis, warna, atau kebutuhan aktivitas. Letakkan pakaian yang paling sering digunakan di tempat yang mudah dijangkau.

Kamu juga bisa memisahkan pakaian kerja, pakaian santai, dan pakaian untuk acara khusus agar lebih mudah ditemukan ketika dibutuhkan.

Hindari langsung memenuhi ruang kosong dengan membeli pakaian baru.

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
1 / 2
LANJUTKAN MEMBACA Selanjutnya
Tags:
Metode friend stylist memilah baju cara mengatur pakaian tips

Komentar Pengguna