KebonCinta.com - Kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang doktoral di luar negeri menjadi salah satu peluang yang banyak dicari lulusan magister. Selain memperoleh pengalaman akademik di lingkungan internasional, dukungan pembiayaan juga menjadi pertimbangan penting sebelum memilih program studi dan negara tujuan.
Swiss menjadi salah satu negara yang menawarkan peluang tersebut melalui Swiss Government Excellence Scholarship. Program beasiswa ini memberikan dukungan kepada penerima selama menjalani studi maupun kegiatan riset, termasuk tunjangan bulanan yang dapat membantu memenuhi kebutuhan hidup selama berada di Swiss.
Dalam artikel kali ini kami akan membahas besaran tunjangan dan berbagai fasilitas yang ditawarkan melalui Swiss Government Excellence Scholarship, termasuk peluang yang dapat dimanfaatkan calon mahasiswa internasional untuk melanjutkan pendidikan atau riset di Swiss.
Baca Juga: Ingin Kuliah S3 di Luar Negeri? Cek Syarat dan Dokumen yang Wajib Disiapkan untuk Beasiswa Ini
Yuk, simak pembahasannya hingga akhir agar tidak melewatkan informasi penting mengenai beasiswa ini.
Salah satu hal yang membuat Swiss Government Excellence Scholarship menarik perhatian adalah peningkatan nilai tunjangan bagi penerima beasiswa. Mulai 2026, pemerintah Swiss menaikkan tunjangan bulanan untuk mahasiswa doktoral asing menjadi CHF 2.450. Jika dikonversikan dengan nilai tukar sekitar Rp21.500 per CHF, nominal tersebut setara kurang lebih Rp52,7 juta per bulan.
Tunjangan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi biaya hidup penerima selama berada di Swiss. Besaran ini juga menjadi bagian dari kebijakan pemerintah Swiss untuk memperkuat dukungan bagi mahasiswa dan peneliti internasional.
Ada Dukungan Akomodasi dan Asuransi
Manfaat program tidak berhenti pada tunjangan bulanan. Pemerintah Swiss juga menyediakan tunjangan akomodasi satu kali sebesar CHF 600 bagi penerima, naik dari sebelumnya CHF 300.
Baca Juga: Proposal Riset Beasiswa S3 Austria 2027 Wajib 5–10 Halaman, Ini Komponen yang Harus Dicantumkan
Untuk penerima dari negara di luar Uni Eropa/EFTA, pemerintah Swiss juga tetap menanggung premi asuransi kesehatan dan kecelakaan selama masa beasiswa sesuai ketentuan program. Dukungan tersebut dapat membantu penerima lebih fokus menjalankan studi maupun kegiatan penelitian tanpa harus menanggung seluruh kebutuhan secara mandiri.
Peluang Studi Doktoral untuk Peneliti Internasional
Swiss Government Excellence Scholarships ditujukan bagi peneliti muda dari berbagai negara yang telah menyelesaikan jenjang magister. Program ini mencakup kesempatan untuk menjalankan studi doktoral atau kegiatan riset di universitas, institut teknologi federal, maupun universitas ilmu terapan di Swiss.
Untuk tahun akademik 2027/2028, pendaftaran program telah dibuka dan dilakukan secara daring. Bagi calon penerima dari Indonesia, batas waktu perlu diperhatikan karena jadwal dapat mengikuti ketentuan yang ditetapkan untuk masing-masing negara.
Baca Juga: Beasiswa S3 Austria 2027 untuk Dosen Tetap, Cek Batas Usia dan Syarat Pendaftarnya
Dengan dukungan finansial dan fasilitas tersebut, program ini dapat menjadi salah satu pilihan bagi lulusan magister yang ingin mengembangkan pendidikan maupun penelitian di lingkungan akademik Swiss. ***
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir