KebonCinta.com - Persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 perlu dilakukan dengan memperbanyak latihan soal dan memahami konsep yang diujikan.
Dalam latihan soal TKA Geografi SMA 2026 kali ini, kamu akan mempelajari studi kasus Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum. Permasalahan sungai ini menggambarkan keterkaitan antara pencemaran industri, kerusakan kawasan hulu, sedimentasi, banjir, hingga dampak sosial bagi masyarakat.
Sebelum mengerjakan soal, bacalah teks stimulus dengan cermat. Perhatikan informasi yang tersedia dan gunakan konsep geografi untuk menentukan jawaban yang paling tepat.
Baca Juga: Penataan Guru 2027 Dimulai, PPPK Paruh Waktu Direncanakan Jadi Penuh Waktu Tanpa Seleksi
DAS Citarum merupakan salah satu wilayah aliran sungai strategis di Indonesia yang menghadapi persoalan pencemaran lingkungan. Aktivitas industri tekstil di sepanjang aliran sungai menjadi salah satu sumber pencemaran karena sebagian industri membuang limbah cair tanpa pengolahan yang memadai. Selain itu, limbah domestik dari jutaan penduduk di sekitar sungai turut memperburuk kualitas air.
Masalah lingkungan juga terjadi di kawasan hulu. Deforestasi dan alih fungsi lahan menjadi kawasan pertanian sayur serta permukiman meningkatkan risiko erosi tanah. Material tanah yang terbawa aliran air kemudian mengendap di sungai dan menyebabkan sedimentasi. Pendangkalan sungai tersebut memperbesar risiko banjir di kawasan hilir, terutama ketika musim hujan.
Penurunan kualitas air turut mengganggu ekosistem sungai, mengancam mata pencaharian nelayan air tawar, serta meningkatkan risiko masalah kesehatan bagi masyarakat yang bergantung pada air sungai.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah menjalankan program Citarum Harum melalui kerja sama berbagai pihak. Upayanya mencakup penegakan hukum terhadap industri pencemar, pengelolaan sampah komunal, reboisasi kawasan hulu, dan pengerukan sedimen sungai.
Berdasarkan stimulus tersebut, kerjakan latihan soal TKA Geografi SMA 2026 berikut ini.
Berdasarkan teks, sumber utama pencemaran air Sungai Citarum yang berasal dari aktivitas ekonomi adalah ....
A. Limbah pertanian dari kawasan hulu
B. Sampah plastik dari kegiatan pariwisata
C. Tumpahan minyak dari kapal tongkang
D. Limbah cair dari industri tekstil
E. Sedimen hasil erosi secara alami
Jawaban: D. Limbah cair dari industri tekstil.
Teks stimulus menjelaskan bahwa sebagian industri tekstil di sepanjang aliran Sungai Citarum membuang limbah cair tanpa pengolahan yang memadai. Aktivitas tersebut menjadi salah satu sumber utama pencemaran air yang berasal dari kegiatan ekonomi.
Limbah industri yang tidak dikelola dengan baik dapat mengandung bahan pencemar yang menurunkan kualitas air dan mengganggu keseimbangan ekosistem sungai.
Pilihan lainnya tidak tepat karena teks tidak menyebutkan kegiatan pariwisata maupun tumpahan minyak sebagai sumber pencemaran utama. Sementara itu, sedimentasi akibat erosi merupakan permasalahan fisik sungai yang berbeda dari pencemaran kimia akibat limbah industri.
Konsep yang dipelajari: pencemaran lingkungan, aktivitas industri, dan dampak kegiatan ekonomi terhadap ekosistem.
Menurut studi kasus tersebut, terdapat hubungan sebab-akibat antara kejadian di kawasan hulu dan permasalahan di kawasan hilir DAS Citarum, yaitu ....
A. Pencemaran industri di hilir menyebabkan kekeringan di hulu
B.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir