Baca Juga: 3 Jenis Teh yang Baik untuk Kesehatan, dari Membantu Tidur hingga Menjaga Jantung
Dalam suatu sistem kesetimbangan kimia, penambahan konsentrasi salah satu zat pereaksi dapat menyebabkan ....
A. Reaksi berhenti sepenuhnya
B. Semua zat langsung berubah menjadi produk
C. Kesetimbangan bergeser ke arah pembentukan produk, jika perubahan tersebut tidak mengubah faktor lain
D. Nilai tetapan kesetimbangan selalu meningkat
E. Semua konsentrasi zat menjadi sama
Kunci jawaban: C. Kesetimbangan bergeser ke arah pembentukan produk, jika perubahan tersebut tidak mengubah faktor lain
Pembahasan:
Menurut asas Le Chatelier, sistem kesetimbangan akan menyesuaikan diri untuk mengurangi pengaruh perubahan yang diberikan. Jika konsentrasi pereaksi ditambah, sistem cenderung bergeser ke arah produk untuk mengonsumsi sebagian pereaksi tambahan tersebut.
Pada suhu tetap, perubahan konsentrasi tidak mengubah nilai tetapan kesetimbangan (\(K\)), meskipun komposisi zat dalam sistem dapat berubah.
Senyawa hidrokarbon yang memiliki ikatan rangkap dua antara atom karbon disebut ....
A. Alkana
B. Alkena
C. Alkuna
D. Alkohol
E. Aldehida
Kunci jawaban: B. Alkena
Pembahasan:
Alkena adalah golongan hidrokarbon yang memiliki setidaknya satu ikatan rangkap dua karbon-karbon (\(\mathrm{C=C}\)). Untuk alkena rantai terbuka dengan satu ikatan rangkap dua dan tanpa substituen lain, rumus umumnya adalah \(\mathrm{C_nH_{2n}}\).
Sementara itu, alkana memiliki ikatan tunggal antarkarbon, sedangkan alkuna memiliki ikatan rangkap tiga.
Menurut teori Arrhenius, zat yang tergolong basa adalah zat yang ....
A. Menghasilkan ion \(\mathrm{H^+}\) dalam air
B. Menerima elektron dari zat lain
C. Menghasilkan ion \(\mathrm{OH^-}\) dalam air
D. Selalu memiliki rasa asam
E.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir